Berapa Biaya Hidup dari Beasiswa LPDP? Cek Besaran Terbaru 2026
Berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP

Salah satu pertanyaan yang sering muncul sebelum mendaftar beasiswa adalah berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP. Informasi ini penting karena penerima beasiswa tetap perlu membayar tempat tinggal, makanan, transportasi lokal, komunikasi, dan kebutuhan sehari-hari selama menjalani studi.

Berdasarkan Panduan Pencairan Dana Beasiswa LPDP yang berlaku sejak 10 Januari 2026, Dana Hidup Bulanan untuk studi dalam negeri adalah Rp5.000.000 atau Rp4.500.000 per bulan, tergantung kota tujuan. Untuk studi luar negeri, besarannya berbeda berdasarkan negara dan kota, serta dibayarkan menggunakan mata uang yang ditentukan LPDP.

Dana Hidup Bulanan bukan satu-satunya komponen pendanaan. Pada skema pendanaan penuh, LPDP juga dapat menanggung uang kuliah, tunjangan buku, transportasi, asuransi, visa, dana kedatangan, dan komponen lain sesuai program serta ketentuan penerima.

Daftar Isi

Apa Itu Dana Hidup Bulanan LPDP?

Dana Hidup Bulanan atau living allowance adalah dana yang diberikan untuk membantu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari selama penerima menjalani masa studi.

Dana ini dapat digunakan untuk kebutuhan seperti:

  • tempat tinggal atau sewa kamar;
  • makanan dan minuman;
  • transportasi lokal;
  • listrik, air, dan internet;
  • komunikasi;
  • kebutuhan pribadi;
  • keperluan sehari-hari lainnya.

Dana Hidup Bulanan dibayarkan secara lumsum. Artinya, penerima memperoleh dana berdasarkan nominal standar lokasi studi tanpa perlu menyerahkan bukti pengeluaran untuk setiap kebutuhan sehari-hari.

Meskipun disebut dana bulanan, pencairannya tidak selalu ditransfer satu kali setiap bulan. LPDP menggunakan mekanisme pencairan terjadwal yang dapat mencakup dana untuk beberapa bulan sekaligus.

Baca juga: Berapa Kuota LPDP 2026? Cek Target Penerima dan Pembagian Terbarunya

Berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP
Sumber gambar: ruangmenyala.com

Berapa Biaya Hidup dari Beasiswa LPDP?

Jawaban atas pertanyaan berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP bergantung pada lokasi perguruan tinggi.

Untuk studi dalam negeri, besarannya adalah:

  • Rp5.000.000 per bulan untuk sejumlah kota dan wilayah yang ditetapkan LPDP;
  • Rp4.500.000 per bulan untuk kota lainnya.

Untuk studi luar negeri, besarannya menggunakan mata uang negara atau mata uang yang ditetapkan dalam tabel LPDP. Nominalnya dapat berbeda meskipun penerima berada di negara yang sama karena biaya hidup setiap kota tidak selalu setara.

Sebagai contoh, penerima di London memperoleh standar berbeda dari penerima di kota lain di Inggris. Begitu pula penerima di Sydney memperoleh nominal berbeda dari penerima di kota lain di Australia.

Besaran Dana Hidup LPDP Dalam Negeri

Berikut besaran Dana Hidup Bulanan dalam negeri berdasarkan panduan yang berlaku pada 2026.

Lokasi studiDana hidup per bulan
DKI JakartaRp5.000.000
Kota dan Kabupaten BogorRp5.000.000
Kota DepokRp5.000.000
Kota dan Kabupaten TangerangRp5.000.000
Kota Tangerang SelatanRp5.000.000
Kota dan Kabupaten BekasiRp5.000.000
Kota SurabayaRp5.000.000
Kota lainnyaRp4.500.000

Nominal ditentukan berdasarkan lokasi perguruan tinggi, bukan berdasarkan tempat asal penerima atau pilihan tempat tinggalnya.

Sebagai contoh, mahasiswa yang kuliah di Jakarta tetapi memilih tinggal di wilayah lain tetap mengikuti standar lokasi perguruan tinggi. Begitu pula mahasiswa di Yogyakarta, Bandung, Malang, Semarang, dan kota lain yang tidak termasuk kelompok Rp5 juta akan mengikuti standar Rp4,5 juta per bulan.

LPDP juga tidak menyesuaikan nominal hanya karena penerima melakukan penelitian sementara di kota lain. Standar biaya tetap mengikuti kota atau negara tempat perguruan tinggi berada.

Besaran Dana Hidup LPDP Luar Negeri

Dana hidup luar negeri berbeda menurut negara dan kota. Berikut beberapa contoh besaran pada panduan 2026.

Negara atau kotaDana hidup per bulan
Amerika SerikatUSD2.000–USD2.600
Sydney dan MelbourneAUD2.800
Brisbane dan CanberraAUD2.700
Kota lain di AustraliaAUD2.500
LondonGBP1.900
OxfordGBP1.800
CambridgeGBP1.700
Kota lain di InggrisGBP1.400–GBP1.500
BelandaEUR1.500
JermanEUR1.400
PrancisEUR1.500
TokyoJPY195.000
Kota lain di JepangJPY170.000
OttawaCAD2.900
Kota lain di KanadaCAD2.300
Korea SelatanKRW1.500.000
MalaysiaMYR2.700
SingapuraSGD2.300
Selandia BaruNZD2.300
SwissCHF2.400

Tabel tersebut hanya memuat beberapa contoh. Panduan resmi LPDP mencantumkan puluhan negara dan variasi kota tujuan.

Sebaiknya jangan langsung mengubah nominal ke rupiah untuk menilai besar atau kecilnya dana. Nilai tukar dapat berubah, sedangkan pengeluaran penerima dilakukan dalam mata uang dan tingkat harga di negara tujuan.

Apabila kota atau negara tujuan tidak tercantum dalam tabel, LPDP menggunakan standar negara atau kota terdekat.

Mengapa Nominal Setiap Kota Berbeda?

Besaran Dana Hidup Bulanan disesuaikan dengan tingkat biaya hidup pada lokasi studi. Harga sewa tempat tinggal, makanan, dan transportasi dapat berbeda secara signifikan antara satu kota dan kota lainnya.

Contohnya, biaya hidup di London umumnya berbeda dari kota kecil di Inggris. Karena itu, LPDP memberikan GBP1.900 untuk London, sedangkan kota lain dapat memperoleh GBP1.400.

Hal serupa berlaku di dalam negeri. Jakarta, kawasan penyangga, dan Surabaya memperoleh standar Rp5 juta, sedangkan kota lainnya memperoleh Rp4,5 juta.

Namun, nominal tersebut merupakan standar pendanaan LPDP, bukan jaminan bahwa seluruh kebutuhan penerima pasti tercukupi dalam setiap kondisi. Pilihan tempat tinggal dan gaya hidup tetap memengaruhi pengeluaran.

Kebutuhan Apa Saja yang Ditanggung Dana Hidup?

Dana Hidup Bulanan dimaksudkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dalam praktiknya, penerima perlu membagi dana untuk beberapa kebutuhan utama.

Tempat Tinggal

Biaya sewa biasanya menjadi pengeluaran terbesar. Penerima dapat memilih kamar, rumah bersama, asrama, atau akomodasi lain sesuai kemampuan.

Makanan

Biaya makanan dapat ditekan dengan memasak sendiri, memilih tempat makan yang terjangkau, dan menyusun anggaran belanja mingguan.

Transportasi Lokal

Transportasi dari tempat tinggal menuju kampus menjadi bagian dari biaya hidup. Untuk studi luar negeri, penerima dapat memanfaatkan kartu transportasi mahasiswa apabila tersedia.

Internet dan Komunikasi

Koneksi internet dibutuhkan untuk perkuliahan, riset, komunikasi dengan kampus, dan pelaporan kepada LPDP.

Kebutuhan Pribadi

Kebutuhan kebersihan, pakaian, obat ringan, dan keperluan rumah tangga juga perlu dimasukkan ke dalam anggaran.

Dana Hidup Bulanan bukan dana khusus untuk membeli barang mewah, perjalanan wisata, atau pengeluaran konsumtif. Penerima perlu menggunakannya secara bertanggung jawab agar kebutuhan utama tetap terpenuhi.

Bagaimana Mekanisme Pencairannya?

Dana Hidup Bulanan pertama perlu diajukan oleh penerima melalui aplikasi e-Beasiswa.

Untuk studi dalam negeri, dokumen awal yang diperlukan antara lain Surat Keterangan Aktif atau Kartu Rencana Studi. Untuk studi luar negeri, penerima perlu melampirkan dokumen durasi studi, bukti kedatangan, dan bukti lapor diri sesuai ketentuan.

Pencairan berikutnya dilakukan melalui mekanisme Scheduled Fund atau pencairan terjadwal apabila penerima telah melengkapi laporan perkembangan akademik.

Dana Hidup Bulanan pada kondisi normal dicairkan dalam beberapa tahap:

  • umumnya untuk periode tiga bulan sekaligus;
  • memasuki enam bulan terakhir masa studi, pencairan berubah menjadi per bulan;
  • proses pencairan biasanya dimulai setelah tanggal 25;
  • dana dapat diterima pada akhir bulan atau awal bulan berikutnya.

Jadi, meskipun nominal ditentukan per bulan, penerima dapat menerima dana untuk tiga bulan dalam satu kali transfer. Penerima tetap perlu membagi dana tersebut agar tidak habis sebelum periode berikutnya.

Berapa Lama Dana Hidup Diberikan?

Dana Hidup Bulanan diberikan berdasarkan durasi studi yang tercantum dalam dokumen resmi, seperti LoA, CoE, I-20, Surat Keputusan Rektor, atau Letter of Guarantee.

Durasi maksimal umumnya adalah:

  • magister maksimal 24 bulan;
  • doktor maksimal 48 bulan.

Dana tidak otomatis diberikan selama durasi maksimal apabila masa studi pada dokumen penerima lebih pendek. Perhitungan mengikuti periode pendanaan yang telah disetujui LPDP.

Masa matrikulasi tidak otomatis masuk dalam perhitungan Dana Hidup Bulanan. Penerima perlu memeriksa Letter of Guarantee dan panduan pencairan untuk mengetahui periode yang ditanggung.

Bagi penerima dalam negeri, dana dihentikan ketika penerima dinyatakan lulus. Untuk penerima luar negeri, dana juga dapat dihentikan apabila penerima pulang ke Indonesia sebelum lulus.

Apakah Ada Dana Kedatangan?

Selain Dana Hidup Bulanan, LPDP menyediakan Dana Kedatangan bagi penerima yang memenuhi ketentuan perpindahan domisili.

Besaran Dana Kedatangan adalah dua kali nominal Dana Hidup Bulanan di lokasi tujuan.

Contohnya:

  • penerima dalam negeri dengan standar Rp5 juta dapat memperoleh Dana Kedatangan Rp10 juta;
  • penerima di London dengan standar GBP1.900 dapat memperoleh Dana Kedatangan GBP3.800;
  • penerima di Jepang dengan standar JPY195.000 dapat memperoleh Dana Kedatangan JPY390.000.

Dana Kedatangan merupakan dana relokasi pada awal studi, bukan tambahan yang diberikan setiap bulan. Untuk studi dalam negeri, penerima perlu benar-benar pindah dari domisili asal ke kota atau kabupaten lokasi perguruan tinggi.

Apakah LPDP Memberikan Tunjangan Keluarga?

LPDP menyediakan Dana Tunjangan Keluarga, tetapi tidak diberikan kepada seluruh penerima.

Tunjangan ini hanya diberikan kepada penerima:

  • program doktor;
  • program dokter spesialis;
  • program dokter subspesialis.

Tunjangan dapat diberikan untuk maksimal dua orang anggota keluarga. Setiap anggota keluarga memperoleh 25 persen dari Dana Hidup Bulanan penerima.

Sebagai contoh, penerima doktor di Jakarta memperoleh Rp5 juta per bulan. Apabila membawa pasangan dan satu anak yang memenuhi ketentuan, tunjangan keluarga dapat dihitung:

  • pasangan: 25% × Rp5.000.000 = Rp1.250.000;
  • anak: 25% × Rp5.000.000 = Rp1.250.000.

Total tunjangan keluarga dalam contoh tersebut adalah Rp2.500.000 per bulan.

Anggota keluarga harus ikut pindah dan tinggal bersama penerima di kota atau negara tujuan. Tunjangan keluarga bukan fasilitas umum bagi penerima magister.

Perbedaan Dana Hidup dengan Komponen Lain

Saat mencari informasi berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP, pendaftar perlu membedakan Dana Hidup Bulanan dari komponen lainnya.

Pada skema pendanaan penuh, komponen yang dapat diberikan meliputi:

Dana Pendidikan

  • biaya pendaftaran;
  • SPP, tuition fee, atau UKT;
  • tunjangan buku;
  • bantuan penelitian tesis atau disertasi;
  • seminar internasional;
  • publikasi jurnal internasional.

Dana Pendukung

  • transportasi;
  • aplikasi visa atau izin tinggal;
  • asuransi kesehatan;
  • dana kedatangan;
  • Dana Hidup Bulanan;
  • lomba internasional;
  • tunjangan keluarga untuk penerima tertentu;
  • dana keadaan darurat.

Pendaftar skema parsial harus memeriksa komponen yang dipilih. Apabila Dana Pendukung menjadi tanggung jawab pribadi, penerima tidak dapat langsung menganggap biaya hidup akan dibayarkan LPDP.

Baca juga: Kapan Jadwal Tes Skolastik LPDP 2026? Simak Tanggal dan Tahapan Lengkapnya

Berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP
Sumber gambar: gadaihartadinataabadi.com

Contoh Mengatur Dana Hidup Bulanan

Berikut contoh pembagian Dana Hidup Bulanan Rp5 juta untuk mahasiswa yang kuliah di Jakarta. Angka ini hanya ilustrasi dan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

KebutuhanAnggaran
Sewa kamarRp2.000.000
MakananRp1.500.000
TransportasiRp500.000
Listrik, air, dan internetRp400.000
Kebutuhan pribadi dan akademikRp300.000
Dana daruratRp300.000
TotalRp5.000.000

Agar dana lebih terkontrol, penerima dapat:

  • membuat anggaran bulanan;
  • memisahkan uang sewa sejak awal;
  • membatasi pengeluaran tidak penting;
  • memanfaatkan fasilitas kampus;
  • menyimpan dana darurat;
  • menghindari utang konsumtif;
  • tidak menghabiskan dana tiga bulan sekaligus.

Hal yang Perlu Diperhatikan Pendaftar

Pertama, besaran dana dapat berubah apabila LPDP memperbarui panduan. Gunakan versi panduan yang berlaku untuk status penerima dan tahun pencairanmu.

Kedua, lokasi kampus menentukan standar dana. Nominal tidak berubah hanya karena penerima memilih akomodasi yang lebih mahal.

Ketiga, pencairan membutuhkan pemenuhan laporan dan dokumen. Keterlambatan memperbarui laporan perkembangan studi dapat memengaruhi jadwal pencairan.

Keempat, penerima perlu menyiapkan dana awal. Meskipun LPDP menyediakan Dana Kedatangan dan Dana Hidup Bulanan, proses administrasi dan pencairan tetap membutuhkan waktu.

Kelima, periksa skema pendanaan. Penerima skema parsial tidak selalu memperoleh semua komponen yang tersedia pada skema penuh.

Persiapkan Pendaftaran LPDP Secara Lebih Terarah

Setelah memahami berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP, langkah berikutnya adalah memeriksa program, skema pendanaan, kampus tujuan, dan kebutuhan biaya nyata di kota yang dipilih. Informasi pendanaan dapat membantu kamu membuat rencana studi yang lebih realistis.

Untuk mempersiapkan dokumen, memahami program, dan mempelajari tahapan seleksi, kamu dapat menggunakan jadibeasiswa.id sebagai salah satu pendamping belajar. Tetap jadikan panduan dan pengumuman resmi LPDP sebagai acuan utama.

Kesimpulan

Jadi, berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP? Untuk studi dalam negeri pada 2026, LPDP memberikan Dana Hidup Bulanan sebesar Rp5.000.000 untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya, serta Rp4.500.000 untuk kota lainnya.

Untuk studi luar negeri, nominal berbeda menurut negara dan kota. Contohnya GBP1.900 di London, AUD2.800 di Sydney dan Melbourne, JPY195.000 di Tokyo, serta SGD2.300 di Singapura.

Dana tersebut diberikan untuk kebutuhan sehari-hari dan berbeda dari tuition fee, tunjangan buku, transportasi, asuransi, serta Dana Kedatangan. Pendaftar juga perlu memperhatikan skema pendanaan karena tidak semua skema parsial menanggung biaya hidup.

FAQ

Berapa biaya hidup dari beasiswa LPDP dalam negeri?

Besaran Dana Hidup Bulanan adalah Rp5 juta untuk Jakarta, wilayah penyangga tertentu, dan Surabaya. Kota lain memperoleh Rp4,5 juta per bulan.

Apakah biaya hidup LPDP ditransfer setiap bulan?

Nominalnya dihitung per bulan, tetapi pencairannya dapat dilakukan untuk beberapa bulan sekaligus melalui sistem pencairan terjadwal.

Berapa biaya hidup LPDP di luar negeri?

Nominalnya berbeda berdasarkan negara dan kota. Contohnya GBP1.900 di London, AUD2.800 di Sydney, dan JPY195.000 di Tokyo.

Apakah penerima LPDP mendapat uang untuk tempat tinggal?

LPDP tidak memberikan dana sewa terpisah. Biaya tempat tinggal perlu dialokasikan dari Dana Hidup Bulanan.

Apakah penerima magister mendapat tunjangan keluarga?

Tidak. Dana Tunjangan Keluarga hanya tersedia bagi penerima doktor, dokter spesialis, dan dokter subspesialis yang memenuhi persyaratan.

Referensi

  1. LPDP Kementerian Keuangan — Panduan Pencairan Dana Beasiswa, berlaku 10 Januari 2026.
  2. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Panduan Pencairan Dana Beasiswa.
  3. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahun 2026 dan Komponen Dana.
  4. LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026 dan Skema Pendanaan.
  5. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Dana Tunjangan Bulanan atau Living Allowance.
  6. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Ketentuan Term dan Mekanisme Pencairan Dana Hidup Bulanan.
  7. Layanan Informasi dan Bantuan LPDP — Lini Masa Pencairan Terjadwal Modul LPS.