Masalah akun, password, atau error pada sistem LPDP kadang membuat peserta kesulitan melanjutkan proses administrasi. Dalam kondisi seperti ini, tiket bantuan LPDP dapat digunakan untuk menyampaikan kendala langsung melalui layanan resmi agar masalah bisa diperiksa lebih lanjut.
Melalui tiket bantuan, pengguna dapat melaporkan kendala login akun pendaftaran, eBeasiswa, reset password, hingga masalah teknis lainnya. Artikel ini membahas link resmi, cara membuat tiket, data yang perlu disiapkan, serta kanal bantuan LPDP lain yang bisa digunakan.
Link Resmi Tiket Bantuan LPDP

detik.com-/bantuan lpdp
Tiket bantuan dapat dibuat melalui Layanan Informasi dan Bantuan LPDP di situs resmi bantuan LPDP. Kanal tersebut digunakan untuk pertanyaan, permintaan bantuan, maupun kendala yang berkaitan dengan layanan LPDP, termasuk akun pendaftaran dan eBeasiswa. LPDP juga mencantumkan tiket bantuan sebagai salah satu kanal resminya bersama Call Center Kemenkeu PRIME 134, Customer Service Online, layanan tatap muka, dan chatbot WhatsApp Kemenkeu PRIME. Bantuan LPDP
Buka Layanan Informasi dan Bantuan LPDP
Pengguna sebaiknya memastikan alamat situs yang dibuka menggunakan domain resmi LPDP atau Kementerian Keuangan sebelum mengirim data pribadi. Informasi seperti NIK, KTP, email, kode registrasi, dan Nomor Induk LPDP termasuk data yang dapat diminta untuk menangani kasus tertentu, sehingga jangan mengirimkannya melalui akun media sosial, formulir tidak dikenal, atau situs yang menyerupai halaman LPDP.
Baca juga: Syarat S2 LPDP Dalam Negeri 2026: Usia, IPK, Bahasa Inggris, dan Dokumen Pendaftaran
Kendala yang Bisa Dilaporkan Melalui Tiket Bantuan LPDP
Tiket bantuan dapat digunakan ketika masalah tidak selesai melalui panduan yang tersedia secara mandiri. Salah satu contoh paling umum adalah akun pendaftaran yang tidak dapat login atau password yang terlupa. LPDP menyarankan pengguna mencoba fitur Lupa Password terlebih dahulu pada halaman login. Jika masih terkendala, peserta dapat mengirim tiket bantuan dengan menyertakan nama lengkap, email, NIK, dan foto KTP agar petugas dapat melakukan pemeriksaan terhadap akun tersebut. Bantuan LPDP
Kanal ini juga digunakan oleh calon penerima maupun penerima beasiswa yang mengalami masalah pada akun eBeasiswa. Untuk kasus tidak dapat login ke eBeasiswa, LPDP meminta informasi lebih lengkap berupa nama, email, NIB, NIK, foto KTP, dan kode registrasi pendaftaran LPDP. Artinya, data yang harus disampaikan tidak selalu sama untuk semua jenis laporan; pengguna perlu menyesuaikannya dengan masalah yang sedang dialami. Bantuan LPDP
Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Tiket
Semakin jelas informasi yang disampaikan, semakin mudah petugas memahami masalah yang terjadi. Untuk kendala akun pendaftaran, data dasar yang diminta LPDP antara lain nama lengkap, alamat email yang digunakan pada akun, NIK, serta foto KTP. Sementara pada kendala eBeasiswa, calon penerima atau penerima beasiswa dapat diminta mencantumkan NIB dan kode registrasi LPDP sebagai informasi tambahan. Bantuan LPDP
Untuk masalah teknis pada fitur administrasi, penyaluran beasiswa, atau pelaporan studi di eBeasiswa, LPDP meminta informasi seperti nama lengkap, email, NIK, Nomor Induk LPDP, NIB atau kode registrasi, serta tangkapan layar atau rekaman layar yang memperlihatkan proses sampai munculnya error. Bukti visual tersebut penting karena membantu petugas melihat pesan kesalahan dan tahapan yang menyebabkan masalah tanpa hanya mengandalkan deskripsi pengguna. Bantuan LPDP
Cara Membuat Tiket Bantuan LPDP

Proses pengajuan dimulai dengan membuka portal Layanan Informasi dan Bantuan LPDP, kemudian memilih layanan atau kategori yang paling sesuai dengan masalah. Jelaskan kendala secara runtut dengan menyebutkan apa yang sedang dilakukan, bagian mana yang mengalami error, kapan masalah mulai muncul, serta langkah yang sebelumnya sudah dicoba. Jika kasus berkaitan dengan sistem, lampirkan tangkapan layar atau rekaman layar yang menunjukkan masalah agar penjelasan tidak terlalu umum.
Gunakan judul tiket yang langsung menggambarkan kendala, misalnya “Tidak Bisa Login Akun Pendaftaran LPDP”, “Reset Password Tidak Masuk ke Email”, atau “Error Pengajuan Administrasi di eBeasiswa”. Hindari judul seperti “Mohon Dibantu” tanpa penjelasan karena tidak memberikan konteks awal kepada petugas. Setelah tiket dikirim, simpan informasi tiket dan pantau tanggapan yang masuk agar permintaan tambahan dari petugas dapat segera dilengkapi.
Kendala eBeasiswa Perlu Bukti Error yang Jelas
LPDP memberikan panduan khusus untuk masalah pada fitur pengajuan administrasi beasiswa, penyaluran dana, dan pelaporan studi. Sebelum mengirim tiket, pengguna disarankan mengecek nama file yang diunggah, memastikan ukurannya masih berada dalam batas maksimal yang ditentukan, serta menggunakan file yang tersimpan di perangkat lokal dan bukan langsung dari cloud storage seperti Google Drive, OneDrive, atau iCloud. Bantuan LPDP
Jika masalah tetap terjadi setelah pengecekan tersebut, tiket dapat dibuat dengan melampirkan data identitas dan bukti error. Tangkapan layar sebaiknya tidak hanya menampilkan pesan error, tetapi memperlihatkan konteks halaman yang sedang digunakan selama tidak membuka data sensitif yang tidak diperlukan. Rekaman layar dapat lebih membantu untuk masalah yang hanya muncul setelah pengguna menjalankan beberapa langkah tertentu di dalam sistem.
Baca juga: Seleksi Substansi LPDP Apa Saja? Cek Aspek Penilaian dan Strategi Persiapannya
Waktu Respons Tiket Bantuan LPDP
LPDP mempunyai standar layanan untuk menangani tiket yang masuk. Dalam dokumen alur layanan, tiket bantuan akan direspons petugas dan dapat dieskalasikan ke pelaksana layanan apabila masalah membutuhkan pemeriksaan atau konfirmasi lebih lanjut. Dokumen tersebut mencantumkan SLA tiga hari kerja pada alur respons tiket dan eskalasi, sedangkan kasus tertentu yang memerlukan arahan pimpinan dapat membutuhkan waktu lebih panjang hingga 14 hari kerja. LPDP
Karena tingkat kerumitan setiap kasus berbeda, pengguna sebaiknya tidak membuat banyak tiket baru untuk masalah yang sama selama tiket sebelumnya masih diproses. Setelah petugas memberikan jawaban, pengguna masih memiliki kesempatan untuk membalas jika penjelasan belum menyelesaikan masalah. Dalam alur layanan LPDP, tiket dapat tertutup otomatis ketika tidak ada respons dalam periode tertentu, sehingga notifikasi dan perkembangan tiket perlu dipantau secara berkala. LPDP
Tiket Bantuan Akun Pendaftaran dan eBeasiswa Berbeda
Perbedaan jenis akun perlu diperhatikan sebelum melapor. Akun pendaftaran beasiswa digunakan dalam proses aplikasi dan seleksi, sedangkan eBeasiswa digunakan dalam pengelolaan calon penerima dan penerima beasiswa. Karena fungsi keduanya berbeda, data yang diminta LPDP ketika melakukan verifikasi juga dapat berbeda. Untuk akun pendaftaran, LPDP mencantumkan nama lengkap, email, NIK, dan foto KTP sebagai data yang perlu disertakan ketika proses reset password tidak menyelesaikan masalah. Bantuan LPDP
Untuk akun eBeasiswa, informasi yang diminta lebih banyak karena pengguna sudah berada dalam ekosistem pengelolaan beasiswa. Selain nama, email, NIK, dan foto KTP, pengguna diminta mencantumkan NIB serta kode registrasi pendaftaran LPDP. Karena itu, pastikan kategori laporan sudah tepat agar petugas tidak perlu meminta ulang data yang sebenarnya dapat dicantumkan sejak tiket pertama kali dibuat. Bantuan LPDP
Kanal Bantuan LPDP Selain Tiket
Jika kebutuhan hanya berupa pertanyaan umum dan tidak memerlukan pemeriksaan akun, LPDP menyediakan sejumlah saluran lain. Call Center Kemenkeu PRIME dapat dihubungi melalui 134 dari dalam negeri, sedangkan nomor +62-21-23507011 tersedia untuk akses dari luar negeri. Layanan call center dan Customer Service LPDP tercantum beroperasi Senin–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB. LPDP
LPDP juga menyediakan Customer Service Online yang memungkinkan pengguna berkonsultasi secara daring, serta chatbot WhatsApp Kemenkeu PRIME di +62 813-1000-4134. Chatbot dapat digunakan selama 24 jam untuk informasi umum, sementara pada jam operasional hari kerja layanan dapat terhubung dengan petugas Kemenkeu PRIME. Untuk persoalan yang memerlukan pengecekan data atau bukti teknis, tiket bantuan tetap lebih sesuai karena dokumen pendukung dapat disampaikan dalam satu kasus yang terdokumentasi. LPDP
Baca juga: Tips Tes Bakat Skolastik LPDP Buat Skor Maksimal!
Mini FAQ
Kalau belum punya pengalaman kerja, masih bisa lolos LPDP nggak?
Bisa, selama kamu memiliki prestasi akademik yang baik dan mampu menunjukkan potensi kontribusi jelas di esai dan wawancara.
Lebih baik fokus belajar tes bakat skolastik dulu atau menyiapkan esai?
Keduanya penting tapi bisa seimbang, misalnya mulai dengan latihan skolastik dan progress menulis esai secara bertahap.
Apakah nilai tes bakat skolastik bisa diulang jika gagal?
Tidak, setiap batch seleksi hanya diperoleh satu kesempatan, sehingga perlu persiapan serius sebelum tes.
Jurusan non-linear bisa daftar semua program LPDP?
Bisa, asal kamu mampu menjelaskan relevansi rencana studi terhadap latar belakang dan tujuan karier dalam esai.
Kalau gagal di tahap wawancara, apakah bisa mendaftar lagi tahun depan?
Bisa, asalkan memenuhi syarat dan mempersiapkan diri lebih matang untuk batch selanjutnya.
Ringkasan
Memahami tiket bantuan LPDP mulai dari tahapan seleksi hingga strategi persiapan adalah langkah awal yang sangat penting bagi para pendaftar. Fokuslah pada pemahaman tiap tahap dan latih kemampuan sesuai komponen penilaian agar bisa menunjukkan performa terbaik saat tes dan wawancara berlangsung.
Jangan lupa, persiapan yang disiplin dan terarah akan membantumu menghadapi seleksi dengan sikap percaya diri. Terus asah kemampuan dan jangan ragu untuk mencari sumber belajar tambahan agar peluang lolos beasiswa LPDP semakin besar.
Untuk mendukung persiapanmu, kamu bisa mencoba platform jadiBeasiswa yang menyediakan latihan soal, simulasi wawancara, serta materi persiapan lengkap. Dengan pendekatan belajar yang sistematis, kamu bisa memaksimalkan peluang lolos jadi penerima bantuan LPDP.




