Berapa Skor TOEFL untuk LPDP Batch 2 Tahun 2026? Cek Syarat S2 dan S3
Berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2

Sertifikat kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu dokumen penting dalam pendaftaran Beasiswa LPDP, khususnya bagi peserta yang belum memiliki LoA Unconditional. Namun, batas skor yang harus dipenuhi tidak sama untuk setiap jenjang dan tujuan studi.

Lantas, berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2 Tahun 2026? Untuk pendaftar umum program utama, batasnya mulai dari TOEFL ITP 500 untuk Magister Dalam Negeri hingga TOEFL iBT 94 untuk Doktor Luar Negeri.

LPDP menyebut periode ini sebagai Beasiswa Tahap 2 Tahun 2026. Pendaftarannya dibuka pada 30 Juni–31 Juli 2026 dengan dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Keduanya menggunakan ketentuan TOEFL yang sama bagi pendaftar kriteria umum.

Daftar Isi

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP Batch 2?

Berikut ringkasan berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2 bagi pendaftar kriteria umum pada program STEM Industri Strategis dan SHARE:

Jenjang dan tujuan studiTOEFL ITPTOEFL iBT
Magister Dalam Negeri50061
Magister Luar NegeriTidak dicantumkan sebagai pilihan80
Doktor Dalam Negeri53070
Doktor Luar NegeriTidak dicantumkan sebagai pilihan94

Peserta cukup menggunakan salah satu jenis tes yang diterima. Sebagai contoh, pendaftar Magister Dalam Negeri tidak perlu mempunyai TOEFL ITP 500 dan TOEFL iBT 61 sekaligus.

Tabel tersebut berlaku untuk pendaftar umum pada dua program utama. Skor bagi kategori afirmasi, aparatur negara, program kewirausahaan, kemitraan, atau kerja sama khusus dapat berbeda.

Skor TOEFL Magister Dalam Negeri

Pendaftar Magister Dalam Negeri pada kategori umum dapat menggunakan:

  • TOEFL ITP minimal 500; atau
  • TOEFL iBT minimal 61.

Selain TOEFL, LPDP menerima PTE Academic minimal 50, IELTS minimal 6,0, Duolingo English Test minimal 105, TOEP minimal 500, atau tes internal dari perguruan tinggi dalam negeri yang masuk dalam daftar LPDP.

TOEFL ITP yang digunakan harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia. Sertifikat prediksi, tes latihan, atau dokumen dari lembaga yang tidak memenuhi ketentuan berisiko tidak diterima dalam Seleksi Administrasi.

Baca juga: Skor Minimal Duolingo untuk LPDP 2026: Cek Syarat S2 dan S3

Berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2
Sumber sumber: Kompas.com

Skor TOEFL Magister Luar Negeri

Pendaftar umum Magister Luar Negeri membutuhkan TOEFL iBT minimal 80.

Pada kategori ini, TOEFL ITP tidak dicantumkan sebagai pilihan sertifikat untuk pendaftar umum. Alternatif yang diterima adalah:

  • TOEFL iBT minimal 80;
  • PTE Academic minimal 58;
  • IELTS minimal 6,5;
  • Duolingo English Test minimal 120.

Ketentuan tersebut penting karena masih ada peserta yang mengira TOEFL ITP 500 dapat digunakan untuk seluruh tujuan studi. Padahal, untuk Magister Luar Negeri kategori umum, LPDP secara khusus mencantumkan TOEFL iBT, bukan TOEFL ITP.

Skor TOEFL Doktor Dalam Negeri

Pendaftar Doktor Dalam Negeri pada kategori umum membutuhkan:

  • TOEFL ITP minimal 530; atau
  • TOEFL iBT minimal 70.

Pilihan lainnya adalah PTE Academic minimal 50, IELTS minimal 6,0, Duolingo English Test minimal 110, TOEP minimal 530, atau tes internal perguruan tinggi yang diakui LPDP.

Skor program doktor lebih tinggi daripada Magister Dalam Negeri. Hal ini perlu diperhitungkan sejak awal karena proses mengikuti tes dan menunggu penerbitan sertifikat dapat memerlukan waktu.

Skor TOEFL Doktor Luar Negeri

Untuk pendaftar umum Doktor Luar Negeri, TOEFL iBT yang dibutuhkan minimal 94.

Alternatif sertifikatnya meliputi:

  • PTE Academic minimal 65;
  • IELTS minimal 7,0;
  • Duolingo English Test minimal 130.

Seperti Magister Luar Negeri, TOEFL ITP tidak dicantumkan sebagai pilihan bagi pendaftar umum Doktor Luar Negeri.

Jadi, jawaban atas pertanyaan berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2 tidak cukup hanya menyebut angka 500. Angka tersebut terutama berlaku untuk Magister Dalam Negeri kategori umum dan sejumlah kategori khusus.

Apakah TOEFL ITP Bisa untuk Tujuan Luar Negeri?

Untuk pendaftar umum program utama, TOEFL ITP tidak digunakan sebagai pilihan bagi Magister dan Doktor Luar Negeri. Peserta umum perlu menggunakan TOEFL iBT atau sertifikat bahasa lain yang secara resmi diterima.

Namun, TOEFL ITP dapat diterima untuk tujuan luar negeri pada sejumlah kategori afirmasi. Program SHARE dan STEM mencantumkan TOEFL ITP minimal 500 atau TOEFL iBT minimal 61 bagi kategori afirmasi tertentu yang mendaftar ke luar negeri tanpa LoA Unconditional.

Artinya, penerimaan TOEFL ITP tidak hanya ditentukan oleh negara tujuan. Kategori pendaftar juga harus diperhatikan.

Ketentuan bagi Pemilik LoA Unconditional

Salah satu perubahan penting pada Tahap 2 Tahun 2026 adalah kelonggaran bagi pemilik LoA Unconditional.

Pendaftar tujuan dalam negeri maupun luar negeri yang telah memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP tidak wajib mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Ketentuan tersebut berlaku pada program utama bagi kategori afirmasi maupun nonafirmasi.

LoA yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan LPDP, antara lain mencantumkan:

  • nama lengkap;
  • jenjang pendidikan;
  • program studi;
  • perguruan tinggi;
  • waktu mulai studi;
  • status penerimaan tanpa persyaratan yang dapat mengubah kelulusan.

Apabila LoA tidak sesuai dengan pilihan dalam aplikasi atau masih mempunyai syarat akademik yang menentukan status penerimaan, dokumen tersebut berisiko tidak dianggap sebagai LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan.

Skor TOEFL untuk Kategori Afirmasi

Ketentuan bahasa bagi peserta afirmasi lebih ringan daripada kategori umum.

Tujuan Dalam Negeri

Pendaftar afirmasi tujuan dalam negeri tidak dipersyaratkan mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

Tujuan Luar Negeri

Bagi peserta afirmasi tujuan luar negeri yang belum mempunyai LoA Unconditional, beberapa kategori menggunakan batas:

  • TOEFL ITP minimal 500; atau
  • TOEFL iBT minimal 61.

Ketentuan tersebut antara lain tercantum untuk pendaftar Daerah Afirmasi, Prasejahtera, dan Penyandang Disabilitas sesuai persyaratan program masing-masing.

Putra-Putri Papua

Pendaftar kategori Putra-Putri Papua tidak dipersyaratkan mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris untuk tujuan dalam maupun luar negeri. Kategori ini juga tidak dikenai batas IPK minimal sesuai kebijakan Tahap 2 Tahun 2026.

Keringanan tersebut tidak boleh diterapkan kepada peserta kategori lain. Pendaftar perlu memastikan kategori afirmasinya didukung dokumen yang dipersyaratkan.

Ketentuan CPNS, PNS, TNI, dan Polri

Pendaftar berstatus CPNS, PNS, TNI, atau Polri mempunyai bagian persyaratan tersendiri pada halaman program LPDP.

Secara umum, skor yang dicantumkan untuk kategori ini meliputi:

Jenjang dan tujuanTOEFL ITPTOEFL iBT
Magister Dalam Negeri50061
Magister Luar Negeri80
Doktor Dalam Negeri53070
Doktor Luar Negeri80

Perbedaannya terutama terlihat pada Doktor Luar Negeri. Pendaftar umum membutuhkan TOEFL iBT 94, sedangkan bagian persyaratan CPNS, PNS, TNI, dan Polri mencantumkan TOEFL iBT minimal 80.

Karena terdapat perbedaan antarstatus pendaftar, peserta aparatur negara sebaiknya tidak hanya membaca tabel kategori umum.

Masa Berlaku Sertifikat TOEFL

Sertifikat kemampuan bahasa yang digunakan harus masih berlaku dan diterbitkan paling lama dua tahun terakhir. Untuk LPDP Tahap 2 Tahun 2026, masa tersebut dihitung sampai tanggal pengumuman hasil sanggah, yaitu 22 September 2026.

Contohnya, apabila sertifikat telah melewati batas dua tahun pada 22 September 2026, dokumen tersebut berisiko tidak memenuhi persyaratan meskipun masih dapat dibuka atau diunduh.

Selain tanggal tes, periksa pula:

  • nama peserta pada sertifikat;
  • jenis TOEFL;
  • nama lembaga penerbit;
  • kejelasan skor;
  • keaslian dan keterbacaan dokumen;
  • kesesuaian dengan program tujuan.

Perbedaan Syarat LPDP dan Kampus

Memenuhi skor LPDP belum tentu berarti sudah memenuhi persyaratan universitas.

Sebagai contoh, LPDP menetapkan TOEFL iBT 80 untuk Magister Luar Negeri kategori umum. Apabila kampus tujuan meminta TOEFL iBT 90, peserta tetap harus memperoleh minimal 90 agar memenuhi persyaratan universitas.

Sebaliknya, apabila kampus hanya meminta TOEFL iBT 75, peserta masih harus mencapai 80 untuk memenuhi ketentuan LPDP.

Gunakan persyaratan tertinggi di antara LPDP, universitas, dan program studi. Periksa pula apakah kampus menetapkan batas khusus untuk kemampuan reading, listening, speaking, atau writing.

Pilihan Tes Bahasa Selain TOEFL

Pada Tahap 2 Tahun 2026, LPDP memperluas pilihan sertifikat kemampuan bahasa. Selain TOEFL ITP dan TOEFL iBT, tersedia pilihan:

  • IELTS;
  • PTE Academic;
  • Duolingo English Test;
  • TOEP untuk ketentuan tertentu;
  • tes internal dari 35 perguruan tinggi dalam negeri yang bekerja sama atau diakui LPDP.

TOEP dan tes internal perguruan tinggi terutama menjadi tambahan pilihan untuk tujuan dalam negeri. Sementara itu, Duolingo ditambahkan sebagai pilihan bagi pendaftar nonafirmasi tujuan luar negeri.

Pastikan skor alternatif yang dipilih sesuai dengan jenjang, negara tujuan, dan kategori pendaftaran.

Baca juga: Apa Itu Beasiswa SHARE LPDP? Kenali Bidang, Syarat, dan Pendanaannya

Berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2
Sumber gambar: legalizationproject.id

Tips Menyiapkan Sertifikat Bahasa

Setelah memahami berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2, lakukan langkah berikut:

  1. Tentukan kategori pendaftaran: umum, aparatur negara, atau afirmasi.
  2. Tentukan jenjang Magister atau Doktor.
  3. Tentukan tujuan dalam atau luar negeri.
  4. Periksa apakah sudah mempunyai LoA Unconditional.
  5. Bandingkan persyaratan LPDP dan universitas.
  6. Pastikan sertifikat belum melewati masa berlaku.
  7. Gunakan lembaga tes resmi yang diakui.
  8. Sisakan waktu untuk tes ulang apabila skor belum memenuhi batas.
  9. Unggah dokumen yang jelas dan lengkap.
  10. Lakukan submit sebelum pendaftaran ditutup.

Pendaftaran Tahap 2 berlangsung sampai 31 Juli 2026. Seleksi Administrasi dijadwalkan pada 3–27 Agustus 2026 dan hasil sanggah diumumkan pada 22 September 2026.

Persiapkan Pendaftaran melalui jadibeasiswa.id

Sertifikat TOEFL hanya salah satu bagian dari seleksi. Pendaftar juga perlu mempersiapkan Profil Diri, rencana studi, esai kontribusi, Seleksi Bakat Skolastik, dan wawancara substansi.

Materi di jadibeasiswa.id dapat digunakan untuk membantu menyusun persiapan LPDP secara lebih terarah. Tetap gunakan halaman program dan portal resmi LPDP sebagai acuan utama untuk menentukan skor, dokumen, serta jadwal.

Kesimpulan

Jadi, berapa skor TOEFL untuk LPDP batch 2 Tahun 2026? Bagi pendaftar umum, Magister Dalam Negeri membutuhkan TOEFL ITP 500 atau TOEFL iBT 61. Magister Luar Negeri membutuhkan TOEFL iBT 80.

Untuk jenjang Doktor, tujuan dalam negeri membutuhkan TOEFL ITP 530 atau TOEFL iBT 70. Doktor Luar Negeri memerlukan TOEFL iBT 94.

Ketentuan dapat berbeda untuk CPNS, PNS, TNI, Polri, dan kategori afirmasi. Pemilik LoA Unconditional yang sesuai ketentuan LPDP tidak wajib mengunggah sertifikat bahasa Inggris.

Sebelum mengikuti tes, pastikan jenis TOEFL diterima oleh LPDP dan universitas. Jangan hanya mengejar batas administrasi jika program studi tujuan menetapkan nilai yang lebih tinggi.

FAQ

Berapa skor TOEFL untuk LPDP Batch 2 S2 dalam negeri?

Pendaftar umum Magister Dalam Negeri membutuhkan TOEFL ITP minimal 500 atau TOEFL iBT minimal 61.

Berapa TOEFL LPDP untuk S2 luar negeri?

Pendaftar umum Magister Luar Negeri membutuhkan TOEFL iBT minimal 80. TOEFL ITP tidak dicantumkan sebagai pilihan untuk kategori umum.

Berapa TOEFL LPDP untuk S3 luar negeri?

Pendaftar umum Doktor Luar Negeri membutuhkan TOEFL iBT minimal 94.

Apakah pemilik LoA tetap wajib mengunggah TOEFL?

Tidak, selama LoA Unconditional memenuhi ketentuan LPDP dan sesuai dengan pilihan dalam aplikasi.

Apakah TOEFL ITP dapat digunakan untuk LPDP luar negeri?

Tidak untuk pendaftar umum program utama. Namun, sejumlah kategori afirmasi tujuan luar negeri dapat menggunakan TOEFL ITP minimal 500.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahap 2 Tahun 2026.
  2. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Siaran Pers Pembukaan Beasiswa Tahap II Tahun 2026.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Kelonggaran Syarat Bahasa dan Perubahan Kebijakan Tahap 2 Tahun 2026.
  5. LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Jadwal Seleksi Beasiswa Tahun 2026.
  6. LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Umum Beasiswa LPDP 2026 dan Ketentuan LoA Unconditional.