
Syarat Beasiswa LPDP 2026 Terbaru, Cek IPK, Usia, Bahasa, LoA, dan Dokumen Wajib
Syarat Beasiswa LPDP 2026 perlu diperiksa sejak awal karena tidak semua program menerapkan ketentuan usia, IPK, kemampuan bahasa, maupun dokumen yang sama. Perbedaannya dapat muncul berdasarkan jenjang studi, tujuan dalam atau luar negeri, skema beasiswa, hingga kategori pendaftar. Pada Tahap 2 tahun 2026, LPDP membuka beberapa kelompok program, termasuk Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan Double Degree dan Joint Degree, serta sejumlah beasiswa kerja sama khusus. Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya membaca syarat LPDP dari artikel lama, tetapi langsung menyesuaikannya dengan booklet program yang akan dipilih. Syarat Beasiswa LPDP 2026 Berbeda Menurut Program Hal pertama yang perlu diluruskan adalah tidak ada satu angka usia, IPK, atau skor bahasa yang otomatis berlaku untuk seluruh Beasiswa LPDP.LPDP mempunyai beberapa kategori dan skema dengan ketentuan berbeda. Sebagai contoh, Beasiswa STEM Industri Strategis memiliki kelompok pendaftar Umum, CPNS/PNS/TNI/POLRI, hingga Afirmasi. Masing-masing mempunyai persyaratan khusus tersendiri.Hal serupa berlaku pada SHARE dan beasiswa kerja sama khusus. Karena itu, susunan syarat Beasiswa LPDP yang perlu dicek dapat dibedakan seperti berikut. Bagian yang Dicek Keterangan Kewarganegaraan Program utama LPDP ditujukan kepada Warga Negara Indonesia sesuai sasaran masing-masing beasiswa. Pendidikan Sebelumnya Jenjang pendidikan terakhir harus memenuhi syarat untuk program Magister atau Doktor yang dipilih. Batas Usia Berbeda menurut program dan kategori pendaftar. IPK Nilai minimal tidak sama untuk semua skema. Beberapa kategori afirmasi bahkan mempunyai ketentuan khusus. Bahasa Inggris Skor dan jenis sertifikat bergantung pada program serta tujuan studi dalam atau luar negeri. LoA Tidak selalu wajib untuk seluruh program, tetapi dapat memberikan perlakuan berbeda dalam proses seleksi dan persyaratan bahasa. Dokumen Tambahan Dapat berupa surat rekomendasi, dokumen instansi, proposal riset, proposal bisnis, atau dokumen afirmasi sesuai program. Persyaratan Dasar yang Perlu Diperiksa Pada Beasiswa STEM Industri Strategis 2026, misalnya, persyaratan umum mencantumkan bahwa pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia. Untuk jenjang Magister, peserta telah menyelesaikan pendidikan Diploma Empat atau Sarjana. Sementara untuk jenjang Doktor, pendaftar umumnya telah menyelesaikan pendidikan Magister, dokter spesialis, atau dokter subspesialis sesuai ketentuan program. LPDP juga membuka kemungkinan pendaftar dari D4 atau S1 untuk langsung menuju program Doktor pada skema yang memperbolehkannya. Namun, peserta tersebut wajib mempunyai LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan dan memenuhi seluruh persyaratan pendaftar Doktor. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jenjang yang sudah pernah diselesaikan. Pada ketentuan STEM Industri Strategis, lulusan S2 tidak diperbolehkan kembali mendaftar beasiswa untuk jenjang Magister. Demikian juga seseorang yang sudah menyelesaikan S3 tidak dapat kembali menggunakan program tersebut untuk mengambil jenjang Doktor. Batas Usia dan IPK LPDP Angka usia dan IPK yang sering beredar di internet biasanya berasal dari kategori tertentu sehingga jangan langsung digunakan untuk seluruh program. Sebagai gambaran, pada Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 untuk pendaftar kriteria Umum dengan pendanaan penuh, ketentuannya adalah: Jenjang Usia Maksimal IPK Minimal Magister 35 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran 3,00 dari skala 4,00 atau setara Doktor 40 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran 3,25 dari skala 4,00 atau setara Namun, angka tersebut jangan diterapkan kepada seluruh Beasiswa LPDP. Kategori afirmasi dapat mempunyai batas usia dan IPK berbeda. Bahkan terdapat program tertentu yang tidak menetapkan IPK minimal atau menggunakan ketentuan khusus. Karena itu, ketika mencari syarat Beasiswa LPDP berdasarkan IPK, selalu cocokkan dengan nama program yang dipilih. Baca juga: Nilai IPK Minimal LPDP dan Ketentuan Setiap Jenjang Syarat Bahasa Inggris LPDP 2026 Ketentuan kemampuan bahasa merupakan bagian yang mengalami pembaruan penting pada 2026. LPDP memperluas pilihan jenis tes yang dapat digunakan pada sejumlah program. Selain TOEFL, IELTS, dan PTE Academic, terdapat program yang menerima Duolingo English Test, TOEP, serta tes kemampuan bahasa Inggris internal dari perguruan tinggi dalam negeri yang masuk ketentuan LPDP. Sebagai gambaran untuk pendaftar kriteria Umum pada STEM Industri Strategis dan SHARE, skor yang dicantumkan antara lain: Tujuan Contoh Skor Minimal Magister Dalam Negeri TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo 105, atau TOEP 500 Magister Luar Negeri TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5, atau Duolingo 120 Doktor Dalam Negeri TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo 110, atau TOEP 530 Doktor Luar Negeri TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5, atau Duolingo 120 Ada pula pengecualian yang cukup penting.Pada Tahap 2 tahun 2026, LPDP menyatakan pendaftar yang sudah mempunyai LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP tidak perlu mengunggah sertifikat Bahasa Inggris pada sejumlah kategori program. Jadi, memiliki LoA dapat memengaruhi dokumen bahasa yang perlu disiapkan. Ketentuan LoA Unconditional LoA atau Letter of Admission/Acceptance merupakan surat resmi dari perguruan tinggi yang menunjukkan bahwa calon mahasiswa telah diterima. LPDP menetapkan LoA sekurang-kurangnya mencantumkan: Perguruan tinggi dan program studi yang tercantum dalam LoA juga harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi LPDP. LoA yang diterima LPDP pada dasarnya merupakan LoA Unconditional. Namun, masih diperbolehkan terdapat persyaratan tertentu yang tidak mengubah status diterimanya calon mahasiswa, seperti persyaratan sponsor pendanaan atau penyerahan dokumen fisik ijazah dan transkrip. Jika waktu mulai kuliah pada LoA tidak sesuai dengan periode yang diperbolehkan LPDP, pendaftar perlu mengunggah surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan dari perguruan tinggi. LoA yang tidak sesuai ketentuan dapat menyebabkan pendaftar dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran. Dokumen yang Perlu Disiapkan Dokumen LPDP tidak selalu identik antara satu program dengan program lainnya. Namun, calon peserta setidaknya perlu mulai memeriksa dokumen berikut sesuai booklet beasiswa yang dipilih: LPDP menegaskan surat rekomendasi, surat keterangan, dan dokumen lain yang diunggah harus masih berada dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan program. Karena itu, jangan hanya melihat daftar dokumen dari seleksi tahun sebelumnya. Buka kembali booklet 2026 sebelum melakukan submit. Program LPDP yang Dibuka pada Tahap 2 Struktur Beasiswa LPDP 2026 juga berbeda dari informasi lama yang sering hanya menyebut “Beasiswa Reguler”. Pada Tahap 2, LPDP mencantumkan beberapa program berikut: Masing-masing program memiliki sasaran dan persyaratan berbeda. Karena itu, langkah paling aman adalah menentukan program terlebih dahulu, baru membaca syarat secara detail. Cara Daftar Beasiswa LPDP Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem resmi LPDP. Tahap dasarnya adalah: Portal resmi pendaftaran dapat diakses melalui: Pendaftaran Beasiswa LPDP LPDP menegaskan bahwa mengisi data saja belum berarti pendaftaran selesai. Peserta harus melakukan submit aplikasi hingga mendapatkan kode registrasi. Baca juga: Cara Daftar LPDP







