Beasiswa LPDP 2026: Jadwal, Syarat, Program, dan Tahapan Seleksi Terbaru
Beasiswa LPDP 2026: Jadwal, Syarat, Program, dan Tahapan Seleksi Terbaru

Beasiswa LPDP 2026 menjadi salah satu pilihan bagi lulusan S1 maupun S2 yang ingin melanjutkan pendidikan dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah. Namun, calon pendaftar perlu memperhatikan bahwa skema LPDP tahun ini mengalami sejumlah perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2026, LPDP memperkenalkan pengelompokan baru seperti Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Skema lama seperti Reguler, Targeted, dan Afirmasi tidak sepenuhnya hilang, tetapi sejumlah kategorinya disesuaikan ke dalam struktur program yang baru.

Bagi calon pendaftar, informasi yang paling penting tentu bukan hanya cara lolos. Hal pertama yang perlu diketahui adalah apakah pendaftaran masih dibuka, siapa yang dapat mendaftar, berapa batas usia dan IPK, apakah harus mempunyai LoA, hingga biaya apa saja yang ditanggung.

Apakah Beasiswa LPDP 2026 Masih Dibuka?

Untuk Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2, pendaftaran telah berlangsung pada 30 Juni–31 Juli 2026. Artinya, per 12 Agustus 2026 masa pendaftaran tahap tersebut sudah berakhir dan proses sedang memasuki Seleksi Administrasi yang berlangsung sampai 27 Agustus 2026.

Sebelumnya, LPDP juga telah membuka pendaftaran Tahap 1 mulai 22 Januari–23 Februari 2026. Sampai saat ini, laman resmi pendaftaran LPDP menampilkan Tahap 2 sebagai periode seleksi utama terbaru tahun 2026.

Bagi peserta yang sudah mendaftar Tahap 2, tanggal terdekat yang perlu diperhatikan adalah 28 Agustus 2026, yaitu pengumuman hasil Seleksi Administrasi.

Jadwal Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2

Berikut rangkaian jadwal utama yang ditetapkan LPDP untuk seleksi Tahap 2.

TahapanJadwal
Pendaftaran30 Juni–31 Juli 2026
Seleksi Administrasi3–27 Agustus 2026
Pengumuman Administrasi28 Agustus 2026
Pengajuan Sanggah29 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Hasil Sanggah22 September 2026
Simulasi Seleksi Bakat Skolastik27–28 September 2026
Seleksi Bakat Skolastik29 September–4 Oktober 2026
Pengumuman Bakat Skolastik9 Oktober 2026
Seleksi Substansi14 Oktober–20 November 2026
Pengumuman Hasil Substansi30 November 2026
Perkuliahan paling cepatJanuari 2027

Jadwal tersebut penting terutama bagi peserta yang sudah melakukan submit pendaftaran. Sementara itu, peserta yang tidak lolos administrasi masih memiliki periode sanggah, tetapi sanggah hanya digunakan untuk memberikan klarifikasi terhadap hasil seleksi dan bukan untuk mengganti dokumen yang sebelumnya tidak disampaikan.

Program Apa Saja yang Dibuka pada LPDP 2026?

Salah satu perubahan paling terasa pada Beasiswa LPDP 2026 adalah struktur programnya. Pada Tahap 2, LPDP membuka beberapa kelompok beasiswa berikut.

  1. Beasiswa STEM Industri Strategis.
  2. Beasiswa SHARE.
  3. Beasiswa Kemitraan.
  4. Program Double Degree dan Joint Degree.
  5. Beasiswa Kerja Sama Khusus.
  6. Beasiswa Non-Degree.

Beasiswa STEM Industri Strategis diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia di bidang yang mendukung industri strategis. Sementara SHARE mencakup bidang sosial, humaniora, seni, keagamaan, pendidikan, serta bidang terkait lainnya.

Pada kategori Kerja Sama Khusus juga tersedia program seperti Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan, Talenta Riset dan Inovasi Nasional, hingga Dokter Spesialis/Subspesialis. Karena masing-masing program mempunyai sasaran berbeda, calon peserta perlu membaca panduan program yang sesuai dengan bidang studinya.

Siapa yang Bisa Daftar Beasiswa LPDP 2026?

Secara umum, program utama LPDP ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi jenjang pendidikan sebelumnya. Lulusan D4 atau S1 dapat mendaftar program magister, sedangkan lulusan S2 dapat mendaftar program doktor.

LPDP juga membuka beberapa kriteria pendaftar. Pada program STEM Industri Strategis dan SHARE, misalnya, peserta dapat berasal dari:

  • Kriteria Umum.
  • CPNS/PNS/TNI/POLRI.
  • Putra Putri Papua.
  • Daerah Afirmasi.
  • Prasejahtera.
  • Penyandang Disabilitas.

Ketentuan usia, IPK, bahasa, dan dokumen antara satu kriteria dengan kriteria lainnya dapat berbeda. Karena itu, syarat untuk pendaftar umum tidak bisa langsung digunakan sebagai patokan bagi seluruh peserta LPDP.

Berapa Batas Usia dan IPK LPDP 2026?

Untuk pendaftar kriteria umum pada program utama seperti SHARE, ketentuan dasarnya cukup mudah dibandingkan melalui tabel berikut.

JenjangBatas UsiaMinimal IPK
MagisterMaksimal 35 tahun3,00 dari skala 4,00
DoktorMaksimal 40 tahun3,25 dari skala 4,00

Perhitungan batas usia tersebut menggunakan usia pendaftar pada 31 Desember tahun pendaftaran. Khusus dosen tetap yang memenuhi ketentuan NIDN atau NUPTK, batas usianya dapat berbeda.

Ketentuan afirmasi juga tidak sama. Contohnya, pendaftar Daerah Afirmasi dapat memiliki batas usia hingga 47 tahun untuk magister dan 50 tahun untuk doktor, dengan minimal IPK 2,50 untuk magister dan 3,00 untuk doktor.

Jadi, calon pendaftar sebaiknya tidak langsung menganggap syarat IPK LPDP selalu 3,00. Kriteria yang dipilih sangat menentukan persyaratan yang berlaku.

Apakah Daftar LPDP 2026 Harus Punya LoA?

Tidak semua pendaftar harus sudah mempunyai Letter of Acceptance atau LoA Unconditional ketika melakukan pendaftaran. Namun, terdapat program tertentu yang memang menetapkan LoA sebagai salah satu persyaratan khusus.

LoA Unconditional merupakan surat resmi perguruan tinggi yang menyatakan bahwa calon mahasiswa sudah diterima tanpa persyaratan yang berisiko mengubah status penerimaannya. Dokumen tersebut setidaknya harus mencantumkan nama, jenjang studi, program studi, serta waktu mulai perkuliahan.

Ada keuntungan bagi pendaftar STEM Industri Strategis dan SHARE yang sudah mempunyai LoA Unconditional sesuai ketentuan. Peserta tersebut dapat langsung menuju Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Ketentuan serupa berlaku bagi pendaftar kriteria Afirmasi Penyandang Disabilitas.

Apakah Sertifikat Bahasa Inggris Masih Wajib?

Pada LPDP 2026 terdapat perubahan cukup besar mengenai persyaratan kemampuan bahasa. Pendaftar yang telah mempunyai LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP tidak diwajibkan mengunggah sertifikat Bahasa Inggris.

Bagi pendaftar kriteria umum yang belum mempunyai LoA, ketentuan skor tetap diberlakukan. Pada program SHARE, misalnya, persyaratan bahasa untuk pendaftar umum antara lain:

Tujuan StudiContoh Ketentuan
Magister Dalam NegeriTOEFL ITP 500 / TOEFL iBT 61 / IELTS 6,0
Magister Luar NegeriTOEFL iBT 80 / IELTS 6,5
Doktor Dalam NegeriTOEFL ITP 530 / TOEFL iBT 70 / IELTS 6,0
Doktor Luar NegeriTOEFL iBT 94 / IELTS 7,0

LPDP 2026 juga menerima pilihan tes yang lebih beragam, termasuk Duolingo English Test, PTE Academic, TOEP untuk ketentuan tertentu, serta tes internal dari perguruan tinggi dalam negeri yang bekerja sama atau masuk daftar LPDP.

Ketentuan bahasa untuk jalur afirmasi dan program kerja sama dapat berbeda sehingga tetap perlu diperiksa berdasarkan panduan masing-masing program.

Dokumen Apa Saja yang Dibutuhkan?

Dokumen merupakan bagian yang cukup menentukan pada Seleksi Administrasi. Pada program SHARE, misalnya, LPDP meminta beberapa dokumen dan formulir utama berikut:

  • Biodata diri.
  • KTP.
  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus.
  • Transkrip nilai.
  • Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi lulusan luar negeri.
  • LoA Unconditional jika sudah dimiliki.
  • Profil diri.
  • Pernyataan pada aplikasi pendaftaran.
  • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi.
  • Sertifikat kemampuan bahasa apabila dipersyaratkan.
  • Proposal penelitian untuk jenjang doktor.
  • Dokumen tambahan sesuai kriteria pendaftar.

Untuk CPNS/PNS/TNI/POLRI terdapat tambahan dokumen berupa surat usulan dari instansi sesuai ketentuan. Sementara pendaftar afirmasi dapat diminta melampirkan KK, bukti daerah afirmasi, bukti penerima bantuan sosial, atau surat keterangan disabilitas tergantung jalur yang dipilih.

Salah satu perubahan pada Tahap 2 2026 adalah Personal Statement tidak lagi menjadi dokumen wajib. Sebagai gantinya, LPDP menggunakan format Profil Diri yang lebih terstruktur. Namun, bagian mengenai komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan kontribusi tetap menjadi bagian pendaftaran.

Apa Saja Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP 2026?

Untuk program utama seperti STEM Industri Strategis dan SHARE, seleksi umumnya terdiri dari tiga tahapan:

1. Seleksi Administrasi

Pada tahap ini LPDP memeriksa kesesuaian data dan dokumen dengan persyaratan program. Hasil Seleksi Administrasi Tahap 2 2026 dijadwalkan diumumkan pada 28 Agustus 2026.

2. Seleksi Bakat Skolastik

Peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti Seleksi Bakat Skolastik pada 29 September–4 Oktober 2026. Sebelum tes tersebut, peserta diwajibkan mengikuti simulasi sesuai jadwal LPDP.

Tidak semua peserta menjalani tahap ini. Pemilik LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan dan peserta Afirmasi Penyandang Disabilitas dapat langsung melanjutkan ke Seleksi Substansi.

3. Seleksi Substansi

Seleksi Substansi menjadi tahap terakhir untuk menilai peserta lebih lanjut sebelum penetapan hasil akhir. Untuk Tahap 2, seleksi ini berlangsung pada 14 Oktober–20 November 2026, sedangkan pengumuman akhirnya dijadwalkan pada 30 November 2026.

Biaya Apa Saja yang Ditanggung Beasiswa LPDP 2026?

Beasiswa LPDP tidak hanya berkaitan dengan pembayaran biaya kuliah. Pada skema pendanaan penuh, terdapat kelompok Dana Pendidikan dan Dana Pendukung.

Dana Pendidikan dapat mencakup:

  • Dana pendaftaran.
  • SPP, tuition fee, atau UKT.
  • Tunjangan buku.
  • Penelitian tesis atau disertasi.
  • Seminar internasional.
  • Publikasi jurnal internasional.

Sementara Dana Pendukung dapat mencakup biaya transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga tunjangan keluarga khusus penerima jenjang doktor sesuai ketentuan.

LPDP 2026 juga menyediakan skema pendanaan parsial pada program tertentu. Dalam skema ini, LPDP dan penerima dapat berbagi tanggungan antara Dana Pendidikan dan Dana Pendukung sesuai pilihan serta persyaratan yang berlaku.

Bagaimana Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026?

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal pendaftaran Beasiswa LPDP. Secara umum prosesnya adalah membuat atau masuk ke akun pendaftaran, memilih program yang sesuai, mengisi data, dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Hal yang tidak boleh terlewat adalah melakukan submit aplikasi. LPDP menjelaskan bahwa peserta yang telah menyelesaikan submit akan mendapatkan kode registrasi atau kode pendaftaran.

Seluruh proses pendaftaran Beasiswa LPDP juga tidak dipungut biaya. Informasi pendaftaran, perubahan persyaratan, dan pengumuman seleksi sebaiknya merujuk langsung pada portal serta kanal resmi LPDP.

Apakah Penerima LPDP Wajib Kembali ke Indonesia?

Ya. Dalam ketentuan LPDP disebutkan bahwa penerima beasiswa wajib kembali dan mengabdi di Indonesia setelah menyelesaikan studi sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, LPDP tidak hanya meminta informasi mengenai universitas dan program studi tujuan. Pendaftar juga diminta menjelaskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana setelah studi, serta kontribusi yang akan dilakukan.

Hal Penting yang Berubah pada Beasiswa LPDP 2026

Jika dibandingkan dengan pola pendaftaran sebelumnya, ada beberapa perubahan yang paling perlu diketahui calon peserta pada 2026.

Pertama, pengelompokan program lebih diarahkan pada STEM Industri Strategis dan SHARE. Kedua, pemegang LoA Unconditional yang sesuai ketentuan mendapatkan relaksasi persyaratan sertifikat Bahasa Inggris. Ketiga, pilihan tes bahasa semakin luas dengan masuknya Duolingo English Test dan sejumlah tes internal perguruan tinggi.

Selain itu, Personal Statement telah dihapus dan digantikan dengan Profil Diri yang lebih terstruktur. Meski begitu, LPDP tetap meminta pendaftar menjelaskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan kontribusinya.

Jadi, Apa yang Perlu Diketahui tentang Beasiswa LPDP 2026?

Beasiswa LPDP 2026 tetap menyediakan kesempatan studi magister dan doktor baik di dalam maupun luar negeri, tetapi struktur program dan beberapa persyaratannya mengalami perubahan. Calon pendaftar perlu terlebih dahulu menentukan apakah bidang studinya masuk STEM Industri Strategis, SHARE, Kemitraan, atau program khusus lainnya.

Untuk Tahap 2, pendaftaran sudah berakhir pada 31 Juli 2026. Peserta yang telah mendaftar kini menunggu penyelesaian Seleksi Administrasi dan pengumuman hasil pada 28 Agustus 2026, sedangkan hasil akhir Seleksi Substansi dijadwalkan keluar pada 30 November 2026.

Bagi yang belum sempat mendaftar, informasi mengenai pembukaan periode LPDP berikutnya perlu menunggu pengumuman resmi. Sampai 12 Agustus 2026, laman jadwal resmi LPDP masih menampilkan Tahap 2 sebagai periode pendaftaran utama terbaru.