Banyak calon pendaftar beasiswa bertanya, berapa kali kesempatan daftar LPDP jika pernah gagal seleksi pada periode sebelumnya. Pertanyaan ini penting karena tidak sedikit peserta yang baru berhasil setelah memperbaiki dokumen, memperkuat esai, mencari LoA, atau mematangkan rencana studi. Jadi, gagal di satu periode bukan berarti peluangmu langsung tertutup.
Berdasarkan laman Bantuan LPDP, pendaftar yang tidak lolos seleksi beasiswa LPDP pada periode sebelumnya dapat mendaftar kembali dengan login menggunakan akun pendaftaran, memastikan status pendaftaran sudah “Tidak Lolos Seleksi”, lalu melengkapi kembali aplikasi sesuai ketentuan periode berikutnya.
Daftar Isi
- 1. Berapa Kali Kesempatan Daftar LPDP?
- 2. Apakah Gagal LPDP Bisa Daftar Lagi?
- 3. Jadwal Pendaftaran LPDP 2026
- 4. Hal yang Membatasi Kesempatan Daftar LPDP
- 5. Strategi Jika Ingin Daftar Ulang LPDP
- 6. Kesimpulan
- 7. FAQ
- 8. Referensi
Berapa Kali Kesempatan Daftar LPDP?
Jawaban paling aman untuk pertanyaan berapa kali kesempatan daftar LPDP adalah: pendaftar yang tidak lolos pada periode sebelumnya masih dapat mendaftar kembali selama memenuhi syarat program yang dibuka. Pada laman bantuan resminya, LPDP menjelaskan cara mendaftar kembali bagi pendaftar yang tidak lolos seleksi pada periode sebelumnya.
Namun, LPDP tidak menuliskan angka maksimal percobaan secara umum pada halaman tersebut. Artinya, kesempatan daftar bukan dipahami sebagai “hanya satu kali” atau “hanya dua kali”, tetapi bergantung pada apakah kamu masih memenuhi syarat pendaftaran pada periode berikutnya.
Jadi, jika kamu bertanya berapa kali kesempatan daftar LPDP, jawabannya bukan hanya soal jumlah percobaan. Kamu juga perlu memperhatikan usia, jenjang studi, status pendidikan, dokumen, LoA, pilihan kampus, program yang dibuka, dan ketentuan terbaru LPDP.
Apakah Gagal LPDP Bisa Daftar Lagi?
Ya, peserta yang tidak lolos LPDP dapat mendaftar kembali. Laman Bantuan LPDP menjelaskan bahwa pendaftar yang tidak lolos seleksi pada periode sebelumnya dapat login menggunakan akun pendaftaran, memastikan statusnya sudah “Tidak Lolos Seleksi”, lalu melengkapi kembali data pendaftaran.
LPDP juga pernah menyampaikan pada pembukaan Beasiswa Tahap 2 Tahun 2025 bahwa peserta yang baru pertama kali maupun yang pernah gagal lolos mendapat kesempatan yang sama untuk berusaha meraih beasiswa jenjang magister dan doktoral.
Meski begitu, daftar ulang bukan berarti cukup mengirim dokumen yang sama. Jika sebelumnya gagal administrasi, kamu perlu mengecek dokumen apa yang kurang. Jika gagal Seleksi Bakat Skolastik, kamu perlu memperkuat latihan kemampuan akademik. Jika gagal substansi, kamu perlu memperbaiki narasi studi, kontribusi, dan cara menjawab wawancara.
Baca juga: LPDP IPK Minimal Berapa? Ini Syarat dan Strategi Lolos Seleksi
Jadwal Pendaftaran LPDP 2026
Untuk tahun 2026, LPDP membuka pendaftaran dalam beberapa periode. Pada laman Kebijakan Beasiswa LPDP 2026, Tahap 1 dibuka pada 22 Januari sampai 23 Februari 2026. Sementara itu, Tahap 2 dibuka pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026.
Untuk Tahap 2 tahun 2026, jadwal seleksi mencakup:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran seleksi | 30 Juni–31 Juli 2026 |
| Seleksi administrasi | 3–27 Agustus 2026 |
| Pengumuman administrasi | 28 Agustus 2026 |
| Pengajuan sanggah | 29 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman hasil sanggah | 22 September 2026 |
| Simulasi Seleksi Bakat Skolastik | 27–28 September 2026 |
| Seleksi Bakat Skolastik | 29 September–4 Oktober 2026 |
| Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik | 9 Oktober 2026 |
| Seleksi substansi | 14 Oktober–20 November 2026 |
| Pengumuman substansi | 30 November 2026 |
LPDP juga menyebut bahwa pendaftaran Tahap 2 2026 memperkuat pengembangan talenta untuk industri strategis Indonesia. Karena jadwal dapat berubah mengikuti kebijakan resmi, pendaftar tetap perlu mengecek laman LPDP secara berkala.
Hal yang Membatasi Kesempatan Daftar LPDP
Meskipun peserta yang gagal bisa mendaftar ulang, tetap ada beberapa hal yang bisa membatasi kesempatanmu.
1. Jenjang Studi yang Sudah Diselesaikan
LPDP mencantumkan bahwa pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang magister. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor juga tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang doktor.
Artinya, jika kamu sudah punya gelar S2, kamu tidak bisa mendaftar LPDP untuk S2 lagi. Namun, kamu dapat mempertimbangkan program doktor jika memenuhi syarat.
2. Status Sedang Menempuh Studi
Pendaftar yang sedang menempuh studi atau on going dapat mendaftar dengan ketentuan tertentu, salah satunya mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh.
Jadi, jika kamu sudah mulai kuliah tanpa LPDP, cek ketentuan on going secara detail sebelum mendaftar.
3. LoA yang Tidak Sesuai atau Kedaluwarsa
LoA dapat membantu pendaftaran, tetapi harus sesuai ketentuan LPDP. Laman Bantuan LPDP menjelaskan bahwa LoA yang diterima adalah LoA tanpa persyaratan untuk studi di perguruan tinggi, kecuali persyaratan tertentu seperti sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah, atau dokumen fisik transkrip. Perguruan tinggi dan program studi juga harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.
Jika LoA sudah kedaluwarsa, laman Bantuan LPDP menyebut calon penerima beasiswa masih diperkenankan mendaftar kembali dengan syarat memiliki LoA Unconditional terbaru yang dilampirkan pada aplikasi pendaftaran seleksi.
4. Tidak Submit Aplikasi
Pada laman Kebijakan Beasiswa, LPDP menegaskan pendaftar harus mendaftar secara online, melengkapi dan mengunggah semua dokumen, serta melakukan submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi atau pendaftaran.
Jika kamu hanya mengisi data tetapi tidak submit, pendaftaran belum dianggap selesai. Ini sering menjadi kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari.
5. Syarat Program yang Berbeda
Tidak semua program LPDP memiliki syarat yang sama. Misalnya, Beasiswa SHARE dan Beasiswa STEM Industri Strategis memiliki ketentuan berbeda terkait sasaran, bidang studi, IPK, sertifikat bahasa, dan dokumen yang perlu disiapkan.
Karena itu, saat mencari berapa kali kesempatan daftar LPDP, jangan hanya melihat jadwal umum. Pastikan juga program yang kamu incar memang dibuka dan sesuai profilmu.
Baca juga: Syarat Lolos Beasiswa LPDP: Ini Ketentuan, Tahapan, dan Tips Persiapannya
Strategi Jika Ingin Daftar Ulang LPDP
Jika kamu pernah gagal dan ingin mencoba lagi, jangan mengulang strategi yang sama. Gunakan pengalaman sebelumnya sebagai bahan evaluasi.
Pertama, cek tahap mana yang membuatmu gagal. Jika gagal administrasi, periksa transkrip, ijazah, surat rekomendasi, sertifikat bahasa, LoA, atau dokumen lain. Jika gagal Seleksi Bakat Skolastik, latihan logika, numerik, verbal, dan manajemen waktu. Jika gagal substansi, perbaiki cara menjelaskan motivasi, rencana studi, kontribusi, dan alasan memilih kampus.
Kedua, baca ulang ketentuan program terbaru. Jangan memakai booklet lama sebagai satu-satunya acuan. LPDP bisa membuka program berbeda pada tiap tahap, seperti STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan, Double Degree/Joint Degree, Kerja Sama Khusus, dan Non-Degree pada Tahap 2 tahun 2026.
Ketiga, perbaiki narasi kontribusi. Jawaban seperti “ingin membangun Indonesia” terlalu umum. Jelaskan bidang kontribusi, masalah yang ingin diselesaikan, langkah setelah studi, dan dampak yang ingin dicapai.
Keempat, siapkan dokumen lebih awal. Jangan menunggu pendaftaran dibuka baru mencari rekomendasi, memperbarui sertifikat bahasa, atau mengurus LoA.
Memahami berapa kali kesempatan daftar LPDP bisa membuatmu lebih tenang jika pernah gagal. Namun, kesempatan daftar ulang akan lebih bermakna jika kamu menggunakan waktu untuk memperbaiki dokumen, memperkuat esai, dan melatih diri menghadapi seleksi.
Kalau kamu ingin persiapan beasiswa lebih terarah, kamu bisa belajar bersama jadibeasiswa.id. Dengan pendampingan dan latihan yang sesuai tahapan seleksi, kamu dapat memahami alur LPDP, menyusun strategi pendaftaran, dan mempersiapkan diri dengan lebih percaya diri.
Kesimpulan
Jadi, berapa kali kesempatan daftar LPDP? Berdasarkan informasi resmi, pendaftar yang tidak lolos seleksi pada periode sebelumnya dapat mendaftar kembali selama masih memenuhi syarat program yang dibuka. LPDP tidak menuliskan angka maksimal percobaan umum pada halaman bantuan tersebut, sehingga kesempatan daftar ulang sangat bergantung pada kelayakan pendaftar di periode berikutnya.
Namun, jangan hanya fokus pada jumlah kesempatan. Perhatikan syarat jenjang, status studi, LoA, dokumen, batas usia, jadwal pendaftaran, dan ketentuan program. Jika pernah gagal, gunakan periode berikutnya untuk memperbaiki kekurangan agar peluangmu menjadi lebih kuat.
FAQ
Berapa kali kesempatan daftar LPDP?
Pendaftar yang tidak lolos pada periode sebelumnya dapat mendaftar kembali selama memenuhi syarat program berikutnya. LPDP tidak mencantumkan angka maksimal percobaan umum pada laman bantuan terkait daftar ulang.
Apakah gagal LPDP bisa daftar lagi?
Bisa. Laman Bantuan LPDP menjelaskan pendaftar yang tidak lolos seleksi pada periode sebelumnya dapat login kembali dan melengkapi pendaftaran sesuai ketentuan.
Apakah bisa daftar LPDP Tahap 1 lalu daftar lagi Tahap 2?
Jika tidak lolos dan status pendaftaran sudah “Tidak Lolos Seleksi”, pendaftar dapat mencoba kembali pada periode berikutnya selama memenuhi syarat program yang dibuka.
Apakah sudah punya S2 bisa daftar LPDP S2 lagi?
Tidak. LPDP mencantumkan bahwa pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang magister.
Apakah LoA wajib untuk daftar LPDP?
Tidak selalu. LPDP menerima pendaftaran dengan maupun tanpa LoA. Namun, jika menggunakan LoA, pastikan LoA tersebut sesuai ketentuan LPDP dan masih berlaku.
Referensi
- LPDP Kementerian Keuangan — Kebijakan Beasiswa LPDP 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Pendaftaran dan Penjadwalan Beasiswa LPDP 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — LPDP Resmi Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II Tahun 2026.
- Bantuan LPDP — Cara Mendaftar Beasiswa LPDP bagi Pendaftar Tidak Lolos Seleksi pada Periode Sebelumnya.
- Bantuan LPDP — Ketentuan Pendaftar Beasiswa LPDP dengan Status Sedang Menempuh Studi.
- Bantuan LPDP — Letter of Acceptance atau LoA Unconditional dan Conditional.
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE Tahun 2026.
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa STEM Industri Strategis Tahun 2026.





