
Pilihan Kampus Terbaru! Daftar Universitas LPDP Dalam Negeri 2026
Daftar universitas LPDP dalam negeri tahun 2026 mencakup sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta yang menyediakan program magister (S2) serta doktor (S3). Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan IPB University menjadi beberapa kampus yang tercantum dalam dokumen tujuan studi LPDP. Pada 2026, pilihan universitas dan program studi disesuaikan dengan skema beasiswa, termasuk STEM Industri Strategis dan SHARE. Calon pendaftar perlu memeriksa kesesuaian jenjang, jurusan, serta kategori penerima sebelum menentukan tujuan. Berikut daftar kampus dan ketentuan pemilihannya. Daftar Universitas LPDP Dalam Negeri 2026 untuk S2 dan S3 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyediakan dokumen daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri yang dikelompokkan berdasarkan kategori pendaftar. Daftar tersebut memuat perguruan tinggi dan program studi yang dapat dipilih untuk pendidikan magister maupun doktor. Berikut sejumlah universitas yang tercantum dalam dokumen LPDP 2026 beserta contoh program studi yang tersedia. Perguruan Tinggi Lokasi Contoh Program Studi dalam Dokumen LPDP 2026 Universitas Indonesia (UI) Depok Ilmu Komputer, Teknik Elektro, Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Sosiologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung Informatika, Teknik Geotermal, Desain IPB University Bogor Statistika dan Sains Data, Ilmu Ekonomi Pertanian, Sosiologi Pedesaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Mesin Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Kesehatan Masyarakat, Epidemiologi, Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung/Jatinangor Matematika, Teknik Geologi, Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (UB) Malang Ilmu Komputer, Manajemen, Arsitektur Lingkungan Binaan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Energi, Epidemiologi, Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Teknik Geologi, Farmasi, Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Pendidikan Bahasa Indonesia, Teknik Mesin, Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) Medan Ilmu Ekonomi, Teknik Elektro, Ilmu Komunikasi Telkom University Bandung Informatika, Teknik Elektro, Manajemen BINUS University Jakarta Teknik Informatika, Manajemen, Teknik Industri Catatan: Tabel tersebut merupakan pilihan kampus dan contoh program studi, bukan seluruh daftar universitas penerima LPDP. Contoh diambil dari dokumen perguruan tinggi tujuan yang diterbitkan pada Januari 2026. LPDP memperbarui daftar tujuan pada Tahap 2, sehingga ketersediaan akhir harus mengikuti daftar yang berlaku untuk skema dan periode seleksi peserta. Perguruan Tinggi Negeri dalam Daftar LPDP Perguruan tinggi negeri menyediakan beragam pilihan pendidikan pascasarjana, mulai dari bidang teknologi dan kesehatan hingga ilmu sosial dan pendidikan. UI dan UGM memiliki program yang tercakup dalam kelompok STEM maupun SHARE. Contohnya meliputi ilmu komputer, kesehatan masyarakat, komunikasi, dan bidang sosial. ITB dan ITS juga tercantum untuk berbagai bidang teknologi dan rekayasa, termasuk informatika, energi, dan teknik industri. Sementara itu, IPB University memiliki pilihan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, pertanian, pengelolaan sumber daya alam, serta analisis data. Selain kampus tersebut, perguruan tinggi seperti Unair, Unpad, UB, Undip, Unhas, UNS, dan USU juga memiliki sejumlah program studi yang tercatat dalam dokumen tujuan LPDP. Perguruan Tinggi Swasta yang Tercantum Pilihan studi dalam negeri tidak terbatas pada universitas negeri. Dalam dokumen 2026, BINUS University tercantum untuk beberapa program seperti Teknik Informatika, Manajemen, dan Teknik Industri. Telkom University juga tercatat untuk bidang Informatika, Teknik Elektro, Manajemen, serta Teknik Industri. Dokumen LPDP turut mencantumkan program tertentu pada institusi internasional yang beroperasi di Indonesia, seperti Monash University, Indonesia. Namun, status, skema, dan program yang dapat dipilih harus mengikuti ketentuan LPDP secara spesifik. Dengan demikian, status perguruan tinggi sebagai negeri atau swasta bukan satu-satunya faktor penentu. Hal yang harus dipastikan adalah nama institusi, jenjang pendidikan, dan program studi yang sesuai dengan ketentuan seleksi. Baca juga Daftar Kampus LPDP Dalam Negeri 2026 dan Pilihan Program Studinya Pilihan Kampus Berdasarkan Program STEM dan SHARE Pada 2026, LPDP menggunakan dua kelompok program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Kedua skema mempunyai bidang studi yang berbeda. Karena itu, calon penerima tidak cukup hanya memastikan bahwa universitas tujuan berada dalam daftar LPDP. Program studi yang dipilih juga harus sesuai dengan bidang beasiswa. Kampus Tujuan STEM Industri Strategis Kelompok STEM diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia pada sektor prioritas nasional. Beberapa bidang yang menjadi fokus mencakup digitalisasi, energi, kesehatan, ketahanan pangan, hilirisasi, maritim, material dan manufaktur, serta pertahanan. Berikut contoh perguruan tinggi dan program yang tercantum dalam dokumen 2026. Bidang Perguruan Tinggi Contoh Program Studi Digitalisasi ITB Informatika Digitalisasi ITS Sistem Informasi Digitalisasi IPB University Statistika dan Sains Data Energi UGM Teknik Elektro Energi Undip Energi Kesehatan Unair Kesehatan Masyarakat Kesehatan UB Ilmu Biomedik Hilirisasi ITB Teknik Kimia Material dan Manufaktur ITS Teknik Mesin Pertahanan ITB Teknik Dirgantara Program tersebut menjadi contoh keterkaitan antara universitas dan bidang industri strategis yang ditentukan LPDP. Tidak seluruh program studi pada universitas yang tercantum otomatis memenuhi syarat STEM. Contohnya, keberadaan ITB dalam daftar tujuan tidak berarti semua jurusan S2 dan S3 di ITB dapat dipilih untuk setiap bidang industri strategis. Peserta tetap harus melihat daftar program studi yang disahkan untuk kategori dan periode seleksinya. Kampus Tujuan Beasiswa SHARE Beasiswa SHARE mencakup kelompok sosial, humaniora, seni, keagamaan, pendidikan, dan bidang lain sesuai pengelompokan LPDP. Dalam dokumen perguruan tinggi tujuan 2026, sejumlah pilihan yang tercantum meliputi: Perguruan Tinggi Contoh Program Studi SHARE Universitas Indonesia Ilmu Komunikasi, Ilmu Sejarah, Psikologi Universitas Gadjah Mada Magister Arkeologi, Magister Sosiologi, Magister Filsafat Institut Teknologi Bandung Desain, Pengajaran Matematika IPB University Sosiologi Pedesaan Universitas Airlangga Ilmu Linguistik, Psikologi Universitas Sebelas Maret Pendidikan Bahasa Indonesia, Kajian Budaya Universitas Padjadjaran Ilmu Komunikasi, Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Hasanuddin Ilmu Komunikasi, Ilmu Linguistik Daftar tersebut menunjukkan bahwa program SHARE tidak hanya tersedia pada perguruan tinggi yang secara khusus berfokus pada pendidikan atau ilmu sosial. Universitas dengan reputasi di bidang sains dan teknologi juga dapat mempunyai program studi dalam kelompok SHARE. Pada tahap kedua tahun 2026, LPDP memperbarui daftar perguruan tinggi dan program studi untuk STEM serta SHARE. Oleh karena itu, nama kampus dan jurusan pada tabel harus digunakan sebagai referensi awal, bukan pengganti daftar resmi yang berlaku saat pendaftaran. Baca juga Daftar Perguruan Tinggi LPDP 2026 Pilihan Terbatas Tapi Strategis! Ketentuan Memilih Universitas Tujuan LPDP Dalam Negeri LPDP menetapkan mekanisme pemilihan universitas berdasarkan kepemilikan surat penerimaan atau Letter of Acceptance (LoA), kategori pendaftar, dan kesesuaian program studi. Ketentuan ini perlu diperhatikan karena peserta tidak selalu dapat memilih semua universitas atau jurusan tanpa pembatasan. Jumlah Pilihan Universitas Berdasarkan LoA







