Kesempatan mendapatkan bantuan pendidikan dari salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia kembali hadir melalui Beasiswa Pertamina 2026. Program yang dikenal sebagai Beasiswa Sobat Bumi ini diselenggarakan Pertamina melalui Pertamina Foundation untuk mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pada tahun 2026, Beasiswa Pertamina dibuka untuk mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia. Pendaftarannya dimulai pada Mei 2026 dan program tahun ini menyediakan tiga kategori utama, yaitu reguler atau Sobat Bumi, afirmasi, dan vokasi. Selain bantuan pendidikan, penerima juga mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas, aksi sosial, hingga program yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan.
Beasiswa Pertamina 2026 Itu Apa?

Beasiswa Pertamina atau Beasiswa Sobat Bumi merupakan salah satu program PFprestasi yang dijalankan Pertamina Foundation. Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa berprestasi sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.
Pertamina Foundation menjelaskan bahwa penerima Sobat Bumi tidak hanya dilihat dari kemampuan akademiknya. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari karakter penerima yang dicari program ini.
Karena itu, Beasiswa Pertamina berbeda dengan LPDP. Seleksi Sobat Bumi mempunyai mekanisme dan persyaratan sendiri yang ditetapkan oleh Pertamina Foundation sehingga calon peserta perlu menggunakan informasi resmi dari penyelenggara sebagai acuan.
Baca juga: Beasiswa Kuliah 2026 Terbaru untuk S1–S3, Cek Program yang Masih Dibuka dan Deadline
Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pertamina 2026
Pendaftaran Beasiswa Pertamina 2026 dibuka pada Mei 2026. Portal Pertamina Foundation menampilkan jadwal pendaftaran Beasiswa Sobat Bumi mulai 1 Mei hingga 31 Mei 2026 dan saat ini status pendaftaran tersebut telah ditutup.
| Tahapan | Jadwal Beasiswa Pertamina 2026 |
|---|---|
| Pendaftaran Beasiswa Sobat Bumi | 1–31 Mei 2026 |
| Seleksi Administrasi | Mengikuti pengumuman resmi Pertamina Foundation |
| Seleksi Wawancara | Sesuai jadwal peserta pada pengumuman resmi |
| Focus Group Discussion (FGD) | Mengikuti tahapan dan pengumuman Pertamina Foundation |
| Pengumuman Penerima | Diumumkan melalui kanal resmi Pertamina Foundation |
Tiga Kategori Beasiswa Pertamina 2026
Pada pembukaan tahun 2026, program Beasiswa Pertamina dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Sobat Bumi Reguler, Afirmasi, dan Vokasi.
Kategori reguler ditujukan kepada mahasiswa di perguruan tinggi mitra sesuai ketentuan program Sobat Bumi. Sementara kategori afirmasi memberikan kesempatan kepada kelompok peserta yang menjadi sasaran program afirmasi Pertamina Foundation.
Kategori vokasi diarahkan kepada mahasiswa pendidikan vokasi. Salah satu pembeda kategori ini adalah adanya dukungan biaya magang bagi penerima sesuai ketentuan program. Karena sasaran setiap kategori berbeda, mahasiswa perlu mengecek kategori yang tersedia di perguruan tinggi masing-masing sebelum mendaftar.
Kampus Mitra Beasiswa Pertamina Bertambah
Jangkauan Beasiswa Pertamina 2026 semakin luas. Pertamina Foundation menyatakan terdapat 47 perguruan tinggi mitra dalam program Sobat Bumi tahun 2026.
Tiga kampus baru yang ditambahkan pada tahun ini adalah Universitas Malikussaleh, STAIN Mandailing Natal, dan Universitas Andalas sebagai bagian dari dukungan pemulihan pascabencana di Sumatera.
Artinya, salah satu hal pertama yang perlu dilakukan calon peserta adalah mengecek apakah perguruan tinggi tempatnya kuliah termasuk dalam daftar mitra untuk kategori yang akan didaftarkan.
Baca juga: Beasiswa untuk Mahasiswa Aktif, 6 Pilihan Terbaik Untukmu!
Cara Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi
Pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi dilakukan secara online melalui portal resmi PF Series milik Pertamina Foundation. Untuk periode 2026, pendaftaran berlangsung pada 1–31 Mei 2026 dan saat ini sudah ditutup, tetapi alur berikut dapat menjadi gambaran bagi calon peserta periode berikutnya.
- Buka portal resmi PF Series. Calon peserta dapat mengakses portal pendaftaran Pertamina Foundation untuk membuat akun dan memilih program yang tersedia.
- Buat akun baru. Pada halaman registrasi, peserta diminta mengisi NIK 16 digit, nama lengkap sesuai KTP, nomor HP/WhatsApp aktif, alamat email, serta membuat kata sandi.
- Login ke akun PF Series. Setelah akun berhasil dibuat, masuk menggunakan email dan kata sandi yang telah didaftarkan.
- Pilih program PFprestasi atau Beasiswa Sobat Bumi. PFprestasi merupakan bagian dari Pertamina Foundation yang menaungi Beasiswa Sobat Bumi, termasuk kategori S1 Reguler, Peduli, Afirmasi, dan Vokasi.
- Lengkapi profil dan data pendidikan. Isi identitas, informasi perguruan tinggi, program studi, semester, IPK, pengalaman organisasi, kegiatan sosial, serta informasi lain yang diminta sistem sesuai kondisi sebenarnya.
- Unggah seluruh dokumen persyaratan. Pastikan dokumen akademik, identitas, bukti prestasi atau organisasi, serta berkas pendukung lainnya sudah sesuai format dan ketentuan program. Untuk periode tertentu, peserta juga dapat diminta menyiapkan esai sesuai tema yang ditentukan Pertamina Foundation.
- Periksa kembali seluruh data. Cocokkan nama, NIK, informasi kampus, nilai akademik, serta dokumen yang telah diunggah. Hindari mengirim aplikasi apabila masih terdapat data yang salah atau berkas yang belum lengkap.
- Submit pendaftaran. Setelah seluruh data dan dokumen lengkap, selesaikan pengajuan melalui sistem dan simpan bukti pendaftaran apabila tersedia.
- Pantau hasil seleksi melalui kanal resmi. Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti rangkaian seleksi berikutnya. Untuk Beasiswa Sobat Bumi 2026, Pertamina Foundation menyebut proses seleksi dilakukan dengan sistem perankingan melalui seleksi administrasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD).
Pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Karena itu, peserta sebaiknya hanya menggunakan portal dan kanal resmi Pertamina Foundation serta berhati-hati terhadap pihak yang meminta pembayaran dengan alasan membantu kelulusan seleksi.
Benefit Beasiswa Pertamina 2026
Salah satu alasan Beasiswa Pertamina banyak diminati adalah dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembayaran biaya kuliah.
Untuk program 2026, Pertamina Foundation menyebut penerima mendapatkan bantuan biaya pendidikan berupa SPP/UKT dan biaya hidup. Khusus kategori vokasi, terdapat pula dukungan biaya magang.
Penerima juga mendapatkan kesempatan mengikuti pengembangan kapasitas dan karakter, kegiatan sosial, serta berbagai inisiatif ramah lingkungan. Selain itu, awardee dapat terhubung dengan jaringan alumni dalam komunitas Sobat Bumi.
Nilai tambah tersebut membuat program ini bukan hanya bantuan finansial. Penerima diarahkan untuk ikut menghasilkan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Baca juga: Beasiswa Djarum 2026 Dapat Rp1 Juta per Bulan, Cek Syarat dan Jadwal Pengumumannya
Penerima Harus Aktif dalam Aksi Lingkungan
Aspek lingkungan menjadi salah satu karakter utama Beasiswa Pertamina Sobat Bumi. Penerima tidak berhenti setelah memperoleh bantuan biaya pendidikan.
Pertamina Foundation mencatat para awardee terlibat dalam Aksi Sobat Bumi, seperti penanaman pohon, edukasi gaya hidup ramah lingkungan ke sekolah, hingga kegiatan membersihkan lingkungan. Sejak 2011, lebih dari 5.000 penerima Beasiswa Sobat Bumi disebut telah terlibat dalam berbagai kegiatan tersebut.
Penerima juga dapat terlibat dalam program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi yang berkaitan dengan implementasi energi terbarukan, edukasi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi.
Karena itu, calon pendaftar sebaiknya memahami bahwa isu keberlanjutan bukan sekadar tambahan dalam program. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari identitas Sobat Bumi.
Tahapan Seleksi Beasiswa Pertamina 2026

Seleksi Beasiswa Pertamina 2026 tidak menggunakan mekanisme yang sama dengan LPDP. Berdasarkan penjelasan resmi Pertamina Foundation, seleksi dilakukan melalui sistem perankingan.Tahapan yang disebutkan dalam pembukaan program tahun 2026 meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD).
| Tahap Seleksi | Proses Seleksi | Persiapan Peserta |
|---|---|---|
| 1. Seleksi Administrasi | Tim seleksi memeriksa kelengkapan dan kesesuaian data serta dokumen yang dikirimkan peserta. | Pastikan data diri, dokumen akademik, prestasi, dan berkas pendukung lainnya sudah lengkap dan sesuai persyaratan. |
| 2. Seleksi Wawancara | Peserta menjelaskan motivasi, pengalaman, karakter, kegiatan sosial, serta alasan mengikuti Beasiswa Sobat Bumi. | Pelajari kembali pengalaman organisasi, prestasi, kontribusi sosial, aktivitas lingkungan, serta tujuan mengikuti program. |
| 3. Focus Group Discussion (FGD) | Peserta berdiskusi dalam kelompok untuk membahas suatu isu, memberikan pendapat, dan menyampaikan solusi. | Latih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, menyampaikan pendapat, mendengarkan peserta lain, dan bekerja sama. |
| 4. Penetapan dan Pengumuman | Hasil dari seluruh rangkaian seleksi digunakan untuk menentukan peserta yang lolos sebagai penerima Beasiswa Pertamina Sobat Bumi. | Pantau dashboard dan kanal resmi Pertamina Foundation untuk melihat pengumuman hasil seleksi. |
Persaingan Beasiswa Pertamina 2026
Program ini memiliki tingkat minat yang cukup tinggi. Dalam pembukaan Sobat Bumi 2026, Pertamina menyebut sekitar 15 ribu pendaftar diperkirakan akan berkompetisi untuk menjadi bagian dari program tersebut.
Jumlah tersebut menunjukkan pentingnya membangun profil yang tidak hanya mengandalkan IPK. Pengalaman organisasi, kegiatan sosial, kepedulian lingkungan, kemampuan berkomunikasi, dan ide kontribusi dapat membantu peserta menunjukkan karakter yang sesuai dengan Sobat Bumi.
Sebagai gambaran perkembangan program, pada tahun 2025 Pertamina mengumumkan 540 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Sobat Bumi. Jumlah penerima ketika itu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Data 2025 tersebut hanya dapat digunakan sebagai gambaran program tahun sebelumnya dan bukan berarti kuota penerima 2026 otomatis sama.
Mini FAQ
Kalau belum punya pengalaman kerja, masih bisa lolos beasiswa pertamina LPDP nggak?
Bisa banget. LPDP lebih menilai potensi akademik dan rencana kontribusi masa depan, bukan sekadar pengalaman kerja. Kamu bisa tonjolkan prestasi dan rencana konkret.
Harus fokus mana dulu, latihan soal skolastik atau menulis esai?
Idealnya seimbang, tapi jika baru mulai, latihan soal untuk meningkatkan kemampuan analisis bisa menjadi prioritas awal sambil mempertajam ide esai secara bertahap.
Apakah nilai tes beasiswa pertamina LPDP bisa diulang tahun berikutnya?
Ya, peserta yang belum lolos dapat mendaftar ulang di periode berikutnya dengan memperbaiki persiapan dan dokumen.
Apakah esai yang dibuat harus sama dengan tujuan studi kuliah?
Esai harus konsisten dengan tujuan studi agar terlihat fokus dan meyakinkan pihak LPDP.
Kalau gagal di tahap awal, apakah bisa langsung daftar beasiswa lain LPDP?
Bisa, namun pastikan kamu memperbaiki kekurangan dan menyesuaikan persyaratan pada program beasiswa lainnya.
Ringkasan
Beasiswa pertamina yang dikelola LPDP memiliki proses seleksi yang cukup ketat dengan tahapan mulai dari administrasi, tes bakat skolastik, penulisan esai, hingga wawancara. Memahami komponen penilaian serta tantangan tiap tahap sangat penting untuk menyiapkan strategi yang efektif.
Mulailah persiapan dari sekarang dengan menyusun jadwal belajar, latihan soal, dan memperdalam materi esai. Jangan lupa juga untuk membiasakan diri dengan simulasi wawancara agar kamu tampil percaya diri dan terstruktur saat proses seleksi. Kalau ingin persiapan lebih fokus dan sistematis, platform JadiBeasiswa dapat menjadi teman terbaik dalam perjalananmu meraih beasiswa impian.





