Daftar Jurusan STEM yang Diprioritaskan LPDP: Bidang Strategis, Contoh Prodi, dan Tips Memilih
daftar jurusan stem yang diprioritaskan lpdp

Banyak calon pendaftar beasiswa mulai mencari daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP karena arah pendanaan LPDP 2026 semakin menekankan penguatan talenta di bidang strategis. Namun, penting dipahami bahwa LPDP biasanya menggunakan istilah bidang, sektor, program studi, dan perguruan tinggi tujuan, bukan sekadar “jurusan” dalam arti umum.

Pada tahun 2026, LPDP membuka Beasiswa STEM Industri Strategis sebagai salah satu program utama. Program ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi termasuk AI dan semikonduktor, hilirisasi dan industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, maritim, serta sektor lain yang mendukung industri strategis.

Daftar Isi

Apa Itu Beasiswa STEM Industri Strategis LPDP?

Beasiswa STEM Industri Strategis adalah program beasiswa LPDP yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia pada sektor-sektor penting bagi pembangunan nasional. Program ini mencakup jenjang magister dengan durasi pendanaan paling lama 24 bulan dan doktor dengan durasi pendanaan paling lama 48 bulan.

Pada LPDP Tahap 2 tahun 2026, program yang dibuka mencakup Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan, Double Degree/Joint Degree, Kerja Sama Khusus, dan Non-Degree. Pendaftaran Tahap 2 dibuka pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026.

LPDP juga menyampaikan bahwa pada Tahap 2 tahun 2026, bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif. Selain itu, LPDP mendukung bidang STEM-related seperti bisnis, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik yang mendukung industri strategis.

Baca juga: LPDP IPK Minimal Berapa? Ini Syarat dan Strategi Lolos Seleksi

daftar jurusan stem yang diprioritaskan lpdp
Sumber gambar: antaranews.com

Daftar Jurusan STEM yang Diprioritaskan LPDP

Jika diringkas untuk pembaca pemula, daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP dapat dipahami melalui delapan bidang industri strategis utama serta beberapa bidang pendukung. Bidang-bidang ini bukan daftar final semua program studi, tetapi kelompok besar yang perlu dicocokkan lagi dengan daftar perguruan tinggi dan program studi resmi LPDP.

Berikut gambaran bidang prioritasnya:

Bidang Prioritas LPDPContoh Arah Jurusan/Program Studi yang Relevan
KesehatanKedokteran, biomedis, kesehatan masyarakat, farmasi, epidemiologi, teknologi kesehatan
Ketahanan panganTeknologi pangan, pertanian, agronomi, ilmu tanah, perikanan, peternakan, bioteknologi pangan
Digitalisasi, AI, dan semikonduktorIlmu komputer, data science, artificial intelligence, cybersecurity, teknik elektro, mikroelektronika
Hilirisasi dan industrialisasiTeknik industri, teknik kimia, metalurgi, manajemen industri, teknologi proses
PertahananTeknik pertahanan, keamanan siber, teknologi radar, aeronautika, sistem kendali
Material dan manufaktur majuTeknik material, manufaktur, robotika, teknik mesin, advanced manufacturing
EnergiTeknik energi, energi terbarukan, teknik elektro, teknik perminyakan, sistem energi
MaritimTeknik kelautan, teknik perkapalan, oseanografi, logistik maritim, perikanan tangkap
Bidang pendukung STEMKebijakan publik, hukum, bisnis, ekonomi yang mendukung industri strategis
Kewirausahaan dan industri kreatifInovasi bisnis, creative entrepreneurship, design innovation, teknologi kreatif

LPDP juga menjelaskan bahwa daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri memuat program studi untuk Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE berdasarkan jenjang pendidikan, bidang industri strategis, universitas, dan program studi. Bidang industri strategis yang tercantum antara lain digitalisasi, energi, hilirisasi, kesehatan, ketahanan pangan, maritim, material dan manufaktur, serta pertahanan.

Contoh Program Studi Berdasarkan Bidang Prioritas

Agar daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP lebih mudah dipahami, berikut penjelasan tiap bidang dengan contoh arah program studi.

1. Kesehatan

Bidang kesehatan relevan untuk calon pendaftar yang ingin berkontribusi pada layanan kesehatan, riset medis, teknologi kesehatan, biomedis, farmasi, kesehatan masyarakat, dan kebijakan kesehatan. Contoh program studi yang bisa selaras antara lain biomedical science, public health, pharmacy, epidemiology, health informatics, dan biotechnology.

2. Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan berkaitan dengan kemampuan negara menyediakan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan. Jurusan yang bisa terkait antara lain teknologi pangan, pertanian, agribisnis berbasis teknologi, bioteknologi tanaman, ilmu tanah, perikanan, peternakan, dan food security.

3. Digitalisasi, AI, dan Semikonduktor

Bidang ini sangat relevan dengan kebutuhan transformasi digital. Contoh jurusan yang bisa dipertimbangkan adalah artificial intelligence, computer science, data science, information systems, cybersecurity, electrical engineering, microelectronics, semiconductor engineering, dan robotics.

4. Hilirisasi dan Industrialisasi

Hilirisasi dan industrialisasi berkaitan dengan peningkatan nilai tambah sumber daya dan produk industri. Jurusan yang relevan dapat mencakup teknik kimia, teknik industri, metalurgi, teknologi proses, industrial engineering, supply chain, dan manufacturing systems.

5. Pertahanan

Bidang pertahanan tidak hanya berkaitan dengan militer, tetapi juga teknologi strategis, keamanan informasi, sistem kendali, teknologi radar, sistem komunikasi, aeronautika, dan cybersecurity. Calon pendaftar perlu mengaitkan rencana studi dengan kebutuhan pertahanan nasional secara jelas.

6. Material dan Manufaktur Maju

Material dan manufaktur maju mencakup pengembangan bahan baru, proses produksi modern, otomasi, robotika, dan teknologi manufaktur. Jurusan seperti material science, mechanical engineering, advanced manufacturing, robotics, nanotechnology, dan industrial automation dapat masuk dalam kelompok ini.

7. Energi

Bidang energi mencakup energi terbarukan, sistem energi, efisiensi energi, energi listrik, energi panas bumi, minyak dan gas, serta kebijakan energi. Jurusan yang relevan antara lain renewable energy, energy systems, electrical engineering, petroleum engineering, geothermal engineering, dan sustainable energy.

8. Maritim

Indonesia membutuhkan talenta di bidang maritim karena wilayahnya sangat luas dan berbasis kepulauan. Contoh jurusan yang bisa terkait adalah ocean engineering, naval architecture, marine science, maritime logistics, fisheries science, oceanography, dan marine technology.

9. Bidang Pendukung STEM

Tidak semua bidang prioritas harus berupa jurusan teknik atau sains murni. LPDP juga menyebut adanya bidang pendukung industri strategis seperti kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi. Bidang ini dapat relevan jika rencana studinya benar-benar mendukung industri strategis berbasis STEM.

10. Kewirausahaan dan Industri Kreatif

LPDP juga memasukkan kewirausahaan dan industri kreatif dalam Beasiswa STEM Industri Strategis. Namun, bidang ini memiliki persyaratan khusus, seperti proposal bisnis berjalan bagi yang sudah memiliki usaha atau proposal bisnis yang akan dijalankan bagi yang belum memiliki usaha.

Apakah Semua Jurusan STEM Bisa Daftar LPDP?

Tidak otomatis. Meskipun suatu program studi terdengar seperti STEM, pendaftar tetap harus memastikan kesesuaiannya dengan bidang beasiswa, daftar perguruan tinggi tujuan, program studi yang dipilih, dan ketentuan LPDP terbaru.

LPDP menjelaskan bahwa pendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis yang belum memiliki LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan sesuai bidang beasiswa yang didaftar. Sementara itu, pendaftar yang sudah memiliki LoA hanya dapat memilih satu program studi dan perguruan tinggi sesuai LoA yang dimiliki.

Untuk tujuan luar negeri, pendaftar STEM Industri Strategis dapat menuliskan program studi dan perguruan tinggi di luar daftar yang ditetapkan LPDP, tetapi wajib memiliki LoA Unconditional dan mengunggah bukti kualitas atau reputasi unggul program studi serta perguruan tinggi yang dipilih.

daftar jurusan stem yang diprioritaskan lpdp
Sumber gambar: detik.com

Ketentuan Memilih Kampus dan Program Studi

Sebelum menggunakan daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP sebagai acuan, calon pendaftar perlu memperhatikan beberapa ketentuan penting.

Pertama, kampus dan program studi harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran. LPDP mencatat bahwa LoA harus mencantumkan nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan informasi waktu mulai studi sesuai ketentuan LPDP. Perguruan tinggi dan program studi juga harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.

Kedua, pendaftar dengan LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP dapat langsung melanjutkan ke seleksi substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Ketentuan ini berlaku untuk peserta Beasiswa STEM Industri Strategis maupun SHARE, serta pendaftar afirmasi penyandang disabilitas.

Ketiga, untuk skema Double Degree/Joint Degree, LPDP menyebut skema tersebut dapat digunakan untuk Beasiswa STEM Industri Strategis, tetapi tidak termasuk bidang Kewirausahaan dan Industri Kreatif. Skema ini berlaku untuk magister dengan durasi paling lama 24 bulan dan doktor paling lama 48 bulan.

Baca juga: Biaya Hidup Bulanan LPDP: Besaran, Aturan Pencairan, dan Tips Mengelolanya

Tips Memilih Jurusan STEM untuk LPDP

Pertama, jangan hanya memilih jurusan karena terdengar populer. Pilih program studi yang benar-benar sesuai dengan latar belakang akademik, pengalaman, rencana karier, dan kebutuhan kontribusi setelah lulus.

Kedua, hubungkan jurusan dengan bidang prioritas. Misalnya, jika memilih data science, jelaskan apakah kontribusinya untuk kesehatan, pangan, energi, industri, pertahanan, atau layanan publik berbasis data. Jika memilih teknik material, jelaskan kaitannya dengan manufaktur maju, hilirisasi, atau teknologi industri.

Ketiga, cek daftar resmi perguruan tinggi dan program studi LPDP. Jangan hanya mengandalkan daftar dari media sosial atau blog. LPDP menyediakan daftar perguruan tinggi tujuan sebagai acuan pemilihan kampus dan program studi pada tahun seleksi berjalan.

Keempat, siapkan narasi kontribusi. Pada Beasiswa STEM Industri Strategis, pendaftar diminta menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia. LPDP meminta pendaftar menjelaskan bentuk pengabdian di industri tertentu sesuai program studi tujuan, dengan kontribusi yang diutamakan untuk mendukung industri strategis seperti ketahanan pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur, dan material maju.

Kelima, cek syarat khusus jika memilih kewirausahaan dan industri kreatif. Bidang ini memerlukan dokumen tambahan seperti rencana bisnis atau rencana pengembangan bisnis sesuai format LPDP.

Memahami daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP bisa membantumu memilih program studi dengan lebih tepat. Namun, agar peluang persiapan semakin matang, kamu juga perlu menyusun rencana studi, kontribusi, dokumen, dan strategi wawancara yang selaras dengan bidang prioritas.

Agar persiapan lebih terarah, kamu bisa belajar bersama jadibeasiswa.id sebagai teman persiapan beasiswa. Dengan latihan dan panduan yang sesuai kebutuhan seleksi, kamu dapat memahami alur LPDP, menyiapkan dokumen secara rapi, dan membangun narasi kontribusi yang lebih kuat.

Kesimpulan

Jadi, daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP pada dasarnya mengacu pada bidang STEM Industri Strategis, seperti kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi termasuk AI dan semikonduktor, hilirisasi dan industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, maritim, serta kewirausahaan dan industri kreatif. LPDP juga mendukung bidang STEM-related seperti kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi jika berkaitan langsung dengan industri strategis.

Namun, calon pendaftar tidak boleh hanya melihat nama jurusan. Pastikan program studi dan perguruan tinggi sesuai dengan daftar atau ketentuan LPDP, cek syarat LoA, pahami jadwal seleksi, dan susun rencana kontribusi yang konkret. Dengan pemilihan jurusan yang tepat, persiapan LPDP akan lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

FAQ

Apa saja daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP?

Daftar jurusan STEM yang diprioritaskan LPDP mengacu pada bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, AI dan semikonduktor, hilirisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, maritim, serta bidang pendukung industri strategis.

Apakah jurusan bisnis dan ekonomi bisa masuk STEM LPDP?

Bisa, jika termasuk bidang STEM-related yang mendukung industri strategis. LPDP menyebut bidang pendukung seperti bisnis, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik dapat mendukung pengembangan industri strategis.

Apakah semua jurusan teknik otomatis diprioritaskan LPDP?

Tidak otomatis. Pendaftar tetap perlu memastikan program studi, kampus tujuan, dan rencana kontribusi sesuai dengan bidang prioritas serta ketentuan LPDP terbaru.

Apakah pendaftar tanpa LoA bisa memilih program STEM LPDP?

Bisa. Pendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis yang belum memiliki LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan sesuai bidang beasiswa yang didaftar.

Apakah bidang kewirausahaan dan industri kreatif termasuk STEM LPDP?

Ya, LPDP memasukkan kewirausahaan dan industri kreatif dalam Beasiswa STEM Industri Strategis, tetapi bidang ini memiliki persyaratan khusus seperti proposal bisnis.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026.
  2. LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Beasiswa LPDP 2026.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran & Penjadwalan Beasiswa LPDP 2026.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Siaran Pers Pembukaan Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.
  5. LPDP Kementerian Keuangan — Daftar Perguruan Tinggi Tujuan LPDP 2026.
  6. LPDP Kementerian Keuangan — Program Double Degree dan Joint Degree LPDP.
  7. LPDP Kementerian Keuangan — Ketentuan LoA Unconditional dan Seleksi Beasiswa STEM Industri Strategis.