Apakah Personal Statement Dihapus di LPDP Tahap 2? Ini Penjelasan Resmi dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
apakah personal statement dihapus di lpdp tahap 2

Banyak calon pendaftar bertanya, apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 tahun 2026? Pertanyaan ini muncul karena personal statement selama ini dianggap sebagai salah satu dokumen penting untuk mengenalkan diri, menjelaskan motivasi, dan menunjukkan kesiapan studi. Jadi, ketika LPDP mengumumkan adanya perubahan teknis pada pendaftaran Tahap 2, banyak pendaftar ingin memastikan apakah mereka masih perlu menulis personal statement atau tidak.

Jawaban umumnya: ya, kewajiban menulis esai personal statement dihapus pada Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026, dan pengenalan kepribadian dialihkan ke format “Profil Diri” yang lebih terstruktur dan ringkas. Namun, pendaftar tetap perlu membaca ketentuan program masing-masing karena beberapa skema kerja sama atau program khusus dapat memiliki dokumen tambahan yang berbeda.

Daftar Isi

Apakah Personal Statement Dihapus di LPDP Tahap 2?

Pertanyaan apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 dapat dijawab dari pengumuman resmi LPDP. Dalam berita resmi pembukaan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026, LPDP menyebut bahwa salah satu pembaruan teknis adalah dihapuskannya kewajiban menulis esai personal statement. Pengenalan kepribadian pendaftar kini dialihkan ke format pengisian “Profil Diri” yang disebut lebih terstruktur dan ringkas.

Perubahan ini diumumkan dalam konteks pembukaan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026. LPDP membuka pendaftaran tahap tersebut pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026 untuk jenjang S2 dan S3. Program yang dibuka mencakup Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan, Double Degree/Joint Degree, Kerja Sama Khusus, dan Non-Degree.

Jadi, jika kamu bertanya apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2, jawabannya adalah benar untuk kebijakan umum yang diumumkan LPDP Tahap 2 2026. Namun, jangan berhenti hanya pada informasi umum. Tetap cek halaman program yang kamu pilih karena dokumen yang diminta bisa berbeda menurut skema beasiswa.

Baca juga: Cara Mengisi Penilaian Diri Self Assessment LPDP agar Lebih Terstruktur dan Meyakinkan

apakah personal statement dihapus di lpdp tahap 2
Sumber gambar: Magnific

Apa Pengganti Personal Statement di LPDP Tahap 2?

Pengganti personal statement adalah Profil Diri pada formulir pendaftaran online. LPDP menjelaskan bahwa pengenalan kepribadian tidak lagi ditulis dalam bentuk esai personal statement, melainkan diarahkan ke format profil diri yang lebih ringkas. Komponen dalam profil diri dapat diisi dengan poin-poin kekuatan dan kelemahan diri, pengalaman yang membanggakan, serta pengalaman yang kurang membanggakan.

Perubahan ini membuat pendaftar tidak lagi perlu menulis narasi panjang personal statement seperti sebelumnya. Namun, bukan berarti bagian pengenalan diri menjadi tidak penting. Justru pendaftar tetap perlu menyiapkan jawaban yang jujur, konkret, dan konsisten dengan dokumen lain.

Pada halaman Beasiswa STEM Industri Strategis, misalnya, dokumen yang harus diisi pada aplikasi mencakup profil diri pada formulir pendaftaran online, komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, rencana kontribusi, publikasi ilmiah, prestasi, pengalaman organisasi, serta proposal penelitian khusus doktor.

Apa Saja Isi Profil Diri LPDP?

Karena personal statement dihapus, profil diri menjadi bagian penting untuk menunjukkan karakter pendaftar. Jika sebelumnya personal statement memberi ruang narasi bebas, format profil diri lebih diarahkan pada poin-poin yang langsung menjelaskan diri pendaftar.

Secara praktis, profil diri bisa mencakup:

  1. Kekuatan diri
    Misalnya kemampuan memimpin, berpikir analitis, mengelola program, menulis riset, bekerja lintas tim, atau menyelesaikan masalah.
  2. Kelemahan diri
    Tulis kelemahan yang realistis dan sertakan cara memperbaikinya. Hindari jawaban yang terlalu dibuat-buat seperti “terlalu perfeksionis” tanpa contoh.
  3. Pengalaman membanggakan
    Bisa berupa prestasi akademik, pengalaman organisasi, kontribusi sosial, proyek kerja, riset, publikasi, atau kegiatan yang berdampak.
  4. Pengalaman kurang membanggakan
    Bagian ini dapat menunjukkan kedewasaan. Jelaskan kegagalan atau kesalahan yang pernah terjadi, lalu tulis pembelajaran dan perbaikan yang kamu lakukan.
  5. Kesiapan studi
    Walaupun tidak selalu disebut sebagai kolom khusus, pendaftar sebaiknya tetap menunjukkan bahwa pengalaman dan karakter dirinya mendukung rencana studi.

Dengan demikian, pertanyaan apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 tidak cukup dijawab “iya”. Pendaftar juga perlu memahami bahwa profil diri tetap harus dipersiapkan dengan serius.

Apakah Esai Kontribusi Juga Dihapus?

Tidak. Berdasarkan pengumuman resmi LPDP, yang dihapus adalah kewajiban menulis esai personal statement. Sementara itu, esai komitmen pengabdian atau kontribusi tetap dipertahankan.

Pada Beasiswa STEM Industri Strategis, LPDP mencantumkan bahwa pendaftar perlu menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Untuk program ini, kontribusi diutamakan mendukung industri strategis seperti ketahanan pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur, dan material maju. Format tulisan tersebut dicantumkan 1.500–2.000 kata.

Pada Beasiswa SHARE, program ini berfokus pada pengembangan SDM unggul di bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, pendidikan, dan bidang lainnya. Pendaftar SHARE juga tetap perlu memperhatikan dokumen rencana kontribusi sesuai ketentuan program yang dipilih.

Artinya, meskipun jawaban untuk apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 adalah ya, pendaftar tetap harus menyiapkan tulisan kontribusi dengan matang. Bagian inilah yang menjelaskan arah pengabdian, rencana setelah studi, dan manfaat studi untuk Indonesia.

Program LPDP Tahap 2 Tahun 2026 yang Dibuka

LPDP mencantumkan bahwa Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 membuka beberapa program, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan, Double Degree/Joint Degree, Kerja Sama Khusus, dan Non-Degree. Pendaftaran dibuka pada 30 Juni–31 Juli 2026.

Jadwal seleksi Tahap 2 juga perlu diperhatikan. Pada laman Kebijakan Beasiswa LPDP 2026, seleksi administrasi berlangsung pada 3–27 Agustus 2026, pengumuman administrasi pada 28 Agustus 2026, masa sanggah pada 29 Agustus–1 September 2026, pengumuman hasil sanggah pada 22 September 2026, simulasi Seleksi Bakat Skolastik pada 27–28 September 2026, Seleksi Bakat Skolastik pada 29 September–4 Oktober 2026, pengumuman SBS pada 9 Oktober 2026, seleksi substansi pada 14 Oktober–20 November 2026, dan pengumuman hasil substansi pada 30 November 2026.

Jadwal ini penting karena pendaftar perlu menyusun prioritas. Jangan hanya fokus pada profil diri, tetapi juga siapkan dokumen akademik, sertifikat bahasa, LoA jika ada, surat rekomendasi jika diminta, serta rencana kontribusi.

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Submit Pendaftaran

Meskipun LPDP mengumumkan penghapusan personal statement pada Tahap 2, ada beberapa hal yang tetap perlu dicek sebelum submit.

Pertama, cek halaman program yang kamu pilih. Beberapa program kerja sama atau kemitraan dapat memiliki ketentuan dokumen khusus. Misalnya, halaman Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology Beijing masih mencantumkan personal statement pada daftar persyaratan program tersebut.

Contoh lain, Beasiswa LPDP–Queen’s University Belfast Program Doktor Tahun 2026 juga mencantumkan personal statement dalam dokumen yang harus diisi pada formulir pendaftaran online.

Karena itu, jawaban apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 perlu dipahami dengan konteks: kebijakan umum Tahap 2 menyebut personal statement dihapus, tetapi pendaftar tetap wajib mengikuti ketentuan spesifik program yang dipilih. Jika program khusus masih mencantumkan personal statement, ikuti persyaratan pada laman program tersebut atau cek kembali panduan resmi terbaru sebelum submit.

Kedua, pastikan kamu benar-benar menekan tombol submit. LPDP menegaskan bahwa pendaftar harus mendaftar online, melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan, serta melakukan submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi atau pendaftaran.

Ketiga, jangan mengirim dokumen di menit terakhir. LPDP mengimbau pendaftar memanfaatkan masa pendaftaran dengan maksimal dan menghindari pengiriman dokumen di jam terakhir untuk mencegah kendala sistem.

Baca juga: Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Ini Ketentuan Minimal 2026 dan Tips Menyiapkannya

apakah personal statement dihapus di lpdp tahap 2
Sumber gambar: finansialku.com

Tips Mengisi Profil Diri agar Tetap Kuat

Pertama, tulis dengan jujur. Profil diri bukan tempat untuk membuat cerita yang terlihat sempurna. Justru jawaban yang kuat biasanya menunjukkan kesadaran diri, bukti pengalaman, dan proses belajar.

Kedua, gunakan pola “poin, bukti, pelajaran”. Misalnya, jika menulis kekuatan dalam kepemimpinan, sertakan pengalaman memimpin apa, tantangan yang dihadapi, hasilnya, dan pelajaran yang kamu ambil.

Ketiga, hindari kalimat terlalu umum. Jawaban seperti “saya pekerja keras dan bertanggung jawab” belum cukup kuat jika tidak disertai contoh. Lebih baik tulis pengalaman spesifik yang menunjukkan kualitas tersebut.

Keempat, hubungkan dengan studi dan kontribusi. Jika kamu memilih bidang pendidikan, profil diri sebaiknya mencerminkan pengalaman, kepedulian, atau rencana yang relevan dengan pendidikan. Jika memilih STEM Industri Strategis, profil diri sebaiknya mendukung kesiapanmu berkontribusi pada bidang strategis yang dipilih.

Kelima, baca ulang sebelum submit. Pastikan tidak ada typo, jawaban tidak saling bertentangan, dan semua dokumen sudah sesuai ketentuan program.

Memahami apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2 dapat membantu kamu menyiapkan dokumen dengan lebih tepat. Namun, penghapusan personal statement bukan berarti persiapan menjadi jauh lebih ringan. Kamu tetap perlu menyusun profil diri, rencana kontribusi, dokumen akademik, dan strategi menghadapi seleksi substansi.

Agar persiapan lebih terarah, kamu bisa belajar bersama jadibeasiswa.id sebagai teman persiapan beasiswa. Dengan panduan yang rapi, kamu dapat memahami syarat LPDP, menyusun narasi diri, dan mempersiapkan seleksi dengan lebih percaya diri.

Kesimpulan

Jadi, apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2? Berdasarkan pengumuman resmi LPDP Tahap 2 Tahun 2026, kewajiban menulis esai personal statement memang dihapus. Pengenalan kepribadian kini dialihkan ke format “Profil Diri” yang lebih ringkas dan terstruktur.

Namun, pendaftar tetap harus menyiapkan dokumen lain seperti komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, rencana kontribusi, dan proposal penelitian untuk pendaftar doktor jika dipersyaratkan. Selain itu, pendaftar program kerja sama atau program khusus wajib mengecek laman program masing-masing karena beberapa skema dapat memiliki dokumen tambahan yang berbeda. Kunci utamanya adalah selalu mengikuti sumber resmi LPDP sebelum submit pendaftaran.

FAQ

Apakah personal statement dihapus di LPDP Tahap 2?

Ya, pada pengumuman resmi LPDP Tahap 2 Tahun 2026 disebutkan bahwa kewajiban menulis esai personal statement dihapus dan diganti dengan format Profil Diri.

Apa pengganti personal statement di LPDP Tahap 2?

Penggantinya adalah Profil Diri pada formulir pendaftaran online. Isinya dapat mencakup kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, dan pengalaman kurang membanggakan.

Apakah esai kontribusi LPDP juga dihapus?

Tidak. Esai komitmen pengabdian atau kontribusi tetap dipertahankan. Pendaftar tetap perlu menyiapkan rencana kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan kontribusi.

Apakah semua program LPDP tidak lagi meminta personal statement?

Secara umum LPDP Tahap 2 2026 mengumumkan penghapusan personal statement. Namun, beberapa program kerja sama atau khusus dapat mencantumkan dokumen berbeda, sehingga pendaftar wajib mengecek laman program masing-masing.

Apa yang harus ditulis di Profil Diri LPDP?

Tuliskan kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, serta pembelajaran yang menunjukkan kesiapan studi dan kontribusi.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Ada Kelonggaran Syarat Bahasa, Penghapusan Personal Statement, hingga Penambahan Universitas Unggulan di Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
  2. LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Beasiswa LPDP 2026.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Penjadwalan Beasiswa LPDP 2026.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahun 2026.
  5. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026.
  6. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology Beijing.
  7. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa LPDP–Queen’s University Belfast Program Doktor 2026.