Lolos Seleksi Administrasi LPDP merupakan pencapaian penting, tetapi proses seleksi belum selesai. Peserta masih harus melalui tahap berikutnya sesuai program, kepemilikan LoA Unconditional, dan kategori pendaftaran yang dipilih.
Secara umum, alur seleksi LPDP setelah lolos administrasi terbagi menjadi dua. Peserta tanpa LoA Unconditional harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik terlebih dahulu. Sementara itu, pemilik LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan LPDP dapat langsung menuju Seleksi Substansi.
Untuk LPDP Tahap 2 Tahun 2026, hasil Seleksi Administrasi dijadwalkan diumumkan pada 28 Agustus 2026. Seleksi Bakat Skolastik berlangsung pada 29 September–4 Oktober 2026, sedangkan Seleksi Substansi dijadwalkan pada 14 Oktober–20 November 2026.
Daftar Isi
- 1. Ringkasan Alur Seleksi LPDP Setelah Administrasi
- 2. Memeriksa Hasil Seleksi Administrasi
- 3. Menentukan Jalur Berdasarkan Kepemilikan LoA
- 4. Mengikuti Simulasi Seleksi Bakat Skolastik
- 5. Mengikuti Seleksi Bakat Skolastik
- 6. Menunggu Pengumuman Hasil SBS
- 7. Mengikuti Seleksi Substansi
- 8. Menunggu Pengumuman Hasil Akhir
- 9. Langkah Setelah Dinyatakan Lulus
- 10. Perbedaan Alur Pendaftar dengan dan tanpa LoA
- 11. Apakah Peserta yang Lolos Administrasi Bisa Gugur?
- 12. Tips Mempersiapkan Tahapan Berikutnya
- 13. Kesalahan yang Perlu Dihindari
- 14. Kesimpulan
- 15. FAQ
- 16. Referensi
Ringkasan Alur Seleksi LPDP Setelah Administrasi
Berikut gambaran alur seleksi LPDP setelah lolos administrasi untuk program utama Tahap 2 Tahun 2026:
| Status peserta | Tahapan berikutnya |
|---|---|
| Belum memiliki LoA Unconditional | Simulasi SBS → Seleksi Bakat Skolastik → Seleksi Substansi |
| Memiliki LoA Unconditional yang sesuai | Langsung mengikuti Seleksi Substansi |
| Pendaftar Afirmasi Penyandang Disabilitas | Langsung mengikuti Seleksi Substansi |
| Lulus Seleksi Substansi | Ditetapkan sebagai Calon Penerima Beasiswa dan mengikuti proses lanjutan |
Alur tersebut berlaku pada Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE Tahun 2026. Program kemitraan, kerja sama khusus, atau program non-degree dapat mempunyai tahapan dan jadwal berbeda.
Memeriksa Hasil Seleksi Administrasi
Langkah pertama adalah memeriksa status kelulusan melalui akun pada portal Beasiswa LPDP Terintegrasi. Peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari grup percakapan atau unggahan media sosial.
Setelah masuk ke akun, periksa:
- status Seleksi Administrasi;
- pemberitahuan resmi;
- jadwal tahapan berikutnya;
- informasi lokasi atau metode tes;
- ketentuan perangkat;
- kartu peserta jika tersedia; dan
- pesan tambahan dari panitia.
Untuk Tahap 2 Tahun 2026, pengumuman hasil Seleksi Administrasi dijadwalkan pada 28 Agustus 2026. Peserta yang tidak lulus dapat menggunakan masa sanggah pada 29 Agustus–1 September 2026. Hasil sanggah diumumkan pada 22 September 2026.
Peserta yang sudah dinyatakan lulus administrasi tidak perlu mengajukan sanggah. Sanggah merupakan kesempatan klarifikasi atas hasil administrasi dan tidak dapat digunakan untuk mengganti atau mengubah dokumen yang telah disampaikan ketika mendaftar.
Baca juga: Apakah Bisa Daftar LPDP Batch 2 Tanpa LoA? Cek Aturan dan Tahapan Seleksinya

Menentukan Jalur Berdasarkan Kepemilikan LoA
Setelah lolos administrasi, peserta perlu memastikan apakah dirinya wajib mengikuti Seleksi Bakat Skolastik atau dapat langsung menuju Seleksi Substansi.
Peserta Tanpa LoA Unconditional
Peserta yang belum mempunyai LoA Unconditional harus mengikuti:
- simulasi Seleksi Bakat Skolastik;
- Seleksi Bakat Skolastik;
- pengumuman hasil SBS;
- Seleksi Substansi; dan
- pengumuman hasil akhir.
Peserta hanya dapat mengikuti Seleksi Substansi apabila dinyatakan lulus Seleksi Bakat Skolastik.
Peserta dengan LoA Unconditional
Peserta yang memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP dapat langsung mengikuti Seleksi Substansi tanpa menjalani Seleksi Bakat Skolastik.
LoA yang diterima LPDP sekurang-kurangnya harus mencantumkan:
- nama lengkap;
- jenjang studi;
- program studi;
- perguruan tinggi; dan
- waktu mulai studi.
Perguruan tinggi dan program studi pada LoA juga harus sesuai dengan pilihan di aplikasi. Jika waktu mulai studi tidak sesuai ketentuan LPDP, pendaftar harus menyertakan surat penundaan jadwal perkuliahan dari perguruan tinggi.
Pendaftar Afirmasi Penyandang Disabilitas
Pendaftar dengan kategori Afirmasi Penyandang Disabilitas juga dapat langsung menuju Seleksi Substansi setelah lolos administrasi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Ketentuan ini tercantum pada program STEM Industri Strategis dan SHARE Tahun 2026.
Mengikuti Simulasi Seleksi Bakat Skolastik
Peserta yang dijadwalkan mengikuti SBS wajib mengikuti simulasi sesuai waktu yang ditentukan LPDP.
Pada Tahap 2 Tahun 2026, simulasi SBS dijadwalkan pada 27–28 September 2026. Simulasi bukan sekadar latihan soal, tetapi kesempatan untuk memahami sistem ujian dan memastikan perangkat dapat digunakan.
Sebelum simulasi, peserta sebaiknya:
- membaca seluruh petunjuk teknis;
- memeriksa laptop atau komputer;
- memastikan kamera dan mikrofon bekerja jika dipersyaratkan;
- menggunakan koneksi internet stabil;
- menyiapkan ruangan yang tenang;
- mencatat akun dan kata sandi;
- menutup aplikasi yang tidak diperlukan; dan
- masuk ke sistem lebih awal.
Gunakan perangkat yang sama untuk simulasi dan ujian utama apabila tidak ditemukan kendala. Dengan begitu, peserta dapat mengurangi risiko masalah teknis pada hari pelaksanaan.
Mengikuti Seleksi Bakat Skolastik
Seleksi Bakat Skolastik atau SBS merupakan tahap yang harus dilalui peserta tanpa LoA Unconditional.
Pada LPDP Tahap 2 Tahun 2026, SBS dijadwalkan berlangsung pada 29 September–4 Oktober 2026. Peserta harus mengikuti jadwal masing-masing yang disampaikan melalui akun atau kanal resmi LPDP.
Dalam mempersiapkan SBS, peserta dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Melakukan simulasi dengan batas waktu.
- Mencatat jenis kesalahan yang sering dilakukan.
- Melatih ketelitian membaca instruksi.
- Membiasakan diri melewati soal yang terlalu menyita waktu.
- Menjaga kondisi fisik dan waktu istirahat.
- Memastikan perangkat sudah siap sebelum ujian.
Jangan hanya mengejar jumlah soal latihan. Evaluasi alasan jawaban salah, apakah karena tidak memahami konsep, kurang teliti, atau kehabisan waktu.
Menunggu Pengumuman Hasil SBS
Hasil Seleksi Bakat Skolastik Tahap 2 Tahun 2026 dijadwalkan diumumkan pada 9 Oktober 2026. Peserta yang dinyatakan lulus dapat melanjutkan ke Seleksi Substansi.
Rentang waktu antara pengumuman SBS dan awal Seleksi Substansi cukup singkat. Oleh karena itu, persiapan wawancara sebaiknya tidak baru dimulai setelah hasil SBS diumumkan.
Sambil menunggu hasil, pelajari kembali:
- profil diri;
- riwayat pendidikan;
- pengalaman organisasi;
- pengalaman profesional;
- alasan memilih program;
- alasan memilih kampus;
- rencana pascastudi;
- rencana kontribusi; dan
- proposal penelitian bagi pendaftar doktor.
Mengikuti Seleksi Substansi
Seleksi Substansi merupakan tahapan terakhir dalam seleksi program utama LPDP. Tahap ini sering dikaitkan dengan wawancara, tetapi peserta tetap harus membaca undangan karena mekanisme seleksi dapat disesuaikan dengan program.
Untuk LPDP Tahap 2 Tahun 2026, Seleksi Substansi berlangsung pada 14 Oktober–20 November 2026.
Dalam panduan resminya, LPDP menyarankan peserta mampu:
- menjelaskan ide secara terstruktur;
- menunjukkan kualitas kepemimpinan;
- memberikan contoh pengalaman yang konkret;
- berbicara secara profesional;
- menjelaskan rencana masa depan secara terukur;
- memberi jawaban autentik; dan
- menghubungkan pengalaman dengan tujuan akademik serta kontribusi.
Jawaban harus konsisten dengan dokumen pendaftaran. Jangan melebih-lebihkan pengalaman atau membuat rencana kontribusi yang tidak mempunyai tahapan jelas.
Hal yang Perlu Dikuasai
Peserta setidaknya harus mampu menjelaskan:
- alasan melanjutkan studi;
- kesenjangan kompetensi yang ingin diatasi;
- alasan memilih kampus dan program studi;
- hubungan studi dengan kebutuhan Indonesia;
- pengalaman kepemimpinan;
- kegagalan dan proses evaluasi diri;
- rencana karier;
- kontribusi jangka pendek dan panjang; serta
- proposal riset bagi peserta doktor.
Pendaftar program STEM Industri Strategis perlu memahami hubungan bidang studinya dengan sektor prioritas yang dipilih. Sementara itu, pendaftar SHARE perlu menunjukkan kontribusi bidang sosial, humaniora, seni, pendidikan, keagamaan, atau ekonomi terhadap masyarakat.
Menunggu Pengumuman Hasil Akhir
Pengumuman hasil Seleksi Substansi LPDP Tahap 2 Tahun 2026 dijadwalkan pada 30 November 2026. Perkuliahan untuk program utama dapat dimulai paling cepat pada Januari 2027.
Hasil akhir dapat diperiksa melalui akun peserta. Pastikan email dan nomor telepon yang dicantumkan dalam pendaftaran tetap aktif karena informasi lanjutan dapat disampaikan melalui kanal tersebut.
Peserta yang dinyatakan lulus akan berstatus sebagai Calon Penerima Beasiswa. Status tersebut belum berarti seluruh proses administrasi pendanaan telah selesai.
Baca juga: Jadwal Pengumuman Akhir LPDP Batch 2 2026: Cek Tanggal dan Tahapan Lengkap
Langkah Setelah Dinyatakan Lulus
Setelah dinyatakan lulus Seleksi Substansi, peserta perlu mengikuti arahan LPDP untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa.
Secara umum, proses lanjutannya meliputi:
- mengikuti program persiapan studi yang ditentukan;
- memperoleh atau menyampaikan LoA Unconditional;
- melengkapi kalender akademik dan kurikulum;
- menandatangani Surat Pernyataan Penerima Beasiswa;
- menyelesaikan penetapan sebagai Penerima Beasiswa; dan
- memperoleh Letter of Guarantee sebagai dokumen jaminan pendanaan.
Pedoman LPDP menyebut Calon Penerima Beasiswa wajib menyampaikan LoA Unconditional dan menandatangani Surat Pernyataan sebelum memulai studi. Letter of Guarantee diterbitkan setelah Surat Pernyataan selesai dan peserta telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa.
Peserta tanpa LoA dapat menggunakan Letter of Sponsorship sesuai ketentuan untuk mendukung proses pendaftaran ke perguruan tinggi. Namun, ketentuan dan jangka waktu pencarian LoA perlu diperiksa pada pedoman Calon Penerima Beasiswa yang berlaku saat kelulusan.
Perbedaan Alur Pendaftar dengan dan tanpa LoA
| Tahapan | Tanpa LoA Unconditional | Dengan LoA Unconditional |
|---|---|---|
| Seleksi Administrasi | Wajib | Wajib |
| Simulasi SBS | Wajib jika dijadwalkan | Tidak mengikuti |
| Seleksi Bakat Skolastik | Wajib | Tidak mengikuti |
| Seleksi Substansi | Wajib setelah lulus SBS | Langsung setelah lulus administrasi |
| Pengumuman akhir | Wajib menunggu | Wajib menunggu |
| Pencarian LoA setelah lulus | Masih diperlukan | Umumnya sudah tersedia |
Melewati SBS bukan berarti pemilik LoA otomatis lulus LPDP. Peserta tetap harus mengikuti dan lulus Seleksi Substansi. LPDP juga menyatakan bahwa mendaftar dengan atau tanpa LoA tidak membedakan prioritas kelulusan beasiswa secara otomatis.

Apakah Peserta yang Lolos Administrasi Bisa Gugur?
Bisa. Lolos administrasi hanya menunjukkan bahwa peserta memenuhi pemeriksaan dokumen pada tahap awal.
Peserta masih dapat gugur apabila:
- tidak mengikuti simulasi wajib;
- tidak hadir pada jadwal seleksi;
- tidak lulus SBS;
- tidak lulus Seleksi Substansi;
- memberikan informasi yang tidak benar;
- melakukan kecurangan;
- melanggar tata tertib; atau
- tidak memenuhi ketentuan program setelah diperiksa lebih lanjut.
LPDP menetapkan bahwa pelanggaran selama pendaftaran atau seleksi dapat menyebabkan peserta digugurkan dan tidak dapat mengikuti tahapan berikutnya. Dokumen palsu juga dapat menimbulkan sanksi administratif berat.
Tips Mempersiapkan Tahapan Berikutnya
Pertama, baca ulang seluruh aplikasi. Pewawancara dapat menggali informasi dari profil diri, pengalaman, rencana studi, dan kontribusi yang sudah ditulis.
Kedua, mulai latihan SBS dan wawancara secara bersamaan. Jarak antara pengumuman hasil SBS dan Seleksi Substansi cukup pendek.
Ketiga, buat jawaban dengan struktur sederhana. Sampaikan inti jawaban, contoh pengalaman, hasil, dan kaitannya dengan rencana masa depan.
Keempat, pelajari kampus dan kurikulum. Peserta perlu memahami mata kuliah, fasilitas, pusat riset, atau keunggulan program yang mendukung tujuan studi.
Kelima, gunakan data resmi untuk menjelaskan masalah yang ingin diselesaikan. Namun, jangan sekadar menghafal angka tanpa memahami maknanya.
Keenam, pantau akun LPDP secara rutin. Jadwal pribadi, ketentuan teknis, atau dokumen yang diperlukan dapat disampaikan melalui portal peserta.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Kesalahan pertama adalah menganggap lolos administrasi berarti peluang kelulusan sudah aman. SBS dan Seleksi Substansi tetap menggunakan proses penyaringan.
Kesalahan kedua adalah menunda latihan wawancara sampai pengumuman SBS. Waktu persiapannya dapat menjadi terlalu pendek.
Kesalahan ketiga adalah menghafal jawaban. Pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan berdasarkan respons peserta sehingga jawaban yang terlalu kaku mudah terlihat.
Kesalahan keempat adalah mengabaikan simulasi SBS. Pada program utama 2026, peserta SBS diwajibkan mengikuti simulasi sesuai jadwal LPDP.
Kesalahan terakhir adalah menggunakan jadwal program lain. Program kemitraan dan kerja sama khusus dapat mempunyai tahapan berbeda dari jadwal umum STEM Industri Strategis dan SHARE.
Persiapkan Seleksi melalui jadibeasiswa.id
Memahami alur seleksi LPDP setelah lolos administrasi membantu peserta mengatur waktu belajar antara persiapan SBS, wawancara, proses admisi kampus, dan kelengkapan dokumen.
Materi di jadibeasiswa.id dapat digunakan sebagai pendamping untuk menyusun persiapan LPDP secara lebih terarah. Tetap gunakan portal pendaftaran, halaman program, dan pengumuman resmi LPDP sebagai acuan utama mengenai jadwal serta mekanisme seleksi.
Kesimpulan
Alur seleksi LPDP setelah lolos administrasi bergantung pada kepemilikan LoA Unconditional dan kategori pendaftar.
Peserta tanpa LoA Unconditional wajib mengikuti simulasi dan Seleksi Bakat Skolastik. Jika dinyatakan lulus SBS, peserta kemudian mengikuti Seleksi Substansi.
Peserta dengan LoA Unconditional yang sesuai ketentuan LPDP dapat langsung menuju Seleksi Substansi. Pendaftar Afirmasi Penyandang Disabilitas juga memperoleh pengecualian dari SBS pada program STEM Industri Strategis dan SHARE Tahun 2026.
Untuk Tahap 2 Tahun 2026, SBS berlangsung pada 29 September–4 Oktober, Seleksi Substansi pada 14 Oktober–20 November, dan pengumuman akhirnya pada 30 November 2026.
Kelulusan administrasi sebaiknya dijadikan momentum untuk segera berlatih. Pelajari kembali dokumen pendaftaran, tingkatkan kesiapan tes, susun jawaban yang autentik, dan pantau akun resmi LPDP secara berkala.
FAQ
Setelah lolos administrasi LPDP, tahap berikutnya apa?
Peserta tanpa LoA mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Peserta dengan LoA Unconditional yang sesuai dapat langsung mengikuti Seleksi Substansi.
Apakah semua peserta harus mengikuti SBS?
Tidak. Pemilik LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan serta pendaftar Afirmasi Penyandang Disabilitas dapat langsung menuju Seleksi Substansi pada program utama 2026.
Apakah peserta yang lolos administrasi perlu mengajukan sanggah?
Tidak. Sanggah ditujukan untuk peserta yang ingin mengklarifikasi hasil Seleksi Administrasi dan tidak dapat digunakan untuk mengganti dokumen.
Kapan Seleksi Substansi LPDP Tahap 2 Tahun 2026?
Seleksi Substansi dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober–20 November 2026.
Apakah lolos administrasi menjamin mendapat beasiswa?
Tidak. Peserta masih harus lulus SBS jika diwajibkan dan mengikuti Seleksi Substansi sampai pengumuman akhir.
Referensi
- LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Penjadwalan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Umum Beasiswa LPDP Tahun 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Mendaftar Beasiswa LPDP Harus Pakai LoA atau Tidak?
- LPDP Kementerian Keuangan — Ini yang Perlu Disiapkan untuk Menghadapi Seleksi Substansi LPDP.
- Bantuan LPDP — Pengajuan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi.
- LPDP Kementerian Keuangan — Pedoman Umum Calon Penerima Beasiswa, Penerima Beasiswa, dan Alumni.
- LPDP Kementerian Keuangan — Portal Beasiswa LPDP Terintegrasi.





