Memasuki akhir September, info beasiswa 2026 masih menarik untuk dipantau karena sejumlah program belum menutup pendaftaran. Kesempatan tidak hanya tersedia bagi mahasiswa aktif, tetapi juga bagi lulusan SMA/SMK yang sedang merencanakan pendidikan berikutnya. Beberapa program bahkan memiliki batas pendaftaran pada akhir September hingga Oktober, sehingga calon peserta masih mempunyai waktu untuk memeriksa persyaratan dan menyiapkan dokumen.
Status setiap program tentu berbeda. Beasiswa Cendekia BAZNAS masih menerima mahasiswa hingga 27 September 2026, Beasiswa Bakti BCA 2027 dibuka sampai 30 September, sedangkan Program Pendidikan BCA PPBP/PPTI masih menerima pendaftar hingga 20 Oktober. Di sisi lain, LPDP Tahap 2 sudah menutup pendaftaran dan peserta saat ini memasuki rangkaian Seleksi Bakat Skolastik.
Info Beasiswa 2026 yang Masih Perlu Dipantau
Berikut gambaran singkat beberapa program pendidikan dan beasiswa yang masih relevan per 23 September 2026. Status pendaftaran perlu menjadi perhatian utama karena artikel dari bulan sebelumnya bisa saja menampilkan program yang saat ini sudah ditutup.
| Program Beasiswa | Sasaran Utama | Deadline / Status |
|---|---|---|
| Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 | Mahasiswa aktif D4/S1 mulai semester 5 | Dibuka sampai 27 September 2026 |
| Beasiswa Bakti BCA 2027 | Mahasiswa S1 non-vokasi PTN semester 3 | Dibuka sampai 30 September 2026 |
| KIP Kuliah 2026 | Lulusan SMA/sederajat 2024–2026 sesuai ketentuan ekonomi | Pendaftaran akun sampai 31 Oktober 2026 |
| PPBP / PPTI BCA 2027 | Siswa kelas XI, XII, dan lulusan SMA/SMK | Dibuka sampai 20 Oktober 2026 |
| GKS Undergraduate 2027 | Calon mahasiswa S1 internasional di Korea Selatan | Panduan 2027 sudah diterbitkan, deadline mengikuti jalur pendaftaran |
| LPDP Tahap 2 2026 | Pendaftar program pascasarjana sesuai skema LPDP | Pendaftaran sudah ditutup, proses seleksi masih berlangsung |
Daftar tersebut menunjukkan bahwa istilah beasiswa 2026 tidak dapat disamakan dengan satu jenis seleksi. Ada program untuk mahasiswa aktif, calon mahasiswa, lulusan SMA, hingga pendidikan pascasarjana, sehingga langkah pertama sebelum menyiapkan dokumen adalah memastikan sasaran program sesuai dengan posisi pendidikanmu saat ini.
Baca juga: Beasiswa Kuliah 2026 Terbaru untuk S1–S3, Cek Program yang Masih Dibuka dan Deadline
Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 Masih Dibuka

Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri menjadi salah satu program dengan deadline terdekat. Pendaftaran berlangsung pada 9–27 September 2026 dan ditujukan kepada mahasiswa aktif D4/S1 mulai semester 5 pada perguruan tinggi yang termasuk dalam cakupan program. Tahun ini BAZNAS bekerja sama dengan 246 perguruan tinggi di 35 provinsi, terdiri atas 112 kampus di bawah Kemendiktisaintek dan 134 perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama termasuk Ma’had Aly.
Manfaatnya cukup besar karena penerima di perguruan tinggi prioritas dapat memperoleh subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester, sedangkan perguruan tinggi reguler hingga Rp4 juta per semester. Bantuan diberikan selama empat semester dan tersedia pula dukungan riset tugas akhir Rp3 juta, pembinaan, pengembangan diri, serta bantuan prestasi. Setelah pendaftaran berakhir, seleksi administrasi kampus berlangsung 28 September–4 Oktober, kemudian wawancara dijadwalkan 5–18 Oktober dan pengumuman akhir pada 28 Oktober 2026.
Baca juga: Beasiswa BAZNAS 2026 Masih Dibuka, UKT hingga Rp7 Juta dan Deadline 27 September
Beasiswa Bakti BCA 2027 Dibuka sampai 30 September

Meski nama programnya menggunakan periode Beasiswa Bakti BCA 2027, proses pendaftarannya berlangsung pada 2026. BCA membuka registrasi sejak 3 Agustus sampai 30 September 2026 untuk mahasiswa aktif program S1 non-vokasi di Perguruan Tinggi Negeri yang sedang menempuh semester 3 saat mendaftar. Pendaftar juga harus WNI, belum menikah, berusia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026, tidak menerima beasiswa lain, dan memenuhi persyaratan khusus kategori yang dipilih.
Program ini mempunyai kategori Bantuan Finansial, Prestasi Akademis, dan Prestasi Non-Akademis. Penerima yang disebut Bakti Champions mendapatkan bantuan pendidikan berupa uang saku dan bantuan biaya kuliah, kemudian mengikuti program pengembangan seperti transformational program, company visit, edukasi literasi keuangan, Bakti Champions Movement, serta National Summit. Manfaat program berlangsung selama Januari–Desember 2027 ketika penerima berada pada semester 4 dan semester 5.
Baca juga: Beasiswa Bakti BCA Terbaru: Uang Saku, Subsidi UKT, Syarat, dan Cara Daftarnya
KIP Kuliah 2026 Masih Bisa Dibuat sampai 31 Oktober
KIP Kuliah perlu ikut diperhatikan ketika mencari info beasiswa 2026, meskipun secara resmi program ini merupakan bantuan biaya pendidikan dan bukan beasiswa prestasi. Pendaftaran akun siswa dibuka 3 Februari sampai 31 Oktober 2026, sedangkan jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS juga tercantum sampai 31 Oktober. Akun baru dapat dibuat oleh lulusan 2026, 2025, dan 2024 yang belum terdaftar sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.
KIP Kuliah menyasar calon mahasiswa dengan potensi akademik baik tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Program memberikan pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup sekitar Rp800.000–Rp1.400.000 per bulan, dengan penyesuaian berdasarkan pertimbangan biaya hidup wilayah. Bukti kondisi ekonomi dapat berasal dari KIP, DTSEN sampai kategori yang ditentukan, status dari panti sosial/panti asuhan, maupun mekanisme penghasilan orang tua dan SKTM sesuai ketentuan alternatif.
Beasiswa BCA PPBP dan PPTI Masih Dibuka hingga Oktober
Peluang berikutnya datang dari Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) serta Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) BCA untuk tahun ajaran 2027. Pendaftaran berlangsung sejak 13 April sampai 20 Oktober 2026, sehingga masih tersedia waktu bagi calon peserta yang memenuhi ketentuan. Program terbuka untuk siswa kelas XI, kelas XII, maupun lulusan SMA/SMK yang berencana melanjutkan pendidikan pada 2027.
Program ini perlu dibedakan dari Beasiswa Bakti BCA karena format pendidikannya berbeda. PPBP diarahkan pada bisnis, manajemen, dan perbankan, sedangkan PPTI berfokus pada teknologi informasi, data, serta pengembangan sistem digital. Peserta memperoleh pembebasan biaya pendidikan dan uang saku bulanan, buku pembelajaran, serta fasilitas laptop khusus peserta PPTI, dengan program pendidikan berlangsung selama sekitar 2,5 tahun di BCA Learning Institute.
GKS Undergraduate 2027 Mulai Perlu Dipantau
Bagi siswa yang menargetkan kuliah S1 di luar negeri, Global Korea Scholarship atau GKS Undergraduate 2027 menjadi salah satu program yang relevan pada periode ini. Pemerintah Korea Selatan melalui Study in Korea menerbitkan Application Guidelines GKS-U 2027 pada 9 September 2026, termasuk dokumen aplikasi serta daftar universitas dan program studi yang dapat dipilih.
Calon peserta perlu membaca panduan dengan teliti karena deadline, dokumen, universitas, dan prosedur dapat berbeda berdasarkan Embassy Track maupun University Track. Karena itu, jangan menggunakan tanggal pendaftaran GKS tahun sebelumnya sebagai patokan otomatis untuk 2027. Informasi pada panduan resmi terbaru menjadi acuan utama ketika menentukan kapan berkas harus dikirim dan ke mana aplikasi disampaikan.
LPDP 2026 Sudah Tutup, tetapi Seleksi Belum Selesai
LPDP tetap penting dimasukkan dalam pembahasan info beasiswa 2026, tetapi statusnya perlu ditulis dengan benar. Pendaftaran Tahap 2 sudah berlangsung pada 30 Juni–31 Juli 2026, sehingga saat ini tidak lagi menerima peserta baru. Setelah pengumuman hasil sanggah pada 22 September, peserta yang diwajibkan mengikuti Seleksi Bakat Skolastik dijadwalkan menjalani simulasi pada 27–28 September dan SBS pada 29 September–4 Oktober 2026.
Pengumuman hasil SBS dijadwalkan pada 9 Oktober, sedangkan Seleksi Substansi berlangsung 14 Oktober–20 November dengan pengumuman akhir 30 November 2026. Tahapan resmi LPDP tahun ini mencakup Seleksi Administrasi, Seleksi Bakat Skolastik bagi peserta yang diwajibkan, dan Seleksi Substansi; karena itu, struktur LPDP tidak dapat digunakan sebagai gambaran tahapan seluruh jenis beasiswa sebagaimana masih terlihat pada draft awal.
Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan dari Sekarang
Walaupun setiap program memiliki ketentuan berbeda, calon pendaftar dapat mulai menyiapkan beberapa dokumen dasar agar tidak terburu-buru menjelang deadline. Identitas seperti KTP dan KK, rapor atau transkrip nilai, surat keterangan mahasiswa aktif, ijazah atau surat keterangan lulus, CV, dokumen prestasi, sertifikat organisasi, dan bukti kondisi ekonomi sering muncul dalam berbagai jenis pendaftaran, meskipun tidak semuanya diperlukan pada setiap program.
Dokumen tersebut tetap harus diperiksa kembali sebelum diunggah karena format, ukuran file, pihak penerbit, masa berlaku, dan periode nilai yang diminta dapat berbeda. Untuk program internasional, peserta juga dapat membutuhkan paspor, terjemahan resmi, surat rekomendasi, sertifikat bahasa, maupun dokumen tambahan sesuai negara tujuan. Menyiapkan file lebih awal memberi waktu untuk memperbaiki kesalahan sebelum portal pendaftaran ditutup.
Mini FAQ
Kalau belum punya pengalaman kerja, masih bisa lolos LPDP nggak?
Tentu bisa. Banyak penerima LPDP adalah fresh graduate. Fokuslah pada prestasi akademik, rencana studi, dan kontribusi nyata di esai serta wawancara.
Lebih baik fokus belajar tes skolastik dulu atau menulis esai?
Idealnya, keduanya dipersiapkan secara berimbang. Dimulai dengan tes skolastik agar tidak mengejutkan, sambil terus menyempurnakan esai secara bertahap.
Apakah nilai tes bakat skolastik bisa diulang di tahun berikutnya?
Bisa. Kamu diperbolehkan mendaftar pada periode berikutnya jika belum lolos, namun harus mendaftar ulang dan melakukan tes dari awal.
Jurusan non-linear bisa daftar ke semua program studi LPDP nggak?
Pada umumnya, LPDP memiliki program studi yang terbuka bagi berbagai latar belakang, tapi sebaiknya cek persyaratan tiap program studi untuk memastikan kecocokan.
Kalau gagal di tahap awal, apakah masih bisa mendaftar lagi di batch berikutnya?
Iya, kamu bisa mendaftar lagi selama memenuhi persyaratan dan memperbaiki aspek yang kurang pada seleksi sebelumnya.
Ringkasan
Memahami info beasiswa 2026 dan tahapan seleksi LPDP secara menyeluruh adalah fondasi penting untuk lolos. Dari registrasi, tes skolastik, esai, hingga wawancara, setiap tahap memerlukan persiapan matang dan strategi yang tepat. Kesalahan umum harus dihindari agar usaha tidak sia-sia.
Semangat terus dalam persiapan dan manfaatkan sumber belajar yang kredibel untuk mendukung proses ini. Dengan konsistensi dan fokus, peluang meraih beasiswa LPDP akan semakin terbuka lebar.




