Beasiswa LPDP 2027 mulai ramai dicari setelah LPDP mengusulkan target 12.000 penerima untuk tahun depan. Angka ini naik cukup jauh dibanding target 8.000 awardee pada 2026. Meski begitu, hingga akhir Oktober 2026 LPDP belum merilis jadwal pendaftaran untuk tahun 2027.
Karena itu, informasi yang beredar perlu dipilah dengan hati-hati. Artikel ini merangkum kabar resmi yang sudah ada, pola jadwal dari tahun sebelumnya, serta syarat terakhir yang berlaku. Selain itu, ada juga penjelasan soal LPDP Jakarta 2027 yang sering tertukar dengan LPDP Kemenkeu.
Kabar Resmi Beasiswa LPDP 2027 Sejauh Ini

Informasi paling konkret tentang beasiswa LPDP 2027 datang dari rapat dengar pendapat LPDP dengan Komisi XI DPR pada 7 September 2026. Dalam rapat tersebut, Direktur Keuangan dan Umum LPDP, Albertus Kurniadi Hendartono, menyampaikan usulan anggaran 2027 sebesar Rp3,93 triliun.
Dari pagu tersebut, LPDP menargetkan layanan beasiswa untuk 12.000 awardee. Penerimanya mencakup awardee reguler LPDP dan awardee hasil kolaborasi dengan kementerian. Kolaborasi ini melibatkan Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenag untuk mendukung klaster pendidikan dalam program prioritas nasional.
Namun, angka tersebut masih berstatus usulan anggaran. Artinya, kuota final tetap bergantung pada anggaran yang disetujui. Sementara itu, situs resmi LPDP belum memuat pengumuman pendaftaran, jadwal seleksi, ataupun daftar program untuk 2027.
Di sisi lain, arah kebijakan terakhir sudah terlihat pada Tahap 2 2026. LPDP menargetkan minimal 80 persen penerima di bidang STEM. Daftar perguruan tinggi prioritas juga bertambah dari 17 menjadi 31 kampus. Kebijakan ini bisa saja berlanjut, tetapi kepastiannya baru terlihat saat panduan 2027 terbit.
Baca juga: Mau Lolos LPDP? Cek Bimbel LPDP 2026 dari JadiBeasiswa.id
Pola Jadwal Beasiswa LPDP 2027 dari Siklus 2026

Selama jadwal resmi belum keluar, pola tahun 2026 bisa menjadi gambaran awal. Pada 2026, LPDP membuka pendaftaran dalam dua tahap. Tahap 1 berlangsung pada awal tahun, sedangkan Tahap 2 dibuka pada pertengahan tahun.
| Tahapan | Tahap 1 2026 | Tahap 2 2026 |
|---|---|---|
| Pendaftaran | 22 Januari–23 Februari 2026 | 30 Juni–31 Juli 2026 |
| Seleksi administrasi | 24 Februari–12 Maret 2026 | 3–27 Agustus 2026 |
| Seleksi Bakat Skolastik | 15–28 April 2026 | 29 September–4 Oktober 2026 |
| Seleksi substansi | 4 Mei–12 Juni 2026 | 14 Oktober–20 November 2026 |
| Pengumuman akhir | 22 Juni 2026 | 30 November 2026 |
| Mulai kuliah paling cepat | Juli 2026 | Januari 2027 |
Jadwal SBS Tahap 1 sempat berubah untuk program tertentu. Misalnya, SBS Beasiswa Co-Funding UST Korea bergeser ke 2–9 Mei 2026.
Perlu dicatat, tabel di atas merupakan jadwal 2026, bukan jadwal 2027. Jika pola serupa berulang, Tahap 1 2027 kemungkinan dibuka sekitar awal tahun. Akan tetapi, perkiraan ini tidak resmi. Tanggal pasti tetap menunggu pengumuman di situs LPDP.
Syarat Beasiswa LPDP 2027 Mengacu Ketentuan Terakhir
Syarat beasiswa LPDP 2027 belum terbit. Sebagai acuan, ketentuan Tahap 2 2026 bisa menjadi gambaran karena aturan LPDP biasanya tidak berubah drastis antartahap. Berikut ringkasan syarat untuk kategori umum dengan pendanaan penuh.
| Ketentuan | Magister (S2) | Doktoral (S3) |
|---|---|---|
| Usia maksimal (per 31 Desember tahun pendaftaran) | 35 tahun | 40 tahun |
| IPK minimal (skala 4,00) | 3,00 | 3,25 |
| TOEFL ITP (dalam negeri) | 500 | 530 |
| IELTS (dalam negeri/luar negeri) | 6,0 / 6,5 | 6,0 / 7,0 |
| TOEFL iBT (dalam negeri/luar negeri) | 61 / 80 | 70 / 94 |
Batas usia dan IPK berbeda untuk kategori tertentu. Contohnya, dosen dengan NIDN/NUPTK punya batas usia 42 tahun untuk S2 dan 47 tahun untuk S3. Selanjutnya, pelamar afirmasi Daerah Afirmasi dan Disabilitas cukup memiliki IPK minimal 2,50 untuk jenjang S2.
Selain itu, ada dua kelonggaran penting pada 2026. Pelamar dengan LoA unconditional dari kampus tujuan LPDP tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris. Kemudian, sertifikat dari pusat bahasa kampus dalam negeri bisa dipakai untuk kategori tertentu.
Baca juga: Mau Kuliah Dibiayai? Gas Cek Beasiswa Unggulan 2026
Tahapan Seleksi dan Dokumen Beasiswa LPDP 2027
Pada siklus terakhir, seleksi LPDP terdiri dari tiga tahap. Setiap tahap bersifat gugur, sehingga pelamar harus lolos satu tahap sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
- Seleksi administrasi, berupa pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan dokumen.
- Seleksi Bakat Skolastik (SBS), tes daring yang mengukur kemampuan penalaran.
- Seleksi substansi, wawancara untuk menilai motivasi, rencana studi, dan komitmen kontribusi.
Pelamar dengan LoA unconditional yang sesuai ketentuan bisa langsung mengikuti seleksi substansi. Hal yang sama berlaku bagi pelamar afirmasi kategori disabilitas.
Adapun dokumen yang LPDP minta pada 2026 antara lain:
- KTP, ijazah atau SKL, serta transkrip nilai.
- Sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku, jika diperlukan.
- Esai komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi.
- Proposal penelitian khusus untuk pelamar doktoral.
- Surat usulan dari pejabat kepegawaian bagi pelamar PNS, TNI, dan Polri.
Daftar ini bisa bertambah atau berubah pada 2027. Oleh sebab itu, pelamar sebaiknya mencocokkan ulang dokumen dengan panduan resmi saat pendaftaran dibuka.
Beda LPDP Jakarta 2027 dengan LPDP Kemenkeu
Banyak orang mengira LPDP Jakarta sama dengan beasiswa LPDP Kemenkeu. Padahal, LPDP Jakarta merupakan program Pemprov DKI Jakarta berdasarkan Pergub Nomor 20 Tahun 2026. Seleksinya memang melibatkan LPDP pusat, tetapi Pemprov DKI yang menentukan penerima, bidang studi, dan negara tujuan.
Menurut Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, pendaftaran LPDP Jakarta direncanakan dibuka pada September 2027. Pemprov DKI menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk jenjang S2 dan S3 di kampus luar negeri. Pada 13 Oktober 2026, Gubernur Pramono Anung menyebut kuotanya 75 penerima.
Sasarannya juga lebih sempit. Program ini menyasar alumni penerima KJMU, dengan syarat tinggal di Jakarta minimal lima tahun berturut-turut. Setelah lulus, penerima wajib berkontribusi untuk Jakarta selama dua kali masa studi. Jadi, jika kamu bukan warga Jakarta, jalur yang relevan tetap beasiswa LPDP Kemenkeu.
Baca juga: Auto Pengen Daftar! Cek Beasiswa Salman ITB 2026 dan Syaratnya
Mini FAQ
Kapan beasiswa LPDP 2027 dibuka?
Hingga akhir Oktober 2026, LPDP belum mengumumkan jadwal pendaftaran 2027. Sebagai gambaran, Tahap 1 2026 dibuka pada 22 Januari 2026, tetapi jadwal 2027 tetap harus menunggu pengumuman resmi LPDP.
Berapa kuota beasiswa LPDP 2027?
LPDP mengusulkan target 12.000 awardee untuk 2027 dengan anggaran Rp3,93 triliun. Angka ini masih usulan dalam rapat dengan Komisi XI DPR, sehingga kuota final bisa berbeda.
Syarat LPDP 2027 sudah keluar?
Belum. Acuan terdekat adalah ketentuan Tahap 2 2026, misalnya usia maksimal 35 tahun untuk S2 dan 40 tahun untuk S3 kategori umum, serta IPK minimal 3,00 untuk S2.
LPDP Jakarta 2027 sama dengan LPDP Kemenkeu?
Tidak. LPDP Jakarta adalah program Pemprov DKI Jakarta untuk S2 dan S3 luar negeri, dengan rencana pendaftaran September 2027 dan sasaran utama alumni penerima KJMU.
Di mana info resmi pendaftaran LPDP?
Pengumuman resmi hanya dirilis melalui situs lpdp.kemenkeu.go.id dan akun media sosial resmi LPDP. Pendaftaran juga dilakukan melalui portal resmi LPDP tanpa pungutan biaya.
Ringkasan
Beasiswa LPDP 2027 belum memiliki jadwal resmi per akhir Oktober 2026. Kabar resmi yang sudah ada adalah usulan anggaran LPDP 2027 sebesar Rp3,93 triliun dengan target 12.000 awardee. Pada 2026, pendaftaran berlangsung dua tahap, yaitu Januari–Februari dan Juni–Juli, dengan tiga tahap seleksi.
Syarat terakhir mencakup usia maksimal 35 tahun untuk S2, IPK minimal 3,00, dan sertifikat bahasa Inggris sesuai jenjang. Sementara itu, LPDP Jakarta 2027 merupakan program Pemprov DKI yang terpisah dan direncanakan dibuka September 2027.
Sumber Referensi
- LPDP Kementerian Keuangan, Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026: Beasiswa SHARE (jadwal, syarat umum, dokumen): lpdp.kemenkeu.go.id
- Situs resmi LPDP: lpdp.kemenkeu.go.id
- CNBC Indonesia, “Anggaran LPDP 2027 Rp3,93 T, Target Beri Beasiswa 12.000 Orang” (7 September 2026)




