Syarat S2 LPDP Dalam Negeri 2026: Usia, IPK, Bahasa Inggris, dan Dokumen Pendaftaran
syarat s2 lpdp dalam negeri

Beasiswa LPDP dapat menjadi pilihan bagi lulusan D4 atau S1 yang ingin melanjutkan pendidikan magister tanpa menanggung seluruh biaya secara mandiri. Namun, sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami syarat S2 LPDP dalam negeri karena ketentuannya dapat berbeda berdasarkan program, kategori pendaftar, dan skema pendanaan yang dipilih.

Pada LPDP Tahap 2 Tahun 2026, program utama yang tersedia mencakup Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Selain itu, terdapat program kemitraan, double degree atau joint degree, kerja sama khusus, dan program lain dengan persyaratan tersendiri.

Untuk pendaftar kriteria umum pada skema pendanaan penuh, persyaratan utamanya meliputi usia maksimal 35 tahun, IPK minimal 3,00, serta sertifikat bahasa Inggris dengan skor tertentu. Meski demikian, ketentuan tersebut tidak dapat langsung digunakan untuk semua peserta karena kategori afirmasi, CPNS/PNS/TNI/POLRI, dan dosen tetap mempunyai ketentuan khusus.

Daftar Isi

Apa Itu Beasiswa S2 LPDP Dalam Negeri?

Beasiswa S2 LPDP dalam negeri merupakan program pendanaan pendidikan magister bagi Warga Negara Indonesia yang melanjutkan studi di perguruan tinggi Indonesia.

Pada program STEM Industri Strategis dan SHARE, pendanaan jenjang magister diberikan untuk masa studi paling lama 24 bulan. Program dapat diselenggarakan melalui skema satu gelar, joint degree, atau double degree sesuai ketentuan masing-masing.

Bidang studi yang tersedia cukup luas. Peserta dapat memilih kelompok STEM Industri Strategis untuk bidang yang mendukung industri prioritas, seperti pangan, kesehatan, energi, digitalisasi, kecerdasan artifisial, semikonduktor, hilirisasi, pertahanan, manufaktur, material maju, dan maritim.

Sementara itu, Beasiswa SHARE mencakup bidang sosial, humaniora, seni, keagamaan, pendidikan, ekonomi, budaya, dan bidang terkait lainnya.

Ringkasan Syarat S2 LPDP Dalam Negeri

Berikut gambaran syarat S2 LPDP dalam negeri untuk pendaftar kriteria umum dengan skema pendanaan penuh pada 2026.

KomponenKetentuan Umum
KewarganegaraanWarga Negara Indonesia
Pendidikan sebelumnyaLulusan D4 atau S1
UsiaMaksimal 35 tahun per 31 Desember 2026
IPKMinimal 3,00 dari skala 4,00
Bahasa InggrisTOEFL ITP 500 atau skor setara
LoATidak wajib
Surat rekomendasiWajib sesuai mekanisme LPDP
KelasReguler penuh waktu
Masa pendanaanMaksimal 24 bulan
TahapanAdministrasi, SBS, dan substansi
Tujuan studiPerguruan tinggi dan program studi yang memenuhi ketentuan LPDP

Tabel tersebut merupakan ketentuan untuk kategori umum. Peserta dengan status dosen, aparatur negara, atau afirmasi perlu memeriksa persyaratan khusus yang berlaku bagi kategorinya.

Baca juga: Berapa Kuota LPDP 2026? Cek Target Penerima dan Pembagian Terbarunya

syarat s2 lpdp dalam negeri
Sumber gambar: iycsd.wordpress.com

Syarat Umum Pendaftaran

Secara umum, pendaftar jenjang magister harus memenuhi beberapa ketentuan berikut.

1. Warga Negara Indonesia

Program Beasiswa LPDP ditujukan kepada Warga Negara Indonesia. Data identitas yang dimasukkan harus sesuai dengan dokumen resmi.

2. Telah Menyelesaikan D4 atau S1

Pendaftar magister wajib telah menyelesaikan program diploma empat atau sarjana.

Peserta yang belum memperoleh ijazah perlu memperhatikan jenis dokumen kelulusan yang diperbolehkan dalam panduan program. Jangan menggunakan surat yang tidak secara resmi menyatakan kelulusan.

3. Belum Pernah Menyelesaikan S2

Pendaftar yang telah menyelesaikan program magister tidak diperbolehkan mendaftar kembali untuk Beasiswa LPDP jenjang magister.

Ketentuan ini berlaku meskipun program studi S2 yang ingin diambil berbeda dari gelar magister sebelumnya.

4. Mengisi Profil Diri

Pendaftar harus mengisi profil diri pada aplikasi, termasuk riwayat pendidikan yang pernah ditempuh tetapi tidak diselesaikan.

Informasi harus disampaikan secara jujur karena LPDP dapat melakukan verifikasi terhadap data dan dokumen peserta.

5. Menulis Komitmen dan Rencana Kontribusi

Pendaftar perlu menjelaskan:

  • komitmen kembali ke Indonesia;
  • rencana setelah menyelesaikan studi;
  • bentuk kontribusi di Indonesia;
  • hubungan bidang studi dengan masalah yang ingin diselesaikan;
  • dampak yang ingin dihasilkan setelah lulus.

Untuk program STEM, kontribusi diharapkan berkaitan dengan industri strategis. Untuk SHARE, kontribusi dapat berhubungan dengan bidang sosial, budaya, humaniora, pendidikan, keagamaan, ekonomi, atau bidang lain yang relevan.

6. Menyertakan Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi harus ditandatangani atau disetujui paling lama satu tahun pada bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

Rekomendasi dapat disampaikan melalui:

  • formulir online yang dikirim LPDP kepada pemberi rekomendasi; atau
  • dokumen rekomendasi yang diunggah ke aplikasi.

Pilih pemberi rekomendasi yang mengenal kemampuan akademik, profesional, atau pengalaman kontribusimu.

Batas Usia Pendaftar S2 LPDP

Untuk pendaftar kriteria umum, batas usia jenjang magister adalah maksimal 35 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

Pada pendaftaran 2026, usia dihitung berdasarkan kondisi peserta pada 31 Desember 2026, bukan berdasarkan tanggal membuat akun atau melakukan submit.

Pendaftar yang berprofesi sebagai dosen tetap dan memiliki NIDN atau NUPTK memperoleh batas usia berbeda, yaitu maksimal 42 tahun untuk jenjang magister.

Ketentuan usia kategori lain antara lain:

  • CPNS/PNS: maksimal 37 tahun;
  • PNS dengan jabatan fungsional tertentu: maksimal 42 tahun;
  • prajurit TNI atau anggota Polri: maksimal 40 tahun;
  • penyandang disabilitas: maksimal 42 tahun;
  • daerah afirmasi: maksimal 47 tahun;
  • Putra-Putri Papua: maksimal 47 tahun.

Peserta harus memilih kategori yang benar karena setiap kategori membutuhkan dokumen pendukung yang berbeda.

Syarat IPK S2 LPDP

Untuk pendaftar umum, syarat S2 LPDP dalam negeri menetapkan IPK minimal 3,00 dari skala 4,00 atau nilai yang setara.

IPK harus dibuktikan menggunakan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisasi.

Ketentuan IPK beberapa kategori afirmasi berbeda, antara lain:

  • daerah afirmasi: minimal 2,50;
  • penyandang disabilitas: minimal 2,50;
  • Putra-Putri Papua: tidak dipersyaratkan IPK minimum.

Kategori lain, termasuk prasejahtera, mempunyai persyaratan dan dokumen khusus yang perlu diperiksa langsung pada halaman program.

Memenuhi nilai minimum belum berarti peserta otomatis lolos. LPDP tetap mempertimbangkan kualitas dokumen, rencana studi, pengalaman, serta hasil setiap tahap seleksi.

Syarat Bahasa Inggris

Pendaftar umum program magister dalam negeri perlu mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.

Sertifikat berlaku paling lama dua tahun, dihitung sampai tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran. Pada Tahap 2 Tahun 2026, tanggal acuannya adalah 22 September 2026.

Skor minimal yang diterima untuk magister dalam negeri adalah:

Jenis TesSkor Minimum
TOEFL ITP500
TOEFL iBT61
PTE Academic50
IELTS6,0
Duolingo English Test105
TOEP500
Tes internal perguruan tinggiMengikuti daftar dan skor resmi LPDP

TOEFL ITP harus diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia.

Tes prediksi, tes latihan, atau sertifikat yang tidak berasal dari penyelenggara yang diakui tidak dapat langsung dianggap memenuhi persyaratan.

Pendaftar dengan LoA Unconditional yang sesuai ketentuan LPDP tidak wajib mengunggah sertifikat bahasa Inggris. Namun, perguruan tinggi tetap dapat mempunyai persyaratan bahasa sendiri yang perlu dipenuhi calon mahasiswa.

Apakah Harus Memiliki LoA?

LoA atau Letter of Acceptance bukan persyaratan wajib untuk semua pendaftar S2 LPDP dalam negeri.

Pendaftar Tanpa LoA

Pendaftar yang belum mempunyai LoA dapat memilih maksimal tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan yang sesuai dengan bidang beasiswa.

Setelah dinyatakan lulus seleksi LPDP, peserta masih perlu memperoleh LoA sesuai batas waktu yang ditentukan.

Pendaftar dengan LoA

Pendaftar yang telah mempunyai LoA hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi, yaitu pilihan yang sesuai dengan LoA tersebut.

Keuntungan memiliki LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan antara lain:

  • tidak wajib mengunggah sertifikat bahasa Inggris;
  • dapat langsung mengikuti seleksi substansi setelah lulus administrasi;
  • tidak perlu mengikuti Seleksi Bakat Skolastik.

LoA setidaknya harus memuat:

  • nama lengkap;
  • jenjang pendidikan;
  • program studi;
  • perguruan tinggi;
  • waktu memulai studi.

LoA harus bersifat tanpa syarat, kecuali persyaratan yang masih diperbolehkan LPDP, seperti sponsor pendanaan atau penyerahan dokumen fisik ijazah dan transkrip.

Ketentuan Perguruan Tinggi dan Program Studi

Perguruan tinggi dan program studi tujuan harus berada dalam daftar yang ditetapkan LPDP atau memenuhi ketentuan untuk pilihan di luar daftar.

Pendaftar tujuan dalam negeri dapat memilih perguruan tinggi di luar daftar LPDP dengan syarat tertentu.

Untuk pendaftar umum serta CPNS/PNS/TNI/Polri, perguruan tinggi harus:

  • memiliki akreditasi A atau Unggul;
  • berada dalam 1.200 perguruan tinggi terbaik menurut QS World University Ranking terbaru;
  • mempunyai program studi dengan akreditasi A, Unggul, atau internasional.

Untuk kategori afirmasi, perguruan tinggi harus memiliki akreditasi A atau Unggul dan program studinya berakreditasi A, Unggul, atau internasional.

Persetujuan terhadap pilihan di luar daftar dilakukan LPDP ketika seleksi administrasi. Karena itu, unggah bukti akreditasi dan peringkat sesuai ketentuan yang diminta.

Jenis Kelas yang Diperbolehkan

LPDP pada dasarnya membiayai kelas reguler penuh waktu yang diselenggarakan melalui sistem perkuliahan atau penelitian.

Program yang umumnya tidak diperbolehkan meliputi:

  • kelas eksekutif;
  • kelas karyawan;
  • kelas jarak jauh;
  • kelas yang tidak diselenggarakan di kampus induk;
  • kelas internasional untuk tujuan studi dalam negeri;
  • kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.

Kelas khusus hanya dapat diperbolehkan apabila merupakan bentuk kerja sama resmi antara LPDP dan instansi lain.

Calon pendaftar perlu menghubungi perguruan tinggi apabila nama kelas pada laman kampus tidak jelas. Pastikan program benar-benar termasuk kelas reguler penuh waktu sebelum mendaftar.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Daftar dokumen dapat berbeda berdasarkan program dan kategori. Secara umum, peserta perlu menyiapkan:

  • Kartu Tanda Penduduk;
  • ijazah D4 atau S1;
  • transkrip nilai;
  • sertifikat bahasa Inggris;
  • LoA Unconditional apabila sudah memiliki;
  • surat rekomendasi;
  • bukti akreditasi apabila memilih kampus di luar daftar;
  • dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi lulusan luar negeri;
  • surat usulan bagi CPNS/PNS/TNI/Polri;
  • dokumen NIDN atau NUPTK bagi dosen tetap;
  • dokumen pendukung kategori afirmasi;
  • profil diri;
  • riwayat pendidikan;
  • rencana pascastudi;
  • komitmen kembali dan kontribusi di Indonesia;
  • surat pernyataan pada aplikasi.

Untuk jenjang magister, proposal penelitian tidak menjadi persyaratan umum seperti pada pendaftar doktor. Namun, program studi atau program kemitraan tertentu dapat meminta dokumen akademik tambahan.

Ketentuan bagi Pendaftar yang Sedang Kuliah

Peserta yang sedang menjalani program magister masih dapat mendaftar dengan beberapa ketentuan.

Pendaftar harus memilih program studi atau perguruan tinggi yang berbeda dari studi yang sedang dijalani. Apabila dinyatakan lulus seleksi, peserta wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program sebelumnya sebelum menandatangani Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.

LPDP dapat membatalkan status calon penerima apabila peserta:

  • tidak menyerahkan surat pemberhentian;
  • tetap melanjutkan program sebelumnya;
  • memperoleh gelar S2 sebelum pengumuman seleksi substansi;
  • tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Peserta yang pernah menempuh S2 tetapi tidak menyelesaikannya dapat mendaftar kembali pada jenjang yang sama dengan melampirkan surat pemberhentian atau dokumen sejenis dari perguruan tinggi sebelumnya.

Ketentuan bagi Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Lulusan D4 atau S1 dari perguruan tinggi luar negeri perlu melampirkan:

  • hasil penyetaraan ijazah;
  • hasil konversi IPK;
  • atau tangkapan layar pengajuan apabila dokumen belum diterbitkan.

Penyetaraan dilakukan melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama untuk bidang pendidikan keagamaan.

Tangkapan layar pengajuan harus menampilkan identitas peserta dan tidak berstatus ditunda, ditolak, atau masih berada pada tahap pengusulan oleh perguruan tinggi.

Proses penyetaraan dapat membutuhkan waktu. Karena itu, lulusan luar negeri sebaiknya tidak menunggu mendekati batas akhir pendaftaran.

Ketentuan Khusus CPNS, PNS, TNI, dan Polri

Pendaftar dari kelompok aparatur wajib melampirkan surat usulan dari institusi.

Bagi CPNS atau PNS, surat sekurang-kurangnya ditandatangani pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan atau pengembangan SDM. Surat harus memuat rekomendasi mengikuti LPDP serta nama lengkap dan NIP peserta.

Prajurit TNI dan anggota Polri perlu memperoleh surat usulan dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada institusi masing-masing.

Peserta harus berstatus aktif dan tidak sedang menjalani hukuman disiplin.

Pendaftar yang dinyatakan lulus juga perlu memperhatikan kewajiban menyerahkan surat tugas belajar sebelum diproses sebagai penerima beasiswa.

Ketentuan untuk Pendaftar Afirmasi

LPDP menyediakan kategori afirmasi yang meliputi:

  • Putra-Putri Papua;
  • daerah afirmasi;
  • prasejahtera;
  • penyandang disabilitas.

Setiap kategori memiliki persyaratan usia, IPK, bahasa Inggris, dan dokumen yang berbeda.

Sebagai contoh, Putra-Putri Papua tujuan dalam negeri tidak dipersyaratkan memiliki IPK minimum dan sertifikat bahasa Inggris. Pendaftar daerah afirmasi serta penyandang disabilitas tujuan dalam negeri juga tidak diwajibkan mengunggah sertifikat bahasa Inggris.

Pendaftar tidak boleh memilih kategori afirmasi hanya karena persyaratannya lebih ringan. Status afirmasi harus dibuktikan menggunakan dokumen resmi sesuai panduan.

Tahapan Seleksi S2 LPDP

Pendaftar tanpa LoA Unconditional umumnya melalui tiga tahapan:

1. Seleksi Administrasi

LPDP memeriksa kelengkapan, keaslian, dan kesesuaian dokumen dengan persyaratan program.

2. Seleksi Bakat Skolastik

Tes ini mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, penalaran, serta pemecahan masalah.

3. Seleksi Substansi

Tahap substansi menggali motivasi studi, kesiapan akademik, pengalaman, rencana pascastudi, dan kontribusi peserta.

Pendaftar yang memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan dan pendaftar kategori penyandang disabilitas dapat langsung mengikuti seleksi substansi setelah lolos administrasi.

syarat s2 lpdp dalam negeri
Sumber gambar: redopapers.com

Jadwal LPDP Tahap 2 Tahun 2026

Per 18 Juli 2026, pendaftaran LPDP Tahap 2 masih berlangsung. Jadwal utamanya adalah:

TahapanJadwal
Pendaftaran30 Juni–31 Juli 2026
Seleksi administrasi3–27 Agustus 2026
Pengumuman administrasi28 Agustus 2026
Pengajuan sanggah29 Agustus–1 September 2026
Pengumuman hasil sanggah22 September 2026
Simulasi SBS27–28 September 2026
Seleksi Bakat Skolastik29 September–4 Oktober 2026
Pengumuman SBS9 Oktober 2026
Seleksi substansi14 Oktober–20 November 2026
Pengumuman akhir30 November 2026
Perkuliahan paling cepatJanuari 2027

Program kemitraan dan kerja sama tertentu dapat mempunyai jadwal tambahan. Peserta perlu memeriksa halaman program yang dipilih.

Baca juga: Pengumuman Seleksi Administrasi LPDP Batch 2 2026: Jadwal, Cara Cek, dan Tahap Berikutnya

Komponen Biaya yang Ditanggung

Pada skema pendanaan penuh, LPDP menyediakan Dana Pendidikan dan Dana Pendukung.

Dana Pendidikan dapat mencakup:

  • biaya pendaftaran kampus;
  • UKT atau tuition fee;
  • tunjangan buku;
  • penelitian tesis;
  • seminar internasional;
  • publikasi jurnal internasional.

Dana Pendukung dapat mencakup:

  • transportasi;
  • asuransi kesehatan;
  • dana kedatangan;
  • dana hidup bulanan;
  • lomba internasional;
  • dana keadaan darurat jika diperlukan.

Tunjangan keluarga hanya tersedia untuk penerima jenjang doktor sesuai ketentuan, bukan untuk seluruh penerima magister.

LPDP juga menyediakan skema parsial bagi kategori tertentu. Dalam skema ini, peserta menanggung salah satu kelompok komponen pendanaan menggunakan sumber dana pribadi yang bukan berasal dari APBN atau APBD.

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP

Berikut langkah umum pendaftaran:

  1. Membuka portal pendaftaran Beasiswa LPDP.
  2. Membuat akun menggunakan data yang valid.
  3. Memilih program dan kategori pendaftar.
  4. Mengisi profil serta riwayat pendidikan.
  5. Memilih perguruan tinggi dan program studi.
  6. Mengisi rencana studi dan kontribusi.
  7. Memasukkan data pemberi rekomendasi.
  8. Mengunggah seluruh dokumen.
  9. Memeriksa data dan dokumen.
  10. Melakukan submit aplikasi.
  11. Menyimpan kode registrasi.

Aplikasi yang hanya disimpan sebagai draf belum dianggap selesai. Peserta wajib melakukan submit untuk memperoleh kode pendaftaran.

Strategi Memenuhi Persyaratan

1. Tentukan Program Sejak Awal

Pastikan bidang studi termasuk STEM Industri Strategis, SHARE, atau program khusus lain yang sedang dibuka.

2. Periksa Usia per 31 Desember

Jangan menghitung usia hanya pada tanggal pendaftaran. Gunakan tanggal acuan yang ditetapkan dalam panduan.

3. Ambil Tes Bahasa Lebih Awal

Hasil tes tidak selalu terbit pada hari yang sama. Sisakan waktu untuk mengulang apabila skor belum memenuhi syarat.

4. Periksa Masa Berlaku Sertifikat

Pastikan sertifikat masih berlaku sampai tanggal pengumuman hasil sanggah.

5. Hubungi Pemberi Rekomendasi

Jangan hanya memasukkan alamat email tanpa memberi tahu pemberi rekomendasi. Pastikan formulir telah diselesaikan sebelum pendaftaran ditutup.

6. Sesuaikan Kontribusi dengan Program

Jelaskan hubungan antara masalah yang ingin diselesaikan, pilihan studi, pengalaman, dan rencana kontribusimu.

7. Submit Sebelum Hari Terakhir

Hindari mengirim aplikasi pada menit terakhir karena dapat terjadi kendala koneksi, file gagal diunggah, atau data belum tersimpan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan pertama adalah menggunakan persyaratan LPDP tahun sebelumnya tanpa memeriksa panduan 2026.

Kesalahan kedua adalah menganggap semua kategori memiliki batas usia dan IPK yang sama.

Kesalahan ketiga adalah mengunggah sertifikat TOEFL prediction yang tidak diakui.

Kesalahan keempat adalah memilih kelas karyawan atau kelas jarak jauh.

Kesalahan kelima adalah mengunggah LoA Conditional tetapi menandainya sebagai LoA Unconditional.

Kesalahan keenam adalah tidak mencantumkan riwayat pendidikan yang tidak selesai.

Kesalahan ketujuh adalah lupa melakukan submit setelah seluruh data diisi.

Kesalahan kedelapan adalah menulis rencana kontribusi yang terlalu umum dan tidak berhubungan dengan program studi.

Persiapkan Seleksi melalui jadibeasiswa.id

Memahami syarat S2 LPDP dalam negeri merupakan langkah awal sebelum mengikuti seleksi. Setelah dokumen dinilai memenuhi persyaratan, peserta tetap perlu menghadapi tes skolastik dan seleksi substansi sesuai jalurnya.

Untuk membantu menyusun persiapan secara lebih terarah, kamu dapat mempelajari informasi, latihan, dan strategi seleksi melalui jadibeasiswa.id. Tetap gunakan buku panduan, portal pendaftaran, dan pengumuman resmi LPDP sebagai acuan utama.

Kesimpulan

Syarat S2 LPDP dalam negeri untuk pendaftar umum pada 2026 meliputi status WNI, telah menyelesaikan D4 atau S1, berusia maksimal 35 tahun, memiliki IPK minimal 3,00, dan memenuhi skor bahasa Inggris yang ditetapkan.

LoA tidak wajib dimiliki saat mendaftar. Peserta tanpa LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi, sedangkan peserta dengan LoA hanya dapat memilih satu tujuan sesuai surat penerimaan.

Ketentuan usia, IPK, bahasa, dan dokumen dapat berbeda bagi dosen, aparatur negara, dan peserta afirmasi. Oleh sebab itu, baca persyaratan umum serta persyaratan khusus kategori sebelum melakukan submit.

FAQ

Berapa IPK minimal S2 LPDP dalam negeri?

Untuk pendaftar umum, IPK minimalnya adalah 3,00 dari skala 4,00 atau nilai yang setara.

Berapa batas usia pendaftar S2 LPDP?

Batas usia pendaftar umum adalah maksimal 35 tahun per 31 Desember pada tahun pendaftaran.

Apakah S2 LPDP dalam negeri wajib TOEFL?

Pendaftar umum perlu memenuhi sertifikat bahasa Inggris, seperti TOEFL ITP minimal 500. Peserta dengan LoA Unconditional sesuai ketentuan tidak wajib mengunggah sertifikat tersebut.

Apakah mendaftar LPDP harus sudah mempunyai LoA?

Tidak. Pendaftar tanpa LoA dapat memilih maksimal tiga program studi dan perguruan tinggi yang sesuai ketentuan LPDP.

Apakah lulusan S2 boleh mendaftar LPDP jenjang S2 lagi?

Tidak. Peserta yang telah menyelesaikan program magister tidak diperbolehkan mendaftar Beasiswa LPDP pada jenjang magister.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026 dan Persyaratan Pendaftaran.
  2. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026 dan Persyaratan Pendaftaran.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Umum Beasiswa LPDP Tahun 2026.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Jadwal Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
  5. LPDP Kementerian Keuangan — Perubahan Persyaratan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
  6. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP.
  7. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Ketentuan Letter of Acceptance Unconditional.
  8. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi — Layanan Penyetaraan Ijazah dan Konversi IPK Lulusan Luar Negeri.
  9. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi — SAPTO Informasi Data Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi.