Apakah Bisa Daftar LPDP Batch 2 Tanpa LoA? Cek Aturan dan Tahapan Seleksinya
apakah bisa daftar lpdp batch 2 tanpa loa

Letter of Acceptance atau LoA sering dianggap sebagai salah satu dokumen utama untuk mendaftar beasiswa LPDP. Anggapan tersebut membuat sebagian calon peserta menunda pendaftaran karena belum memperoleh surat penerimaan dari perguruan tinggi.

Lantas, apakah bisa daftar LPDP Batch 2 tanpa LoA? Jawabannya adalah bisa, terutama untuk dua program utama LPDP Tahap 2 Tahun 2026, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Pendaftar yang belum mempunyai LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan sesuai bidang beasiswa yang didaftarkan.

Namun, peserta tanpa LoA akan mengikuti tahapan yang berbeda dari pemilik LoA Unconditional. Peserta umumnya harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik sebelum melanjutkan ke Seleksi Substansi. Persyaratan bahasa, pilihan kampus, dan ketentuan memperoleh LoA setelah dinyatakan lulus juga perlu dipersiapkan sejak awal.

Daftar Isi

Apakah Bisa Daftar LPDP Batch 2 Tanpa LoA?

Ya. Pendaftar tidak wajib sudah diterima oleh perguruan tinggi untuk mengikuti seleksi Beasiswa STEM Industri Strategis atau Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026.

Pada kedua program tersebut, LPDP secara resmi membedakan mekanisme pendaftaran menjadi:

  1. pendaftar yang belum memiliki LoA; dan
  2. pendaftar yang sudah memiliki LoA Unconditional.

Pendaftar tanpa LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan. Sementara itu, peserta yang sudah memiliki LoA hanya dapat memilih satu program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan dokumen penerimaannya.

Dengan demikian, pertanyaan apakah bisa daftar LPDP Batch 2 tanpa LoA tidak perlu lagi menjadi alasan untuk menunda pendaftaran. Hal yang lebih penting adalah memastikan pilihan studi, sertifikat bahasa, dokumen akademik, dan persyaratan kategori pendaftar telah sesuai.

Program LPDP yang Bisa Didaftar Tanpa LoA

LPDP Tahap 2 Tahun 2026 membuka dua kelompok beasiswa utama, yaitu:

  • Beasiswa STEM Industri Strategis; dan
  • Beasiswa SHARE.

Beasiswa STEM Industri Strategis mencakup bidang seperti pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk AI dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur, material maju, kewirausahaan, dan industri kreatif. Bidang pendukung seperti hukum, kebijakan publik, bisnis, dan ekonomi juga dapat masuk ke kelompok STEM-related apabila mendukung industri strategis.

Sementara itu, SHARE mencakup bidang sosial, humaniora, seni, keagamaan, pendidikan, ekonomi, dan berbagai bidang yang mendukung pembangunan manusia.

Kedua program utama tersebut menerima pendaftar tanpa LoA. Akan tetapi, program lain yang dibuka pada Tahap 2 dapat mempunyai ketentuan berbeda.

Sebagai contoh, pada Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, pendaftar jenjang magister wajib melampirkan LoA. Pendaftar jenjang doktor dapat mendaftar tanpa LoA, tetapi harus menyampaikannya kepada LPDP pada 16–18 November 2026.

Oleh sebab itu, jangan menyamakan ketentuan STEM dan SHARE dengan program kemitraan, Akselerasi Universitas Unggulan, double degree, joint degree, dokter spesialis, atau program kerja sama khusus lainnya.

Baca juga: Skor Minimal Duolingo untuk LPDP 2026: Cek Syarat S2 dan S3

apakah bisa daftar lpdp batch 2 tanpa loa
Sumber gambar: ciputra.ac.id

Berapa Pilihan Kampus bagi Pendaftar Tanpa LoA?

Pendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE yang belum mempunyai LoA dapat memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan.

Pilihan tersebut harus sesuai dengan bidang beasiswa yang didaftarkan. Artinya, peserta tidak sebaiknya memilih tiga program yang tidak saling berkaitan hanya untuk memperbesar peluang.

Sebagai contoh, seorang pendaftar bidang kebijakan energi dapat memilih:

  1. Magister Kebijakan Energi di perguruan tinggi A;
  2. Magister Kebijakan Publik dengan konsentrasi energi di perguruan tinggi B; dan
  3. Magister Ekonomi Energi di perguruan tinggi C.

Ketiga pilihan tersebut masih mempunyai keterkaitan dengan rencana kontribusi yang dibawa oleh pendaftar.

Sebaliknya, pemilik LoA Unconditional hanya memilih satu perguruan tinggi dan program studi yang sama dengan informasi pada LoA. Nama kampus, jenjang, program studi, dan waktu mulai studi harus sesuai dengan aplikasi pendaftaran.

Perbedaan Pendaftar dengan dan Tanpa LoA

Berikut perbedaan umum pada Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE:

AspekTanpa LoADengan LoA Unconditional
Pilihan studiMaksimal tiga program studi dan perguruan tinggiSatu program studi dan perguruan tinggi sesuai LoA
Seleksi Bakat SkolastikUmumnya wajibDapat langsung ke Seleksi Substansi setelah lulus administrasi
Sertifikat bahasaMengikuti syarat program dan kategori pendaftarTidak wajib jika LoA sesuai ketentuan LPDP
Status diterima kampusBelum diterimaSudah diterima tanpa persyaratan yang mengubah status penerimaan
Persiapan admisi kampusDilakukan selama atau setelah proses beasiswaSebagian besar sudah diselesaikan sebelum mendaftar

Memiliki LoA memberikan keuntungan berupa jalur seleksi yang lebih singkat. Namun, LoA bukan jaminan peserta akan lolos beasiswa. Peserta tetap harus memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti Seleksi Substansi.

Apakah Pendaftar Tanpa LoA Harus Mengikuti Seleksi Bakat Skolastik?

Pada Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE, tahapan seleksi terdiri atas:

  1. Seleksi Administrasi;
  2. Seleksi Bakat Skolastik; dan
  3. Seleksi Substansi.

Pendaftar yang belum memiliki LoA harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik setelah dinyatakan lulus administrasi. Peserta yang lolos tahap tersebut kemudian melanjutkan ke Seleksi Substansi.

Pengecualian diberikan kepada:

  • pendaftar yang mempunyai LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP; dan
  • pendaftar dengan kriteria Afirmasi Penyandang Disabilitas.

Kedua kelompok tersebut dapat langsung mengikuti Seleksi Substansi setelah lulus administrasi tanpa menjalani Seleksi Bakat Skolastik.

Karena itu, calon peserta tanpa LoA perlu menyediakan waktu khusus untuk mempersiapkan penalaran verbal, kuantitatif, dan pemecahan masalah yang diuji dalam seleksi skolastik.

Apakah Tetap Harus Memiliki Sertifikat Bahasa Inggris?

Pendaftar tanpa LoA perlu memenuhi ketentuan kemampuan Bahasa Inggris berdasarkan program, jenjang, lokasi studi, dan kategori pendaftar.

Pada Beasiswa SHARE untuk kategori umum, skor yang ditetapkan antara lain:

  • Magister Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo 105, atau tes lain yang diakui;
  • Magister Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5, atau Duolingo 120;
  • Doktor Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo 110, atau tes lain yang diakui;
  • Doktor Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, IELTS 7,0, atau Duolingo 130.

Sertifikat harus masih berlaku dalam dua tahun terakhir, dihitung sampai tanggal pengumuman hasil sanggah pada 22 September 2026.

Namun, ketentuan bahasa dapat berbeda untuk kategori afirmasi, CPNS, PNS, TNI, Polri, dan program khusus. Beberapa pendaftar dalam negeri pada kategori tertentu tidak diwajibkan memiliki sertifikat bahasa.

Jika sudah memiliki LoA Unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP, pendaftar dalam negeri maupun luar negeri tidak wajib mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris. Kebijakan ini menjadi salah satu kelonggaran penting pada LPDP Tahap 2 Tahun 2026.

Apakah LoA Conditional Dapat Digunakan?

LPDP pada dasarnya meminta LoA Unconditional, yaitu surat penerimaan tanpa persyaratan yang berisiko mengubah status seseorang sebagai mahasiswa.

LoA yang masih mensyaratkan kelulusan tes bahasa, penyelesaian program persiapan, pencapaian nilai akademik tertentu, atau seleksi tambahan belum tentu dapat diperlakukan sebagai LoA Unconditional.

Namun, LPDP masih menerima beberapa persyaratan administratif pada LoA, seperti:

  • persyaratan sponsor pendanaan;
  • penyerahan dokumen fisik ijazah;
  • penyerahan dokumen fisik transkrip;
  • pembayaran deposit yang jatuh tempo setelah pengumuman akhir beasiswa; atau
  • persyaratan lain yang tidak berisiko membatalkan status penerimaan mahasiswa.

Apabila dokumen penerimaan masih memiliki syarat akademik atau bahasa yang menentukan status diterima, peserta lebih aman mendaftar melalui mekanisme tanpa LoA selama program yang dipilih memperbolehkannya.

Ketentuan LoA Unconditional yang Diakui LPDP

LoA yang digunakan untuk pendaftaran sekurang-kurangnya harus mencantumkan:

  1. nama lengkap pendaftar;
  2. jenjang pendidikan;
  3. program studi;
  4. perguruan tinggi; dan
  5. informasi waktu mulai studi.

Perguruan tinggi dan program studi pada LoA harus sama dengan pilihan yang dimasukkan ke aplikasi LPDP.

Jika waktu mulai studi pada LoA tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, pendaftar wajib mengunggah surat penundaan perkuliahan dari perguruan tinggi bersama LoA tersebut. Mengunggah LoA yang tidak sesuai dapat membuat peserta dinilai tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

Untuk Tahap 2 Tahun 2026, periode perkuliahan pada program STEM Industri Strategis dan SHARE dimulai paling cepat Januari 2027.

Jadwal LPDP Batch 2 Tahun 2026

Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2026 sedang dibuka pada 30 Juni–31 Juli 2026.

Berikut jadwal program utama STEM Industri Strategis dan SHARE:

TahapanJadwal
Pendaftaran30 Juni–31 Juli 2026
Seleksi Administrasi3–27 Agustus 2026
Pengumuman Administrasi28 Agustus 2026
Masa Sanggah29 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Hasil Sanggah22 September 2026
Simulasi Seleksi Bakat Skolastik27–28 September 2026
Seleksi Bakat Skolastik29 September–4 Oktober 2026
Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik9 Oktober 2026
Seleksi Substansi14 Oktober–20 November 2026
Pengumuman Akhir30 November 2026
Perkuliahan Paling CepatJanuari 2027

Jadwal tersebut berlaku untuk program utama. Program kerja sama dan program khusus dapat mempunyai jadwal berbeda.

Kapan Pendaftar Tanpa LoA Harus Mendapatkan LoA?

Mendaftar tanpa LoA bukan berarti penerima beasiswa dapat memulai kuliah tanpa diterima oleh perguruan tinggi.

Setelah dinyatakan lulus seleksi LPDP, calon penerima tetap harus menjalani proses admisi dan memperoleh LoA Unconditional dari salah satu perguruan tinggi tujuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Batas penyampaian LoA dapat berbeda menurut program dan status calon penerima. Karena itu, peserta harus membaca buku panduan, ketentuan persiapan studi, dan Letter of Guarantee setelah dinyatakan lulus.

Untuk program yang secara khusus menetapkan tenggat LoA, dokumen harus disampaikan sesuai jadwal. Contohnya, pendaftar doktor pada Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan yang mendaftar tanpa LoA harus menyampaikan LoA kepada LPDP pada 16–18 November 2026.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Walaupun mendaftar tanpa LoA, peserta tetap harus melengkapi dokumen sesuai program dan kategori pendaftaran.

Dokumen yang umumnya perlu disiapkan meliputi:

  • KTP;
  • ijazah atau surat keterangan lulus;
  • transkrip nilai;
  • sertifikat kemampuan Bahasa Inggris jika dipersyaratkan;
  • surat rekomendasi;
  • profil diri;
  • komitmen kembali ke Indonesia;
  • rencana pascastudi;
  • rencana kontribusi;
  • proposal penelitian untuk pendaftar doktor;
  • surat usulan bagi CPNS, PNS, TNI, atau Polri; dan
  • dokumen khusus untuk kategori afirmasi.

Pendaftar wajib menyelesaikan aplikasi dan menekan tombol submit agar memperoleh kode registrasi. Menyimpan data sebagai draf belum dianggap sebagai pendaftaran resmi.

Baca juga: Apakah LPDP S2 Bisa Membawa Keluarga? Cek Aturan Pendanaan dan Persiapannya

apakah bisa daftar lpdp batch 2 tanpa loa
Sumber gambar: kompas.com

Tips Memilih Kampus Tanpa LoA

Pertama, pastikan ketiga pilihan program benar-benar sesuai dengan latar belakang, rencana studi, dan kontribusi yang ingin dilakukan.

Kedua, periksa apakah kampus dan program studi berada dalam daftar tujuan LPDP. Jangan hanya memilih berdasarkan peringkat universitas.

Ketiga, pelajari persyaratan admisi setiap kampus, seperti IPK, skor bahasa, pengalaman kerja, proposal penelitian, GRE, GMAT, wawancara, atau portofolio.

Keempat, perhatikan jadwal penerimaan kampus. Pastikan masih ada periode admisi yang memungkinkan peserta memperoleh LoA untuk tahun mulai studi yang disetujui LPDP.

Kelima, mulai mendaftar ke perguruan tinggi tanpa menunggu pengumuman akhir LPDP. Proses penerimaan kampus luar negeri dapat berlangsung beberapa bulan.

Keenam, siapkan pilihan yang realistis. Ketiga universitas boleh mempunyai tingkat persaingan berbeda, tetapi program studinya tetap harus mendukung tujuan studi dan rencana kontribusi yang sama.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan pertama adalah menganggap LoA tidak dibutuhkan sama sekali. LoA memang tidak selalu wajib pada saat pendaftaran beasiswa, tetapi tetap dibutuhkan sebelum studi dapat dimulai.

Kesalahan kedua adalah memilih tiga program studi yang tidak saling berkaitan. Ketidakkonsistenan dapat menyulitkan peserta menjelaskan rencana studi saat Seleksi Substansi.

Kesalahan ketiga adalah tidak mempersiapkan sertifikat Bahasa Inggris. Tanpa LoA, persyaratan bahasa tetap berlaku bagi banyak kategori pendaftar.

Kesalahan keempat adalah mengunggah LoA Conditional seolah-olah sudah Unconditional. Dokumen yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP dapat menyebabkan peserta tidak memenuhi kriteria administrasi.

Kesalahan kelima adalah hanya berfokus pada LPDP dan mengabaikan admisi kampus. Seleksi beasiswa dan seleksi perguruan tinggi merupakan dua proses yang berbeda.

Persiapkan Seleksi melalui jadibeasiswa.id

Memahami apakah bisa daftar LPDP Batch 2 tanpa LoA membantu calon peserta mengambil keputusan tanpa harus menunggu surat penerimaan kampus. Masa pendaftaran dapat digunakan bersamaan untuk melengkapi aplikasi LPDP, mempersiapkan Seleksi Bakat Skolastik, dan memulai proses admisi universitas.

Materi di jadibeasiswa.id dapat digunakan sebagai pendamping untuk menyusun persiapan LPDP secara lebih terarah. Tetap jadikan situs, portal pendaftaran, serta buku panduan resmi LPDP sebagai acuan utama mengenai dokumen dan tahapan seleksi.

Kesimpulan

Jadi, apakah bisa daftar LPDP Batch 2 tanpa LoA? Bisa. Pendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE Tahap 2 Tahun 2026 yang belum memiliki LoA dapat memilih maksimal tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan.

Pendaftar tanpa LoA umumnya harus mengikuti Seleksi Administrasi, Seleksi Bakat Skolastik, dan Seleksi Substansi. Sementara itu, pemilik LoA Unconditional yang sesuai ketentuan dapat langsung menuju Seleksi Substansi setelah lulus administrasi.

Tanpa LoA, peserta juga perlu memenuhi ketentuan kemampuan Bahasa Inggris berdasarkan program, jenjang, lokasi studi, dan kategori pendaftar. Sertifikat bahasa tidak diwajibkan bagi peserta yang sudah memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP.

Ketentuan dapat berbeda pada program Akselerasi Universitas Unggulan, kemitraan, double degree, joint degree, dan kerja sama khusus. Karena itu, baca panduan program yang dipilih sebelum mengirimkan aplikasi.

Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2026 berlangsung sampai 31 Juli 2026. Pastikan seluruh dokumen sudah lengkap dan aplikasi telah di-submit, bukan hanya tersimpan sebagai draf.

FAQ

Apakah bisa daftar LPDP Batch 2 tanpa LoA?

Bisa. Pendaftar program utama STEM Industri Strategis dan SHARE dapat mendaftar tanpa LoA serta memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan.

Apakah pendaftar tanpa LoA harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik?

Ya, pada umumnya pendaftar tanpa LoA harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik setelah lulus administrasi.

Apakah daftar LPDP tanpa LoA tetap membutuhkan IELTS atau TOEFL?

Bergantung pada program, jenjang, tujuan studi, dan kategori pendaftar. Banyak pendaftar tanpa LoA tetap harus mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.

Apakah LoA Conditional dapat digunakan untuk melewati Seleksi Bakat Skolastik?

Tidak otomatis. LPDP meminta LoA Unconditional yang sesuai ketentuan. Persyaratan pada LoA tidak boleh berisiko mengubah status penerimaan peserta sebagai mahasiswa.

Berapa pilihan kampus jika belum memiliki LoA?

Pendaftar STEM Industri Strategis dan SHARE yang belum mempunyai LoA dapat memilih maksimal tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Jadwal Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
  2. LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Umum Beasiswa LPDP Tahun 2026.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahap 2 Tahun 2026.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026.
  5. LPDP Kementerian Keuangan — Pembukaan Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.
  6. LPDP Kementerian Keuangan — Kelonggaran Syarat Bahasa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
  7. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan Tahun 2026.
  8. LPDP Kementerian Keuangan — Portal Pendaftaran Beasiswa LPDP Terintegrasi.