Persiapan menghadapi seleksi beasiswa LPDP bagi calon mahasiswa program Magister dan Doktor dalam negeri selalu menjadi tahap krusial yang membutuhkan perencanaan matang. Salah satu hal teknis yang kerap menjadi perhatian utama adalah pemenuhan skor TOEFL yang diwajibkan. Dalam persaingan ketat dan kuota terbatas pada tahun 2026, mengetahui minimal skor TOEFL LPDP dalam negeri tentu sangat penting untuk strategi pendaftaran.
Skor TOEFL ini bukan sekadar angka, tapi juga indikator kesiapan calon penerima beasiswa dalam mengikuti perkuliahan berbahasa Inggris secara akademik dan komunikasi efektif di lingkungan universitas yang dituju. Dengan memahami persyaratan ini, pelamar bisa lebih fokus berlatih dan mempersiapkan diri agar peluang lolos seleksi meningkat.
Relevansi skor TOEFL seleksi

Skor TOEFL adalah syarat administratif wajib bagi pelamar program Magister (S2) dan Doktor (S3) dalam negeri. Pada regulasi 2026, skor minimal TOEFL untuk Magister adalah 500 pada TOEFL ITP atau setara 61 TOEFL iBT. Sementara untuk Doktor, standar naik menjadi minimal 530 untuk TOEFL ITP dan 70 untuk TOEFL iBT. Alternatif lain yang diakui meliputi IELTS minimal 6.0 dan PTE Academic minimal 50.
Sertifikat TOEFL dan sertifikasi lain hanya berlaku dua tahun sejak tanggal tes, sehingga penting untuk memastikan sertifikat yang digunakan masih valid saat mendaftar. Hal ini sering terlewat dan dapat berakibat sertifikat tidak diterima LPDP.
Namun, perlu diperhatikan bahwa nilai TOEFL minimal bukan jaminan lolos seleksi. Skor ini hanya salah satu komponen di antara aspek lain seperti IPK, surat LoA universitas, kualitas proposal penelitian, rekam jejak, dan hasil wawancara. Oleh karena itu, banyak pelamar yang disarankan membidik skor di atas minimal, misalnya TOEFL ITP di atas 550, agar daya saing semakin kuat.
Perbedaan persyaratan TOEFL dalam dan luar negeri
Ketentuan skor TOEFL untuk program dalam negeri dan luar negeri memang berbeda. Misalnya, untuk jenjang Magister luar negeri, LPDP mensyaratkan skor TOEFL iBT sekitar 80, jauh lebih tinggi daripada dalam negeri yang 61. Pada Doktor luar negeri, standar minimal TOEFL iBT adalah 94, sedangkan dalam negeri hanya 70.
Perbedaan ini menunjukkan kebutuhan kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi bagi mahasiswa di luar negeri, yang harus beradaptasi dengan lingkungan akademik berbahasa Inggris intensif dan sistem pengajaran berbeda. Sebaliknya, standar dalam negeri lebih moderat, menyesuaikan kondisi institusi pendidikan dan kebijakan nasional.
Terdapat pula pengecualian khusus, contohnya program Pendidikan Kader Ulama yang mensyaratkan skor TOEFL lebih rendah, yaitu ITP 450 atau iBT 45. Namun, pengecualian ini tidak bersifat umum dan hanya berlaku pada program tertentu dengan karakteristik pembelajaran berbeda.
Baca Juga: Syarat LPDP 2026 Lengkap dan Strategi Lolos Seleksi Awal!
Strategi persiapan skor TOEFL
Mempersiapkan skor TOEFL yang optimal memerlukan strategi belajar yang terencana dan konsisten. Dengan memahami kebutuhan skor serta format tes yang akan dihadapi, peserta dapat mengatur waktu belajar secara lebih efektif dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara bertahap. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
1. Perencanaan Tes
Jadwalkan tes TOEFL jauh sebelum batas pendaftaran Tahap 1 LPDP. Ini penting untuk memberi kesempatan mengambil ulang tes jika skor belum memenuhi standar. Jadi, jangan menunda-nunda mencoba tes TOEFL.
2. Pilih Jenis Tes TOEFL
Anda bisa memilih antara TOEFL ITP atau iBT. TOEFL iBT memiliki format lebih lengkap dengan bagian speaking dan writing, sementara ITP umumnya offline dan fokus pada reading, listening, dan structure. Pilih sesuai kenyamanan dan strategi belajar Anda.
- Sertifikat resmi harus dari lembaga penguji yang diakui, seperti ETS untuk TOEFL, British Council atau IDP untuk IELTS, dan PTE Academic.
- Sertifikat tidak boleh kedaluwarsa lebih dari dua tahun.
- Siapkan file sertifikat dalam format digital (PDF) untuk proses unggah pada portal LPDP.
3. Latihan Fokus
Latihan intensif berdasarkan jenis tes akan membantu meningkatkan skor. Misalnya, untuk TOEFL iBT, fokuskan pada reading, listening, speaking, dan writing. Sedangkan untuk ITP, perbanyak latihan reading, listening, dan struktur kalimat.
4. Bimbingan dan Mentoring
Mengikuti kelas persiapan TOEFL atau mendapatkan mentor khusus dapat mempercepat peningkatan skor. Mentor biasanya memiliki tips khusus untuk strategi menjawab soal serta cara menjaga fokus selama ujian.
5. Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris
Selain latihan soal, membiasakan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris secara rutin sangat membantu. Hal ini memperkuat fondasi dan membuat Anda lebih siap menghadapi ujian resmi.

Dampak skor TOEFL pada seleksi dan studi
Skor TOEFL bukan hanya berpengaruh pada kelengkapan dokumen pendaftaran LPDP, tapi juga menjadi tolok ukur kesiapan akademik selama studi. Tim seleksi melihat skor ini sebagai bukti kemampuan mengikuti perkuliahan dan riset berbahasa Inggris dengan baik.
Calon penerima dengan skor TOEFL memadai dianggap mampu menulis karya ilmiah sesuai standar internasional dan menghadapi komunikasi akademik tingkat lanjut. Hal ini sangat penting, terutama pada program doktoral yang menuntut penguasaan bahasa Inggris lebih dalam.
Selain itu, beberapa universitas dalam negeri, terutama yang berstatus riset dan berakreditasi unggul, menetapkan standar TOEFL yang lebih tinggi daripada LPDP. Oleh sebab itu, calon mahasiswa harus menyesuaikan target skor TOEFL dengan persyaratan universitas tujuan agar tidak gagal di tahap seleksi admission.
Penting juga memastikan pengunggahan dokumen skor TOEFL dilakukan dengan benar dan tepat waktu agar terhindar dari kendala administrasi. Kesalahan atau keterlambatan dapat merugikan kesempatan lolos seleksi. Dengan persiapan yang tepat dan target skor realistis, peluang sukses di jalur beasiswa LPDP dalam negeri akan semakin terbuka. Apakah Anda sudah memulai langkah persiapan bahasa Inggris Anda?
Seluruh proses ini harus menjadi prioritas utama agar dapat memenuhi standar kemahiran bahasa Inggris yang diminta pada tahun 2026. Dengan begitu, Anda bisa menghadapi seleksi secara percaya diri dan fokus memperkuat aspek lain seperti akademik dan proposal riset.
Baca Juga: Syarat LPDP 2026 Lengkap dan Strategi Lolos Seleksi Awal!
Sumber Referensi
- MEDANAKTUAL.COM – Mau Daftar LPDP 2026? Ini Ketentuan Skor TOEFL yang Wajib Dipenuhi
- TITC.OR.ID – LPDP Tahap 1 Tahun 2026 Minimal Skor TOEFL 500
- SUARA.COM – Berapa Skor TOEFL untuk Daftar LPDP 2026? Ini Ketentuan Lengkapnya
- GOLDEN-COURSE.COM – Syarat TOEFL LPDP 2026
- EDUKASI.SINDONEWS.COM – Berapa Skor TOEFL Syarat Beasiswa LPDP? Ini Ketentuan Resminya





