Tes TOEFL untuk LPDP: Skor Minimum dan Persiapan Terbaik

Tes TOEFL untuk LPDP – Sedang mempersiapkan diri untuk meraih beasiswa LPDP dan bingung tentang skor TOEFL yang dibutuhkan? Tenang saja, artikel ini akan membantu kamu memahami skor minimum TOEFL untuk LPDP serta memberikan tips persiapan terbaik agar bisa mencapai skor yang diinginkan.

Meskipun mendapatkan skor TOEFL yang tinggi bisa terasa menantang, dengan strategi yang tepat dan persiapan yang matang, impian untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui beasiswa LPDP bukanlah hal yang mustahil.

Simak panduan lengkapnya di sini!

Batas Skor TOEFL yang Diwajibkan LPDP

Batas Skor TOEFL yang Diwajibkan LPDP

Minimal Skor TOEFL & IELTS untuk LPDP 2024

Bagi calon pendaftar LPDP 2024, terdapat persyaratan skor minimal TOEFL dan IELTS yang harus dipenuhi. Berikut rincian lengkapnya berdasarkan program studi yang dituju, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Program Magister dalam Negeri

Untuk pendaftar program magister dalam negeri, skor TOEFL ITP minimal 500, atau TOEFL iBT minimal 61. Selain itu, skor PTE Academic minimal 50 atau IELTS minimal 6,0 juga diterima. Pastikan sertifikat yang digunakan berasal dari lembaga penyelenggara resmi.

Program Magister Luar Negeri

Jika tujuan Anda adalah program magister di luar negeri, maka skor TOEFL iBT minimal 80 diperlukan. Alternatif lainnya adalah PTE Academic dengan skor minimal 58, atau IELTS dengan skor minimal 6,5. Skor ini wajib dicapai untuk memenuhi persyaratan pendaftaran LPDP.

Program Doktor dalam Negeri

Untuk program doktor dalam negeri, skor TOEFL ITP minimal 530, atau TOEFL iBT minimal 70 diperlukan. Sertifikat PTE Academic dengan skor minimal 50 atau IELTS minimal 6,0 juga dapat digunakan sebagai syarat.

Program Doktor Luar Negeri

Bagi yang mendaftar untuk program doktor luar negeri, LPDP menetapkan syarat yang lebih tinggi. Anda harus mencapai skor TOEFL iBT minimal 94, atau PTE Academic minimal 65, dan IELTS minimal 7,0. Skor ini menjadi syarat penting bagi kelolosan pendaftaran.

Catatan penting: Sertifikat TOEFL ITP yang diajukan harus berasal dari lembaga penyelenggara resmi di Indonesia, guna memastikan validitasnya dalam proses seleksi.

Baca juga : Lembaga TOEFL yang Diakui LPDP: Dimana Harus Tes?

Strategi Mencapai Skor TOEFL Optimal

Strategi Mencapai Skor TOEFL Optimal

Perkaya Kosakata dan Kuasai Tata Bahasa

Bayangkan jika kamu harus membaca teks panjang di bagian reading TOEFL, tapi banyak kata yang tidak kamu pahami. Frustasi? Pasti! Itulah sebabnya, penting untuk memperkaya kosakata sebelum menghadapi soal TOEFL iBT.

Untuk meningkatkan kosakata, cobalah memasang target untuk menghafal 5-10 kata baru yang sering muncul di tes TOEFL setiap hari. Agar tidak bosan, gunakan metode flashcard atau buat kalimat sendiri dengan kata-kata baru tersebut. Jangan lupa, konsistensi adalah kuncinya.

Dalam tata bahasa, fokuslah pada poin-poin penting seperti subject-verb agreement, tenses, conditional sentences, dan passive voice. Jika sudah sering berlatih, lama-kelamaan pola ini akan lebih mudah kamu pahami.

Biasakan Diri dengan Format Tes TOEFL

TOEFL iBT menguji empat kemampuan utama: listening, reading, writing, dan speaking. Kamu harus membiasakan diri dengan format tes agar tidak kaget saat ujian.

Cara terbaik untuk berlatih adalah dengan menggunakan soal resmi dari ETS, karena format dan tingkat kesulitannya hampir sama dengan tes asli. Jangan lupa untuk mencoba simulasi tes dengan atur waktu seperti tes sesungguhnya. Time management juga penting, latih kemampuan mengatur waktu untuk setiap bagian agar lebih efisien saat tes.

Tetapkan Target Skor

Menentukan target skor sangatlah penting. Cari tahu dulu skor minimal yang kamu butuhkan, misalnya jika kamu ingin melamar di universitas top, maka kamu memerlukan skor TOEFL minimal 80. Kamu juga bisa menambah target dengan 5-10 poin di atas skor minimal untuk memberikan nilai plus pada aplikasimu.

Jangan lupa, target bisa fleksibel. Jika dalam beberapa minggu belajar kamu sudah mencapai target, tidak ada salahnya untuk meningkatkan target tersebut agar hasil akhirnya lebih maksimal.

Kuasai Materi Ujian TOEFL

Materi dalam TOEFL iBT mencakup topik akademik yang beragam. Beberapa topik yang sering muncul termasuk Sains, Sejarah, Seni, Psikologi, Bisnis, dan isu sosial. Pelajari topik-topik tersebut secara umum, meskipun tidak perlu terlalu mendalam.

Untuk meningkatkan kemampuan listening, kamu bisa mendengarkan podcast atau mengikuti kuliah online dalam bahasa Inggris. Bagian writing membutuhkan latihan menulis esai akademik, jadi pelajari bagaimana membuat argumen kuat dan mengutip sumber dengan benar.

Latihan Rutin: Practice Makes Perfect!

Jadwalkan waktu belajar secara rutin, misalnya 1-2 jam per hari atau beberapa kali dalam seminggu. Jangan hanya belajar mendekati waktu ujian, lebih baik konsisten dengan waktu belajar. Sesekali, coba buat suasana belajar seperti saat tes agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu.

Setelah latihan, analisis hasilnya dan fokus pada bagian yang masih lemah. Jika memungkinkan, carilah teman untuk latihan bersama, terutama untuk speaking.

Baca juga : Uang Saku LPDP: Tunjangan untuk Mahasiswa Selama Studi

Materi TOEFL yang Paling Sering Diuji

Materi TOEFL yang Paling Sering Diuji

Untuk berhasil dalam tes TOEFL, kamu harus menguasai beberapa materi grammar penting. Berikut adalah 5 materi grammar yang sering muncul dalam tes TOEFL dan contoh penggunaannya.

Main Verb

Main verb atau kata kerja utama adalah komponen penting dalam sebuah kalimat. Kata kerja ini menunjukkan tindakan utama yang dilakukan oleh subjek. Contohnya, dalam kalimat “Sarah likes to run in the park”, kata “likes” adalah main verb yang menunjukkan tindakan yang dilakukan oleh Sarah. Contoh lain seperti “The cat will jump onto the table” dan “They like to dance at parties” juga menggambarkan tindakan utama dari subjek. Main verb sangat penting dalam membangun struktur kalimat yang benar dalam bahasa Inggris.

Infinitive

Infinitive adalah bentuk dasar dari verb yang biasanya didahului oleh kata “to” seperti to eat, to run, atau to sleep. Untuk infinitive ini bisa berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb dalam sebuah kalimat. Sebagai contoh, dalam kalimat “She wants to travel the world someday”, frasa to travel digunakan sebagai objek langsung dari kata kerja wants. Infinitive juga bisa digunakan sebagai adjective seperti dalam kalimat “The book is too heavy to lift”. Memahami fungsi infinitive akan sangat membantu dalam mengerjakan soal grammar TOEFL.

Gerund

Gerund adalah bentuk kata kerja yang berfungsi sebagai noun dan ditandai dengan akhiran “-ing”. Dalam kalimat “Swimming is her favorite sport”, swimming adalah gerund yang berfungsi sebagai subjek kalimat. Gerund juga bisa berfungsi sebagai objek langsung seperti dalam kalimat “I enjoy reading novels”. Memahami penggunaan gerund sangat penting, karena sering muncul dalam soal-soal grammar TOEFL.

Past Custom (Used To)

Frasa “used to” digunakan untuk menunjukkan kebiasaan di masa lalu yang tidak dilakukan lagi saat ini. Misalnya, dalam kalimat “I used to live in East Java, but now I live in West Java”, frasa used to menandakan perubahan dari masa lalu ke kondisi sekarang. Kalimat seperti “We used to have a dog” juga menggambarkan sesuatu yang pernah terjadi di masa lalu, namun tidak lagi terjadi di masa kini. Past custom ini sering muncul dalam soal TOEFL untuk menggambarkan perubahan kebiasaan atau situasi.

Conditional Sentence

Conditional sentence digunakan untuk menyatakan hubungan sebab-akibat atau pengandaian. Ada beberapa jenis conditional sentence, seperti type 0 yang digunakan untuk menggambarkan fakta, misalnya “If you heat water to 100 degrees Celsius, it boils”. Conditional type I digunakan untuk menggambarkan kemungkinan di masa depan, seperti “If it rains tomorrow, Budi will stay at home”. Selain itu, conditional type II dan type III digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terjadi di masa kini atau masa lalu. Memahami conditional sentence sangat penting karena sering muncul dalam tes TOEFL, terutama di bagian grammar.

Baca juga : 5 Tips Sukses Wawancara LPDP 2024

Kesimpulan

Bagi calon pendaftar LPDP 2024, persyaratan skor TOEFL dan IELTS bervariasi sesuai program yang dituju. Program magister dalam negeri membutuhkan TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0. Sementara, program magister luar negeri mensyaratkan TOEFL iBT minimal 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5. Untuk program doktor dalam negeri, TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0 sudah mencukupi. Sedangkan untuk program doktor luar negeri, skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS 6,5 wajib dicapai.

Agar sukses dalam tes TOEFL, penting untuk memperkaya kosakata dan memahami tata bahasa, seperti subject-verb agreement dan tenses. Membiasakan diri dengan format tes melalui latihan soal resmi sangat membantu, terutama untuk mengasah kemampuan manajemen waktu di setiap bagian tes. Tetapkan target skor yang lebih tinggi dari skor minimal sebagai motivasi, dan latih kemampuan listening, writing, serta reading dengan materi akademik yang sering muncul dalam tes.

Latihan grammar seperti main verb, infinitive, gerund, past custom (used to), dan conditional sentence juga sangat penting. Main verb membentuk struktur kalimat, sedangkan infinitive dan gerund memberikan variasi dalam penggunaan kata kerja. Penguasaan conditional sentence membantu kamu dalam menghadapi soal-soal yang sering menguji pemahaman logika dalam bahasa Inggris. Practice makes perfect!

Sumber

https://tirto.id/berapa-minimal-skor-toefl-ielts-untuk-daftar-lpdp-2024-gUyN

https://blog.kobieducation.com/tes-toefl-ibt/

https://ican-education.com/blog/materi-grammar-yang-sering-diujikan-dalam-tes-toefl/

Program Premium JadiLPDP

“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟

Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiLPDP: Temukan aplikasi JadiLPDP di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiLPDP Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “Bimbellpdp” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES26”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Mau berlatih Soal-soal JadiLPDP? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal JadiLPDP Sekarang juga!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top