Nilai Maksimal TBS LPDP 2026 Benarkah 300? Cek Skor dan Jadwal Tes

nilai maksimal tbs lpdp

Daftar Isi

Konsultasi Beasiswa
Masih bingung mulai dari mana? Konsultasikan rencana beasiswamu dan dapatkan arahan yang jelas sejak awal.
Artikel Terbaru

Menjelang Seleksi Bakat Skolastik LPDP Tahap 2 Tahun 2026, pencarian mengenai nilai maksimal TBS LPDP kembali meningkat. Banyak peserta ingin mengetahui berapa skor tertinggi yang bisa diperoleh, berapa nilai yang dianggap aman, serta apakah LPDP menetapkan passing grade yang sama untuk setiap program. Hal ini penting karena Seleksi Bakat Skolastik menjadi tahapan yang harus dilewati sebagian peserta setelah lolos administrasi sebelum dapat melanjutkan ke Seleksi Substansi.

Perlu diluruskan bahwa istilah resmi yang digunakan LPDP saat ini adalah Seleksi Bakat Skolastik (SBS), meskipun istilah Tes Bakat Skolastik atau TBS masih banyak digunakan oleh peserta. Informasi yang menyebut skor maksimal hanya 100 tidak sesuai dengan format SBS yang dikenal selama beberapa tahun terakhir. Materi sosialisasi LPDP terdahulu mencantumkan total 60 soal dengan bobot lima poin per jawaban benar sehingga skor maksimum teoritisnya mencapai 300, tetapi halaman kebijakan resmi LPDP 2026 belum memublikasikan kembali rincian skor maksimum maupun passing grade tersebut.

Berapa Nilai Maksimal TBS LPDP?

Berdasarkan format Seleksi Bakat Skolastik yang digunakan pada periode sebelumnya, nilai maksimum yang dapat diperoleh adalah 300 poin. Format tersebut terdiri atas 60 soal dengan bobot lima poin untuk setiap jawaban benar. Dalam materi sosialisasi LPDP sebelumnya, soal dibagi menjadi 23 soal verbal, 25 soal kuantitatif, dan 12 soal pemecahan masalah dengan total waktu sekitar 90 menit.

Namun, peserta LPDP 2026 perlu memahami perbedaan antara skor maksimum teoritis dengan ketentuan resmi seleksi tahun berjalan. Sampai informasi kebijakan Tahap 2 Tahun 2026 yang dipublikasikan LPDP, lembaga tersebut mencantumkan jadwal dan tahapan SBS tetapi tidak menampilkan angka skor maksimum, jumlah soal, ataupun nilai ambang batas pada halaman kebijakan umum. Karena itu, angka 300 dapat digunakan sebagai gambaran berdasarkan format sebelumnya, bukan sebagai alasan untuk menganggap format 2026 pasti tidak berubah.

Baca juga: Tips Tes Bakat Skolastik LPDP Buat Skor Maksimal!

Apakah LPDP Mengumumkan Passing Grade TBS 2026?

Hal yang sering tertukar dengan nilai maksimal TBS LPDP adalah passing grade atau nilai minimum untuk lolos. Skor maksimum menunjukkan nilai tertinggi yang secara teoritis dapat dicapai, sedangkan passing grade merupakan batas kelulusan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Keduanya mempunyai fungsi yang berbeda sehingga peserta sebaiknya tidak menganggap skor maksimum sebagai nilai yang wajib dicapai.

Untuk Tahap 2 Tahun 2026, halaman kebijakan resmi LPDP belum mencantumkan angka passing grade SBS. Sejumlah angka yang beredar di internet biasanya berasal dari periode sebelumnya, pengalaman peserta, atau perkiraan berdasarkan seleksi terdahulu. Karena kebijakan bisa berubah, angka tersebut sebaiknya tidak ditulis sebagai passing grade resmi 2026 sebelum LPDP benar-benar mengumumkannya.

Dengan kondisi tersebut, target yang lebih masuk akal bukan sekadar mengejar angka tertentu yang belum diumumkan, melainkan mengoptimalkan jumlah jawaban benar dan mengurangi kesalahan akibat terburu-buru. Skor yang tinggi tentu memberikan posisi lebih baik dalam tahap SBS, tetapi peserta tetap harus menunggu hasil resmi untuk mengetahui apakah dinyatakan dapat melanjutkan ke Seleksi Substansi.

Materi yang Perlu Dipahami dalam TBS LPDP

Format SBS pada sosialisasi LPDP periode sebelumnya terdiri atas tiga kelompok kemampuan utama, yaitu penalaran verbal, penalaran kuantitatif, dan pemecahan masalah. Penalaran verbal menguji kemampuan memahami hubungan kata, logika, serta informasi tertulis, sementara penalaran kuantitatif berkaitan dengan kemampuan mengolah angka, aritmetika, aljabar, deret, dan kecukupan data. Bagian pemecahan masalah menilai bagaimana peserta memahami informasi kemudian menentukan solusi yang paling logis berdasarkan kondisi yang diberikan.

Pembagian tersebut membantu peserta mengetahui bahwa SBS bukan tes hafalan materi kuliah tertentu. Kemampuan yang diuji lebih berkaitan dengan penalaran, ketelitian, pemahaman informasi, dan kecepatan mengambil keputusan. Meski format sebelumnya dapat menjadi referensi belajar, peserta Tahap 2 Tahun 2026 tetap perlu mengikuti simulasi resmi LPDP karena simulasi menjadi kesempatan untuk memahami sistem tes dan petunjuk teknis terbaru sebelum pelaksanaan SBS.

Jadwal TBS LPDP Tahap 2 Tahun 2026

Berdasarkan jadwal resmi LPDP, 22 September 2026 merupakan jadwal pengumuman hasil sanggah Seleksi Administrasi. Peserta yang diwajibkan mengikuti SBS selanjutnya dijadwalkan menjalani simulasi pada 27–28 September 2026, sedangkan pelaksanaan Seleksi Bakat Skolastik berlangsung pada 29 September–4 Oktober 2026. Hasil SBS kemudian dijadwalkan diumumkan pada 9 Oktober 2026.

Tahapan Jadwal
Pengumuman Hasil Sanggah 22 September 2026
Simulasi Seleksi Bakat Skolastik 27–28 September 2026
Seleksi Bakat Skolastik 29 September–4 Oktober 2026
Pengumuman Hasil SBS 9 Oktober 2026
Seleksi Substansi 14 Oktober–20 November 2026
Pengumuman Hasil Substansi 30 November 2026

Peserta SBS juga diwajibkan mengikuti simulasi sesuai jadwal yang ditentukan LPDP. Karena jarak antara simulasi dan tes utama cukup dekat, peserta sebaiknya menggunakan simulasi untuk memahami sistem ujian, perangkat yang digunakan, petunjuk teknis, dan mekanisme pelaksanaan sehingga saat tes utama perhatian dapat lebih difokuskan pada pengerjaan soal.

Tidak Semua Peserta LPDP Wajib Mengikuti TBS

Seleksi Bakat Skolastik tidak berlaku kepada seluruh pendaftar dalam kondisi yang sama. Pada Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE 2026, peserta yang mendaftar dengan LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan LPDP dapat melanjutkan dari Seleksi Administrasi langsung menuju Seleksi Substansi tanpa mengikuti SBS. Ketentuan serupa juga berlaku bagi pendaftar dengan kriteria Afirmasi Penyandang Disabilitas.

Karena itu, peserta perlu melihat status dan jalur pendaftarannya masing-masing sebelum mempersiapkan TBS. Jangan hanya mengikuti pengalaman peserta lain karena jalur LoA, Non-LoA, afirmasi, maupun program kerja sama dapat mempunyai mekanisme yang berbeda. Informasi pada dashboard pendaftaran dan pengumuman resmi LPDP tetap menjadi acuan utama untuk menentukan tahap yang wajib diikuti.

Baca juga: Syarat S2 LPDP Dalam Negeri 2026: Cek Ketentuan Pendaftarannya

Apakah Skor Maksimal Menjamin Lolos LPDP?

Mendapatkan skor SBS tinggi tidak berarti peserta otomatis menjadi penerima beasiswa LPDP. SBS merupakan salah satu tahapan seleksi sebelum Seleksi Substansi, sehingga peserta yang dinyatakan lulus masih harus mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal. Pada Tahap 2 Tahun 2026, Seleksi Substansi dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober–20 November dan hasil akhirnya diumumkan pada 30 November 2026.

LPDP juga tidak memublikasikan pada kebijakan umum 2026 suatu rumus yang menyatakan bahwa nilai SBS tertentu otomatis menentukan hasil akhir beasiswa. Karena itu, lebih tepat melihat nilai SBS sebagai syarat untuk melewati satu tahap seleksi, bukan sebagai satu-satunya penentu penerimaan. Setelah lolos, peserta tetap perlu memastikan informasi dalam dokumen pendaftaran, rencana studi, pengalaman, dan alasan mengikuti program dapat dijelaskan secara konsisten pada Seleksi Substansi.

Cara Mengoptimalkan Skor TBS LPDP

Persiapan SBS sebaiknya dimulai dengan mengenali kemampuan yang paling membutuhkan perhatian. Peserta yang lebih lemah pada penalaran kuantitatif dapat memperbanyak pengerjaan soal numerik, sementara peserta yang sering kehilangan waktu pada bacaan perlu meningkatkan kecepatan memahami informasi dan menarik kesimpulan. Tujuannya bukan sekadar mengerjakan sebanyak mungkin soal latihan, melainkan mengetahui pola kesalahan yang terus berulang agar dapat diperbaiki sebelum tes.

Manajemen waktu juga perlu dilatih sejak awal karena soal penalaran tidak selalu membutuhkan waktu pengerjaan yang sama. Jika menemukan soal yang membutuhkan perhitungan atau analisis terlalu panjang, peserta dapat mempertimbangkan untuk mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu lalu kembali ke soal tersebut apabila waktu memungkinkan. Simulasi dengan batas waktu membantu peserta mengukur apakah kecepatan dan ketelitian sudah seimbang sehingga peluang memperoleh skor optimal menjadi lebih besar.

Hal lain yang sering terabaikan adalah membaca petunjuk resmi ketika simulasi SBS berlangsung. Sistem, durasi, maupun ketentuan teknis yang tampil pada simulasi resmi harus dijadikan acuan utama apabila berbeda dengan materi latihan dari tahun sebelumnya. Dengan begitu, peserta tidak terlalu bergantung pada pola lama ketika menghadapi seleksi tahun 2026.

Baca juga: Seleksi Substansi LPDP Apa Saja? Cek Aspek Penilaian dan Persiapannya

Nilai Maksimal TBS LPDP Bukan 100

Pernyataan bahwa nilai maksimal TBS LPDP adalah 100 sebaiknya tidak digunakan karena tidak sesuai dengan format SBS yang dikenal pada periode sebelumnya. Materi sosialisasi LPDP terdahulu mencantumkan skor maksimal 300 dengan 60 soal dan bobot lima poin per jawaban benar. Angka 300 inilah yang lebih tepat digunakan sebagai referensi historis ketika menjelaskan sistem penilaian SBS.

Meski demikian, penulisan artikel untuk seleksi 2026 sebaiknya tetap memberi catatan bahwa LPDP belum menampilkan rincian skor maksimum maupun passing grade Tahap 2 pada halaman kebijakan resminya. Dengan cara ini, pembaca mendapat gambaran tentang format yang pernah digunakan tanpa menganggap angka dari periode sebelumnya sebagai ketentuan baru yang sudah dikonfirmasi untuk seluruh peserta 2026.

Mini FAQ

Berapa nilai minimal TBS LPDP untuk lolos seleksi substansi?

Nilai minimal bervariasi tiap periode seleksi, biasanya sekitar 60-70 dari 100. Namun nilai maksimal mendekati 100 sangat dianjurkan untuk memperbesar peluang lolos.

Apakah nilai TBS bisa diulang jika tidak mencapai maksimal?

Tidak, TBS hanya dilakukan sekali pada tahap seleksi substansi. Oleh karena itu, persiapan matang sangat penting sebelum mengikuti tes.

Bagaimana strategi terbaik menghadapi soal numerik TBS?

Latihan rutin, memahami konsep dasar matematika, dan menguasai trik cepat adalah kunci. Jangan lupa manajemen waktu saat tes berlangsung.

Apakah nilai TBS sangat menentukan keputusan akhir beasiswa?

TBS sangat penting, namun keputusan akhir juga dipengaruhi oleh esai dan wawancara. Jadi, nilai TBS adalah modal awal yang harus didukung aspek lain.

Bagaimana mengatasi grogi saat wawancara setelah mendapatkan nilai TBS maksimal?

Persiapkan jawaban dengan matang dan lakukan simulasi wawancara. Ingat, nilai TBS yang maksimal meningkatkan kepercayaan diri kamu.

Ringkasan

Nilai maksimal TBS LPDP adalah salah satu penentu utama keberhasilan seleksi beasiswa ini. Memahami skala nilai, faktor yang memengaruhi, serta strategi belajar yang efektif sangat penting agar dapat meraih skor optimal. Penguasaan TBS yang baik menjadi modal awal untuk melanjutkan ke tahapan esai dan wawancara dengan percaya diri.

Jangan lupa, persiapan yang menyeluruh dan penggunaan sumber belajar terpercaya seperti JadiBeasiswa dapat membantu kamu mencapai nilai maksimal tbs lpdp dan lolos seleksi. Tetap semangat dan fokus, perjalanan menembus beasiswa LPDP akan terasa lebih ringan dengan strategi yang tepat!